Menikah Dengan Bos Dingin

Menikah Dengan Bos Dingin
Bab 1


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 07.00 pagi, Abel terbangun dengan mata yang masih sedikit terbuka karena mendengar kegaduhan diluar kamarnya. Ya, itu adalah suara Bundanya yang sedang menggedor pintu kamar Adel dengan sedikit berteriak.


Bunda Mega :"Dor dor dor, Adel cepat bangun nak sudah jam 7 apakah kamu tidak pergi ke kampus(suara bunda adel sedikit berteriak)".


Adel yang tadinya masih bermalas malasan untuk membuka mata karena rasa kantuknya setelah begadang mengerjakan proposal untuk pengajuan magangnya, setelah mendengar bunda nya menyebut jam 7 dia segera terbangun dengan tergesa gesa dan segera membuka pintu.


Adel :" Bundaaaa!! Kenapa bunda tidak membangunkan adel lebih pagi, hari ini kan adel ada presentasi untuk proposal Adel". (Suara teriakan Adel dengan ciri khas orang baru bangun tidur dan segera pergi ke kamar mandi yang ada di kamarnya)"


Bunda :"Bunda tadi sudah mengetuk dan berteriak tapi Adel tidak bangun bangun".


Setelah itu bunda nya turun untuk menyiapkan sarapan. Setelah 15 menit berada didalam kamar mandi, Adel keluar dengan menggunakan celana jeans navy dipadukan baju berwana peach dengan lengan tiga perempat karena sedang terburu buru adel dengan cepat mengambil proposal yang sudah ia siapkan tadi malam. Tanpa berdandan ia hanya menggunakan bedak tipis dengan lipstik peach yang sangat cocok untuk bibirnya yang mungil itu memperlihatkan wajah cantiknya. Adel segera turun dengan setengah berlari menuruni tangga untuk pergi menemui Bunda dan ayahnya yang sedang berada di dapur.


Adel :"Bunda Ayah, Adel pamit ke kampus dulu ya (dengan menyalimi tangan dan mencium pipi kiri dan kanan orang tuanya)".


Ayah Adel :"Apakah kamu tidak sarapan dulu nak?".


Adel :"Tidak ayah, Adel sudah terlambat karena hari ini Adel akan presentasi proposal pengajuan magang Adel. Dada ayah dada bunda.


Ayah dan bunda Adel :" Hati hati dijalan sayang".


Adel pergi meninggalkan rumahnya dengan dibonceng Go-clak yang sudah dipesannya tadi. Ia tidak mau menggunakan fasilitas yang diberikan kedua orang tuanya karena menurutnya dengan cara itu dia bisa berbagi kepada tukang Go-clak.


Setelah 20 menit, Adel sampai di depan kampusnya dengan sedikit berlari melewati beberapa kelas ia sampai di depan ruang kelasnya. Dan untung saja dosenya itu belum masuk, dia langsung duduk dikursinya disambut sahabatnya.


Yeni :"Jam berapa ini del, kamu baru sampai untung saja Pak Robert belum masuk kelas. Kalau beliau sudah masuk dan tau ada mahasiswa yang datang, kamu tau sendiri kan orangnya gimana".


Adel sudah tau akan seperti apa jadinya kalau ada murid yang terlambat ketika jam pelajaran Pak Robert. Pak Robert adalah guru bahasa yang terkenal dengan kacamata dan kumis yang tebal serta sifatnya yang pemarah membuat pak robert ditakuti oleh semua mahasiswa.


Dengan sedikit ngosngosan ia menjawab pertanyaan sahabatnya itu.

__ADS_1


Adel :"uhuhuh, Iya maafkan aku yen aku tadi bangun kesiangan karena tadi malam aku bergadang untuk mengerjakan proposal magangku".


Yeni :"Apakah kamu jadi untuk magang di CA Corporation del? Aku dengar disana sangat disiplin, dan apa kamu tau CEO disana sangat membenci karyawan yang terlambat.


Adel :"Iya yen, aku jadi magang disana. Karena perusahan itu sangat terkenal dan menjadi incaran untuk anak magang. Hari ini aku akan presentasi proposan ku dengan Wakil CEO didampingi Pak Hadi jam 11 setelah kelas nanti".


Yeni :"Semoga kamu diterima del, dan kalau kamu diterima ceritakan bagaimana keadaan disana dan bagaimana wajah COE nya itu ckckck. (jawab yeni dengan sedikit tertawa)


Adel :" Iya pasti akan aku ceritakan, sudah hentikan tertawa mu Pak Robert sudah datang".


 


Jam sudah menunjukan pukul 10:40 dan kelas sudah selesai. Abel dan Yeni keluar dan menuju ke kantin yang ada di Kampus nya. Saat ia berjalan dengan sedikit bercanda, ia di panggil seseorang dari belakang.


 


Vina :" Adel del".


Vina :"Itu del, tadi pak Hadi ke kelas dan mencarimu katanya ada yang penting dan beliau menyuruhku untuk memanggilmu".


Adel :"Oh iya vin terima kasih sudah memberi tau ku (jawab Adel)".


 


Setelah vina pergi, Adel mengajak Yeni untuk menemui pak Hadi. Dan mereka berjalan menuju ruangan pak Hadi yang berada di ujung lorong, agak jauh dari kantin. Sampai lah Adel di ruangan pak Hadi, dan dia segera mengetuk pintu.


 


Adel :" Tok tok tok (suara ketukan pintu ruangan pak Hadi)".

__ADS_1


Setelah beberapa lama pak Hadi membuka pintu dan menyuruh Adel masuk. Adel segera masuk kedalam ruangan itu, dan ia menyuruh yeni untuk duduk menunggu di kursi luar.


Sudah setengah jam Adel berada didalam ruangan pak Hadi, dan yeni menunggu dengan mendengar earphone. Tak berapa lama Adel keluar, dan memanggil manggil yeni tapi ia tak menjahut. Adel sudah sangat kesal ia segera mencabut earphone yang tertancap ditelinga sahabatnya itu, seketika yeni yang sedang asik mendengarkan lagu dari boy band korea BTS kesukaannya itu merasa terganggu dan segera menoleh untuk mengetahui siapa yang telah cabut earphone miliknya.


Yeni :"Adeeeel, kenapa kau mencabut earphone ku!! (dengan nada kesalnya)".


Adel :"Hei apa kau tau aku sudah memanggilmu lima kali dan kau tidak mendengarkan ku (dengus Adel dengan wajah cemberut)".


Yeni : Ya iya maafkan aku, aku benar benar tidak mendengar mu. Oh iya, bagaimana presentasi mu apa kau diterima?


Adel :"Aku aku aku diterima yen (jawab Adel dan segera memeluk sahabatnya itu)".


Yeni :"Wah, selamat ya del kamu diterima magang di CA Corporation.


Setelah menyampaikan bawah ia diterima magang di CA Corporation Adel dan Yeni segera pergi meninggalkan ruangan pak Hadi. Merela berjalan menuju parkiran.


Yeni :" Del, apa kamu mau pulang bersama ku? (secara hanya yeni yang mengetahui identitas asli adel karena mereka sudah bersahabat sejak SMP)".


Adel :"Engga usah yen, aku udah memesan Go-clak sebentar lagi akan datang".


****Yeni**** :"Kalau gitu aku pulang duluan ya del, soalnya mama sudah menunggu beliau mengajakku untuk ke supermarket".


Adel :"Iya yen. Pulanglah dan salam pada tante".


Setelah Yeni masuk kedalam mobilnya dan berpamitan pulang tinggal lah Adel sendiri, ia sedang duduk di bangku yang ada didepan kampus nya untuk menunggu Go-clak yang tadi ia pesan. Tidak berapa lama Go-clak yang dipesannya itu datang, adel segera meminta helm untuk dikenakan dan Go-clak pun melaju memecah jalanan menuju kediaman Adel.


.


.

__ADS_1


Hai teman temen salam dari Author


Author minta maaf kalau banyak typo berterbangan karena ini pertama kalinya author mencoba nulis novel🙏😁


__ADS_2