Menikah Dengan Bos Dingin

Menikah Dengan Bos Dingin
Bab 68


__ADS_3

Mobil itu telah melesat meninggalkan bandara. Memecah padatnya jalanan Ibu kota, jalanan yang selalu padat dengan berbagai jenis kendaraan mulai dari roda 2 hingga lebih dari 4. Asap kendaran dan pabrik menjadi satu dengan oksigen yang dihirup jutaan manusia.


"Beraa jam lagi kita sampai dirumah Adelia pak Jon, ini sangat macet?" Twnya Yeni pada supir pribadinya, karena meliha jalanan yang sangat macet siang itu.


"Di depan ada Truk yang bocor ban nona, membuat jalanan macet mungkin kita akan sampai 40 - 1 jam lagi" Balas Pak jono dengan masih fokus kedepan


"Baiklah pak"


Yeni kembali melihat ponselnya, dia Sekarang sendiri didalam mobil karena Widi kembali ke kantor dengan taxi. Ia mencoba melakukan video call dengan Sahabat nya itu.


"Haii" Sapa Yeni di depan ponselnya


"Halo, anunty Yeni" Jawab Adelia menirukan suara anak kecil


"Kamu sudah pulang yen?"


"Sudah ini aku lagi dijalan, macet banget dell" Yeni mengeluh dengan menunjukan wajah kesalnya


"Itulah jalanan Ibu kota, beda dengan Amerika bukan"


"Ya, di sama tidak seperti ini. Mungkin macet kalau sore hari saat pulang kerja saja"


"Aku matiin dulu ya, aku sudah mau sampai nih"


Yeni mematikan video call, dan meletakkan ponselnya di dalam tas nya. Jalanan sudah sedikit lenggang, ia sudah dekat dengan rumah Adelia. Ya, Yeni langsung menuju rumah Adelia karena ingin memberikan kejutan dan segera melihat baby twin sahabatnya.


"Langsung masuk aja Pak" Ucap Yeni pada Sang supir.


Saat akan masuk gerbang satpam yang berada di depan menghentikan mobil Yeni. Yeni segera membuka kaca mobil.


"Ini saya pak" Ucap Yeni pada satpam yang sudah sangat kenal dengan nya


"Oh, Non yeni silakan non"


Satpam membukakan gerbang untuk mobil Yeni. Mobil itu pun masuk dan langsung menuju Kedepan pintu utama.


"Pak Jono bisa pulang dulu, nanti saya telfon kalau sudah mau pulang"

__ADS_1


"Baik non"


Yeni keluar dari Mobil nya, dengan membawa 4 Bingkisan dikedua tangannya. Perlahan ia melangkah, dan memencet bell.


Ting tong


Kreeet


"Adel nya ada bi?" Tanya Yeni


"Ehh, non yeni ada non di dalem sama si kembar lagi nonton Tv"


"Masuk non"


"Iya bi, diem diem ya jangan bilang adel"


Yeni masuk dengan perlanan, mengendap ngendap. Ia melihat adelia tengah menonton Tv dan di depannya ada stroler dengan dua baby yang sedang tertidur.


"Adel" Teriak yeni dari belakang


" Yeni...." Adelia segera menoleh ke belakang dan mengisyaratkan yeni untuk diam


Yeni menjatuhkan bokongnya di samping sang sabahat, meletakan ke empat bingkisan yang ia bawa di soffa single.


"Kenapa kamu gak bilang aku kalau mau ke sini huuh"


"Aku kan mau memberikan mu kejutan, hehehe" Jawab yeni cengegesan


Kedua bayi itu tiba tiba bangun dari tidurnya, dengan perlahan mengerjapkan Mata lucu.


"Lucu bangeet mereka ini, Ini buat Abang ya dan ini adek" Yeni berdiri mengambil empat Bingkisan dan memberikan kepada ke dua bayi itu.


"Kenapa mereka saja, untuk aku mana" Ucap adel yang tak mau kalah meminta oleh oleh pada yeni


"Ah, aku lupa oleh oleh untuk mu"


" Kau ini sangat menjengkelkan" Adel memanyunkan bibirnya

__ADS_1


Seperti mengerti kedua bayi itu tertawa melihat reaksi sang Mommy saat merajuk.


"Ini ini aku tidak akan lupa dengan mu" Yeni mengeluarkan kotak kecil dari dalam tasnya.


" Waahh, terima kasih kamu memang sahabat ku" Adel perlahan membuka kotak itu


"Ini sangat bagus, aku sangat menyukainya"


Barang itu adalah bross dengan permata berwarna merah delima di tengah tengah nya.


"Ini pasti mahal kan" ucap Adelia dengan menutup kotak itu


"Emm, sedikit lah, aku membeli saat ada di salah satu mall besar di Amerika. Aku membelinya karena aku ingat dirimu yang sangat menyukai Bross dan mungkin itu bisa menjadi salah satu koleksi mu"


"Ahhhh, terima kasih" Adelia memeluk tubuh sahabatnya itu


"Sudah sudah, aku mau mengendong Bayi lucu ini"


Adelia mengambil si Abang dari stroler dan memberikan pada yeni.


"Kenapa ganteng banget sih bang, nanti anunty jodohin sama Anak aunty aja ya."


Bayi laki laki itu hanya tersenyum, diam digendongan Yeni. Sangking enaknya bayi laki laki itu kembali tertidur, dengan pulas. Yeni menyerhakan lagi pada Adelia.


Mereka kembali melanjutkan mengobrol, dengan kadang tertawa.


_____________________________________________


Hai readers, I'm Come Back dong😊


Maaf ya lama up nya, karena sedikit ada gangguan dan masalah.


Jangan Lupa selalu vote dan komem yang membangun untuk author:)


•


**Thor mau ngingetin lagi, untuk selalu dirumah dan jangan keluar bila tidak ada kepentingan. Jaga jarak dengan orang, selalu cuci tangan ketika selepas keluar dengan sabun.

__ADS_1


Semoga wabah ini segera teratasi, dan kita bisa kembali seperti semula beribadah dengan tenang dan damai. Tanpa ada rasa takut untuk bertemu dengan orang**.


__ADS_2