
Setelah beberapa menit Go-clak yang ditumpangi Adel telah samapi di depan rumah besar milik keluarga nya. Ia segera di turun dan akan membayar.
Adel :" Berapa Pak?".
Bapak Go-clak :" 20.000 ribu nak".
Adel segera mengambil uang di dompetnya,-
Adel :"Ini pak sisanya buat bapak ( dengan tersenyum adel menyerahkan uang 100.000 ribu kepada bapak Go-clak).
Bapak Go-clak :" Terima kasih ya nak, semoga Allah membalas kebaikannya (bapak tersebut tersenyum senang karena dia tadi bercerita bahwa adel adalah penumpang pertama nya setelah menunggu dari pagi)".
Setelah memberi kan ongkos Adel segera masuk kedalam kediamannya.
*
Sedangkan lain sisi, di CA Corporation perusahaan nomer satu itu sedang disibukkan karena akan di adakan rapat tahunan yang akan membahas keuangan dan kinerja dari setiap karyawan. Yang akan dipimpin langsung oleh CEO mereka. Banyak karyawan yang sedang berlalu lalang membawa berkas berkas dari setiap devisi yang akan dibawa rapat, mereka tidak ingin membuat kesalahan karena satu kesalahan saja akan menjadi masalah besar.
Wisnu sekretaris pribadi Chris sedang menemani Chris yang sekarang masih di sibukan dengan menyusun berkas berkas dan mengecek apakah ada yang salah dari laporan laporan tahunan perusahaan. Belum lagi mereka harus mengecek data data mahasiswa yang akan magang di CA Corporation.
Tuan Chris :"Wisnu jam berapa rapat dimulai? (dengan mata masih melihat berkas berkas yang ia pegang)".
Wisnu :"Rapat dimulai jam 3 lebih 15 tuan".
Tuan Chris :"Baik lah, beritahu semua Devisi jangan sampai ada yang telat. Kalau ada yang telat akan aku potong gaji mereka".
Wisnu :"Baik tuan".
Wisnu pergi dari ruangan presdirnya dan segera memberitahu semua devisi.
Jam sudah menunjukan pukul 3 lebih 15, Chris yang didampingi wisnu melangkahkan kakinya memasuki aku karena itu karena itu rapat dan disana sudah disambut oleh pimpinan dari semua devisi. Para pimpinan devisi berdiri dan menunduk ketika presdir mereka masuk kedalam ruang rapat. Setelah Chris duduk baru semua orang duduk di kursi masing masing. Tetapi hanya ada satu kursi yang masih kosong yaitu kursi milik devisi keuangan dan seketika mebuat Chris marah.,
__ADS_1
Tuan Chris :"Dimana pimpinan devisi keuangan?" (Chris bertanya pada semua orang dengan tatapan mata tajam seakan akan ingin membunuh seseorang. Semua orang hanya menunduk takut, karena mereka tau bagaimana presdir mereka kalau sudah seperti itu. Dia mengadakan rapat ini karena akan ada yang dia sampai kan masalah keuangan perusahaan nya yang sekarang merugi 2 miliar, padahal satu bulan ini perusahaannya berhasil menanggani beberapa tender.)
Pimpinan Devisi Humas :" Maaf tuan tadi saya melihat Pak Adi (selaku pimpinan Devisi keuangan) sedang kebingungan dengan wajah panik di ruangan nya. (karena devisi keuangan dengan devisi humas bersebelahan dan kantor mereka hanya dipisah oleh tembok kaca).
Chris yang mendengar perkataan itu langsung menyuruh wisnu memanggil pak Adi.
Tuan Chris :"Wisnu, Panggil dia dan suruh keruangan ku sekarang(saat itu juga Wisnu langsung pergi untuk memanggil pak Adi). Dan untuk rapat hari ini dibatalkan. Silakan kembali keruangan masing masing.
Setelah membubarkan rapat Chris bergegas pergi keruangan nya yang berada di lantai 45.
Disusul semua orang yang ada di ruangan itu. Diantara mereka dada yang berjalan sambil bergosip.
Devisi Kebersihan :"Apa yang sudah dilakukan pak Adi ya sehingga membuat presdir kelihatan sangat marah. Apa kau tau wajahnya tadi aku sampai tidak berani untuk mengangkat kepalaku".
Devisi Keamanan dan rekan rekan :" Iya benar juga aku juga sampai berkeringat dingin melihat tatapan presdir seakan akan ingin membunuh orang. Habislah pak Adi sudah membuat presdir marah.
Mereka berpisah karena harus ke ruangan masing masing di lorong yang berbeda.
*
Wisnu :"Tuan ini pak Adi dari devisi keuangan".
Adi :"Selamat sore presdir(dengan suara yang serak karena sudah ketakutan, dirinya takut ketahuan karena dia mengkorupsi uang perusahaan dengan nominal yang sangat banyak)
Tuan Chris :" Sudah aku tidak perlu basa basi lagi, kenapa anda tidak mengikuti rapat tadi pak Adi. Padahal ada yang saya ingin tanya didepan semua devisi masalah keuangan perusahaan yang menghilang dengan jumlah yang sangat besar(chris menatap tajam adi dan membuat adi semakit ketakutan)
Adi :"Maafkan saya presdir, saya tadi sedang berada di Kamar mandi. Perut saya sakit sejak pagi tadi (dengan suara sedikit bergetar)
Wisnu yang juga berada diruangan itu tidak peduli dengan apa yang terjadi. Dia sibuk mengotak atik berkas.
Tuan Chris :" Benarkah perkataan mu(dengan memicingkan mata seolah tidak percaya dengan perkataan adi) bukan kah dirimu tidak menghadiri rapat karena takut ketahuan oleh ku karena dirimu mengkorupsi dana perusahaan". Pertanyaan itu membuat Adi terlonjak
__ADS_1
Adi :"Tidak tuan, saya tidak melakukan itu" jawab adi dengan ketakutan yang bertambah
Tuan Chris :"Jangan berbohong kepada ku Adi, kau tau jika seseorang membuat masalah dengan ku. Aku akan membuat orang itu menyesal seumur hidupnya(dengan suara yang mulai meninggi). Wisnu berikan aku dokumen dokumen tentang dia yang mengkorupsi dana perusahaan.
Mendapatkan instruksi dari tuan nya itu wisnu bergegas memberikan dokumen yang berisi bukti korupsi yang dilakukan adi karena mereka sudah mencari tahu beberapa bulan ini.
Tuan Chris :"(melemparkan dokumen itu dimuka Adi) Bacalah isii dokumen itu, disana sudah ada beberapa nomer rekening mu yang mentransfer kan dana perusahaan beberapa kali. Jangan bermain main dengan ku Adi.
Adi seketika tumbang dan bersujud dibawah kaki Chris.
Adi :"Maafkan saya tuan, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi (dengan menanggis).
Tuan Chris :" Mulai sekarang jangan pernah melangkahkan kaki mu di perusahaan ini lagi. Dan aku pastikan kau tidakk akan diterima diperusahaan mana pun. Silakan mengemasi barang barangmu dan pergi dari sini(ucap Chris dengaan sedikit berteriak).
Adi :" Maafkan saya tuan, maafkan saya. Kasihanilah saya tuan.
Tuan Chris :" Pergilah sekarang atau aku kan memanggil keamanan untuk menyeretmu keluar!"
Adi keluar dari ruangan chris di ikuti sekretaris wisnu. Wisnu berbisik ditelinga Adi
Wisnu :" Terima semua karma mu, karena sudah berani main main dengan tuan Chris.
Setelah itu Wisnu kembali masuk kedalam ruangan Chris. Karena hari sudah sore Chris dan wisnu pergi dari ruangan itu menuju parkiran. Wisnu membukakan pintu untuk majikannya itu. Dan membiarkan presdirnya untuk pulang terlebih dahulu.
.
.
.
Salam hangat dari Author.
__ADS_1
Maaf bila masih ada salah / typo mohon maklum karena Author baru pertama kali membuat cerita😊