
Matahari menelisik dari cela cela korden, membuat gadis yang tengah Tertidur lelap terganggu perlahan ia mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan pandangannya. Yeni, bangun melihat jam di atas nakas nya sudah pukul setengah tujuh dan ia ada rapat penting dengan kolega nya jam set 8.
"Ahh, sial aku ke siangan"
Buru buru ia bangun langsung menyambar handuk di gantungan dan masuk ke dalam kamar mandi. Tak sampai sepuluh menit ia sudah keluar dengan handuk yang melilit tubuhnya. Yeni segera mengambil baju kantornya, ia menggunakan kemeja dengan lengan tiga perempat berkera bunga bungan berwarna putih tulang dengan dipadukan rok span hitam dibawah lutut mengekspos kaki jenjang nan putih miliknya ditambah heels 7cm yang membuat nya semakin mempesona.
Setelah memakai baju ia segera berjalan cepat ke arah meja rias, ia tak menggunakam riasan tebal hanya bedak, dengan blus on sedikit, serta lipstik berwarna nude dan juga maskara yang membuat bulu mata lentiknya semakin terlihat indah. Dandan sudah selesai ia segera menyambar berkas dan tas kantor yang sudah ia sipkan tadi malam.
Ia segera keluar dengan sedikit berlari menuruni anak tangga, dilihatnya sang mama sedang menyiapkan sarapan dan sang papa tengah membaca koran.
"Pagi ma, pagi pa" ia mencium pipi kedua orang tuanya tak lupa ia mengambil sandwich yang sudah disiapkan untuk sarapan
__ADS_1
" Makan pelan pelan yen" tegus sang mama
"Yeni udah terlambat ma, yeni pergi dulu da da mama da da papa"
Yeni keluar dari rumah nya, segera masuk ke dalam mobil tanpa tunggu lama ia menantap gas dan mobil Ferrari berwarna biru itu keluar dari mansion.
Jalanan ibukota saat ini sedang macet macetnya, karena saatnya semua berakhtivitas dan ini juga membuat kesal yeni pasalnya kurang 10 menit lagi rapat akan dilaksanakan.
Saat jalanan sedikit jengah , yeni menancap pedal gas kuat dan sedikit membuat mobil itu berlari cepat. 8.45 Ia sampai di parkiran kantornya, dengan langkah gontai ia berlari agar segera sampai di ruang rapat.
"Ma maaf saya terlambat" Ucapnya seraya menundukan badan di tempatnya duduk
__ADS_1
Widi yang melihat bos nya itu segera berdiri juga untuk memperkenalkan yeni.
" Saya mohon maaf semua, saya akan memperkenalkan pada tuan Horald ini adalah Presdir baru kami yang baru pulang tugas di Amerika, ia putri dari Tuan Djohan.
"Mohon maaf atas ketidak nyamananya, Tuan. Sekarang kita bisa mulai rapatnya"
Rapat itu di mulai dengan Yeni yang mempresentasikan keuntungan kerja sama dengan perusahaannya. Pintu rapat terbuka menandakan bahwa rapat sudab selesai.
"Saya sangat kagum dengan putri tuan Djohan ini, Saya menerima kerja sama kita" Ucap Tuan Horald menjawmbat tangan yeni
" Terima masih tuan Horald"
__ADS_1
Pria itu keluar dari ruang rapat, di ikuti yeni dibelakang. Ia tidak mengantar tamunya keluar tapi ia menyuruh widi untuk mengantarkan karena ia sangat lelah, seusan berlari tadi.
Yeni meminta Jus apel pada OB, ia meminumnya sampai tandas tak tersisa. Menyenderkan punggungnya pada kursi, ia sangat lelah baru beberapa hari menjadi presdir sudah menunjukkan kelelahan.