
Setelah dua hari Mega dan Rico dirawat sekarang mereka sudah diperbolehkan pulang. Rico siuman 3 jam setelah mega bangun. Chris sedang mengurus kepulauan mertua nya. Karena kejadian kecelakaan ini acara 7 bulanan di undur, Adelia fokus pada kondisi Orang tuanya dan Bella tidak keberatan tentang itu. Bella sangat memahami keadaan mantu nya.
Chris kembali dari mengurus berkas berkas kepulangan. Sekarang ia mengambil tas dan beberapa barang yang dibawa kerumah sakit. Adelia mengandeng tangan Mega dan Rico didorong menggunakan kursi roda oleh bodyguard.
Tiba di parkiran Chris memasukkan barang barang ke bagasi dan memapah tubuh Rico untuk masuk ke dalam mobil. Ia sekarang menggunakan mobil yang besar karena ia tau bahwa hari ini hari kepulangan mertua nya. Rico duduk di bangku belakang dengan Mega dan Adelia duduk didepan di samping Chris.
Mobil mereka melaju keluar dari parkiran rumah sakit dengan kawalan ketat. Setelah 45 menit mengendarai mobil Chris sampai di rumah besar keluarga Rico. Ia membuka kan pintu untuk Rico dan Adelia membukakan pintu untuk sang bunda dan segera memapah ke dalam yang sudah di sambut bibi. Chris mendorong kursi roda Rico ke dalam rumah, mereka duduk di ruang keluarga. Barang barang sudah dibawa masuk oleh bodyguard Chris.
"Nyonya dan tuan mau minum apa biar bibi buatkan" bibi menawarkan kepada mereka
"Teh Hangat Aja bi" ucap Adelia
Bibi segera undur diri untuk ke dapur membuat kan minuman. Adelia selalu menemani sang bunda dan sedikit memijit tangan Mega.
"Kita tidur dibawah dulu ya yah, di kamar tamu sambil nunggu ayah pulih" tawar mega
"Iya bun, biar engak merepotkan anak anak juga"
Mega dan Rico sepakat untuk tidur di kamar tamu, Adelia pun setuju agar sang ayah tidak lelah untuk naik ke atas. Tak berapa lama bibi datang dengan membawa seteko teh hangat dan 1 piring camilan. Setelah memberikan teh dam camilan bibi kembali undur untuk ke teras belakang.
"Acara 7 bulanan kamu gimana nak,?" tanya Rico
"Adel mengundur tanggalnya ayah, adel mau ayah sama bunda sembuh dulu" Jawab adel sambil meminum teh nya
"Apa mommy kalian engak marah?" sekarang Mega yg bertanya
"Engak kok bun, mommy setuju mommy nunggu ayah sama bunda sehat juga biar bisa ngerayain bareng bareng"
__ADS_1
"Tapi kata dokter ayah pulih dan bisa jalannya kurang lebih 2 sampai 3 bulan nak, nanti keburu kamu melahirkan" ucap Mega
"Adel enggak masalah kalau acara 7 bulannya ngak jadi yang penting saat Adel melahirkan ayah sudah pulih"
Rico sangat terharu mendengar jawaban putri semata wayang nya itu. Ia sangat menyayangi Adelia ia rela memberikan seluruh hidupnya untuk kebahagian putri nya. Dan sekarang Adelia membalasnya dengan sama meskipun perhatian kecil Adelia tidak ada harganya dibanding perhatian dan kasih sayang kedua orang tuanya.
"Sini ayah mau peluk anak ayah yang cantuk" ucap Rico
Adelia berdiri mendekat pada ayahnya berjongkok dan memeluk sang ayah. Chris yang melihat itu sangat yakin bahwa istrinya sangat baik hati dan ia sangat beruntung memiliki adelia. Setelah beberapa saat berpelukan rico melepaskan pelukannya memegang pipi putrinya.
"Ayah sangat beruntung memiliki putri seperti kamu nak"
"Adel juga beruntung memiliki orang tua seperti ayah dan bunda yang selalu sayang adel."
"Doa ayah merestui rumah tangga kalian, dan semoga calon cucu ayah juga bangga mempunyai orang tua seperti kalian berdua" Rico menatap chris dan menatap kembali adelia.
Rumah besar itu terasa hangat dengan keadaan keluarga yang selalu bahagia dan selalu membawa aura positif itu. Setelah menghabiskan teh dan camilan mereka bertempat masuk ke dalam kamar.
Adelia duduk di samping ranjang, memperhatikan Chris yang tenggah mencari baju ganti. Chris tidak menyuruh Adelia untuk menyiapkan kan pakaian nya karena ia tau Adelia sudah sangat lelah dengan kehamilan. Chris masuk ke dalam kamar mandi, membasuh tubuhnya untuk beberapa saat.
Setelah 15 menit ia keluar dengan menggunakan kaos oblong dan celana cinos pendek, ia berjalan ke arah Adelia memberikan handuk yang ia bawa untuk mengerikan rambut pada adelia.
Chris duduk di lantai dengan adelia diatas, adelia mengerikan rambut suaminya dengan suka hati. Setelah dirasa kering ia menyudahi nya, meletakkan handuk disamping nya. Membelai lembut kepala Chris dengan memberi sedikit efek pijatan yang membuat Chris nyaman.
Chris memejamkan mata menikmati setiap sentuhan yang diberikan sang istri dikepala nya. Setelah itu ia berdiri mengambil handuk tadi dan memasukkan kedalam keranjang kotor. Ia kembali duduk di samping sang istri mengamati tubuh adelia yang sudah sangat gemuk dan kaki kaki yang sudah membesar.
"Kenapa aku jelek ya mas" ucap adelia
__ADS_1
"Emm, engak kok kata siapa istri mas jelek hmm" jawab Chris sambil menoel dagu adelia
"Terus kenapa mas lihat nya gitu banget"
"Mas cuma kasihan sama kamu, lihat kaki istri mas yang membesar ini pasti sakit kan" Chris mengelus kaki adelia
"Sedikit mas, hanya membuat cepat lelah dan tidak tahan untuk berdiri lama"
"Sini mas pijitin kamu baring aja"
Adelia menuruti perintah sang suami untuk berbaring, dengan sigap Chris memijit lembut kaki adelia. Adelia sangat menikmati pijitan pijitin chris tanpa di sadari adelia tertidur. Chris yang melihat istrinya sudah terlepap perlahan turum dari ranjang menyelimuti tubuh adelia sampai hanya menyisakan leher dan kepala.
Chris tidak ikut tidur, ia lebih memilih membuka laptop dan membaca laporan laporan yang dikirim wisnu.
____________________________________________
Hai para pembaca setia jangan bosen bosen baca cerita author ini ya😘
Pesan author untuk saat ini
Jaga kesehatan kalian, gunakan masker ketika keluar, sering sering cuci tangan dengan sabun, jangan keluar rumah jika tidak penting, dan kurangi kontak langsung dengan orang luar.
Untuk mencegah wabah virus Corona.
Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT.
Amin Amin Amin
__ADS_1