Menikah Dengan Bos Dingin

Menikah Dengan Bos Dingin
Bab 69


__ADS_3

Tanpa dirasa sudah sepuluh bulan kelahiran baby twin Adelia dan Chris. Sekarang Adelia sedang suka sukanya memotret tingkah laku sang baby kembar yang sudah mau merangkak.


Baby Twin itu sangat lucu saat ingin mulai berangkak, Adelia terus melotret tanpa ingin ketinggalan sedetik pun. Seperti saat ini ia tenggah siaga satu dengan kamera ponselnya. Memperhatikan Abang dan Adek yang tengan mencoba merangkak di atas ranjangnya.


"Mommy foto ya, Satu...Duaa...Tigaaa Cekrek" Adelia mengambil beberapa foto lagi


Ada saat Abang yang terguling saat ingin merangkak, Adek yang kesusahan untuk bangun. Itu sangatlah lucu dan menggemaskan menurutnya.


Yaa, selama ini Adelia dan Mega yang selaku mengurus baby kembar itu. Adelia tidak ingin menyerahkan tanggung jawab dan saat tumbuh kembang sang anak pada orang lain dan Chris tidak keberatan tentang itu. Chris setuju setuju aja dengan keputusan Adelia, yang terpenting Adelia tidak melupakannya.


*


*


Sore hari sesudah menidurkan kedua bayi itu, Sekarang Adelia tengah menunggu sang suami pulang kerja. Ia tengah berada di dapur membuat puding coklat untuk sang suami.


Jam di dinding menunjukan pukul 17.25 dan di iringi suaea deru mesin mobil diluar yang menandakan sang suami telah sampai. Adelia segera berdiri untuk membuka pintu. Di lihatnya Chris yanh tengah berwajah lelah dan penah.

__ADS_1


"Sini mas Adel bawa tasnya" Ucapnya pada chris


"Terima kasih sayang" Jawab Chris mencium kening sang istri


Mereka masuk ke dalam chris meminta untuk langsung pergi mandi, Adelia menurutinya mengikuti ke kamar dan menyiapkan air panas untuk sang suami.


Chris melepas kemeja kantor dan semua yang ada di tubuhnya melilitkan handuk kepinggang dam segera melangkah ke kamar mandi


Setelah lima belas menit di dalam kamar mandi, Chris keluar dengan rambut yang sedikit basah. Ia melihat sang istri tengah mengambil pakaian nya.


"Ini mas bajunya"


" Udah mas, sini Adel keringkan rambutnya"


Adel naik ke ranjang dengan chris yang duduk bersandar dipinggiran. Adel mengeringkan dengan sedikit memijat kepala chris. Tiba tina chris menarik tangannya dan membuat kepalanya jatuh ke samping pundak chris.


Bibir keduanya bertemu, chris mencium bibir adelia lebih dalam dan membuat lumatan diantara bibir mereka. Adelia mengikuti ritme bibir chris, perlahan chris melepas pangutannya.

__ADS_1


Membalik badan dan berdiri, mengambil duduk di samping sang istri. Chris kembali meraih tengkuk Adelia, ******* bibir pink merona milik adel. Lumatan itu turun ke leher meninggalkan bekas bekas kepemilikan disana membuat adelia melengguh.


Chris yang mendengar nya membuat ia semakin bernafsu, tangganya yang tadi hanya diam sekarang pindah ke daster adeli perlahan ia membuka kancing yang ada di bagian atas menelusupkan tangannya disana. Ia merebahkan tubuh adelia di ranjang.


Chris perlahan meremas bukit kembar sang istri, membuat adelia yang sudah lama tidak merasakan kenikmatan itu lagi beberapa bulan membuatnya tak tahan. Ia sangat menikmati permainan sang suami, tanpa ia sadari sang suami sudah nerada diatasnya siap menghempurnya.


Beberapa kali chris mengeluarkan cairannya didalam liang kepemilikan adelia. Sekarang membuat mereka kelelahan dan tertidur dengan chris memeluk adelia posesif.


*


*


Adelia terbangun ia melihat jam yang berada di meja samping ranjang sekarang pukul sebelas malam karena mendengar tangisan Adek, ia melihat sang suami yang tengah melingkarkan tangan di atas perutnya membuatnya ingat saat pertama kali menyerahkan kesuciannya pada sang suami. Perlahan ia mengecup pelipis chris dan segera turun mengambil dalaman dan memakai kembali dasternya untuk segera pergi ke kamar sang anak.


Saat ia masuk kamar sang anak, ia melihat adek yang tengah menangis karena tangganya tertindih sang Abang. Dan bayi laki laki itu yang juga bangun hanya dia cuek dengan tertawa melihat adiknya menangis.


"Eh adek, sakit ya tangannya ketindih abang sini sini sama mommy" Adelia menggendong Sang putri untuk menenangkan.

__ADS_1


"Abang gak boleh gitu ya sama adekz adeknya harus dijaga gaboleh digoda kaya gitu" Adelia berbicara seperti dengan anak sang sudah mengerti, dan bayi laki laki itu hanya kembali tersenyum.


Setelah sang putri Tertidur ia meletakkan kembali sang putri, tapi saat hendak pergi sang putri kembali menanggis dan akibatnya ia harus ikut tidur dengan sang anak meninggalkan sang suami sendiri.


__ADS_2