Menikah Dengan Bos Dingin

Menikah Dengan Bos Dingin
Bab 7


__ADS_3

 


Pagi hari ini hujan turun menghiasi jalanan kota, chris yang masih tidur di bungkus selimut putih tebalnya terbangun karena mendengar suara Hp yang berbunyi. Ia kesal dengan malas mengambil hpnya yang ia taruh di atas meja kecil disamping tempat tidurnya, tanpa melihat siapa yang menelfon ia segera mengangkat


Chris :"Halo, kenapa menelfon pagi pagi" ucap chris dengan sedikit membentak.


Mommy Chris :"Dasar anak kurang ajar, beraninya kau berbicara seperti itu dengan mommy mu chris" teriakan bella di telfon dengan membentak chris. Seketika Chris membelakak kan mata dan menepuk jidat nya, karena yang menelfon adalah mommy nyaa.


Bella :"Besok datang ke rumah besar aku aka mengenalkan mu dengan anak teman mommy. Mommy tidak menerima penolakan Chris, ingat umur mu sudah mau kepala tiga dan kau belum menikah mommy dan daddy sudah ingin menggendong cucu seperti teman teman kami. Mommy dan daddy sudah tua apa kau mau aku pergi tanpa bisa melihat cucu kami" suara bella membujuk anak nya agar segera menikah


Chris :"Sudah lah mom, mommy bicara apa. Mommy pasti akan bisa menimang cucu nanti. Dan chris tidak mau kalau di jodoh jodoh kan dengan anak teman teman mommy karena chris sudah mencintai wanita lain". Ucap keras kepala chris karena memang sekarang dihati chriss hanya ada Adelia.


Bella :"Kalau kamu tidak mau mommy jodohkan dengan anak teman teman mommy, maka besok bawa wanita yang kamu cintai kerumah besar mommy dan daddy ingin mengenalnya chris." tak berapa lama mommy nya mematikan telfon.


Chris sangat pusing, ia memikirkan cara bagaimana mana mengajak Adelia kerumah besar untuk dikenakan pada mommy dan daddy nya karena dia tidak ingin dijodohkan dengan anak teman teman mommy nya.


" Hufff" chris menghela nafas kasar,


Setelah menerima telpon dari mommy nya, chris segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah 20 menit di kamar mandi, ia keluar dengan menggunakan jas hitam dengan dalaman abu abu muda dipadukan celana warna senada membuat aura ketampanannya semakit kuat. Ia segera turun untuk sarapan dan pergi ke kantor nya.


*


Dijalan ia masih memikirkan Adelia, sampai ketika ia melihat wanita yang dikenalnnya sedang menaiki go-clak. Seketika ia menyalip dan menghalanggi laju motor go-clak.


"Ada apa ini pak? Mobil siapa yang menghalangi jalan pak?" Tanya Adel kepada driver Go-clak tersebut.


"Bapak tidak ada tau neng" jawab driver itu.


Adel dibuat penasaran siapa yang tiba-tiba menghentikan go-clak nya. Dan keluar lahh chris dari dalam mobil tersebut.


"Ayo naik bersama ku" ucap chris yang membuat adel kesal


"Apa yang bapak lakukan, apa bapak tidak tau kalau ada dua nyawa orang yang terancam. Seenak nya memberhentikan dengan mendadak. Untung saja bapak drivernya bisa menggerem kalau tidak bagaimana" Ucap judes adel dengan memelototkan matanya.


"Maaf kan saya pak, kalau bapak kaget dengan tindakan saya barusan. Saya hanya mau menyuruh pacar saya untuk naik mobil dengan saya." ucap chris dengan santai kepada driver go-clak, driver yang mengerti hanya mangut mangut.


Sedangkan adelia yang mendengar bahwa Bos resek nya itu mengaku bahwa dia pacarnya semakin membuat adel kesal dan ingin sekali menjambak rambut klimis bos nya.


"Ayo naik atau kamu mau saya hukum, karena tidak patuh dengan saya" menatap Adel dengan sanngat dingin dan membuat adel akhirnya pasrah untuk ikut dengan Bos dingin sekaligus resek itu.


Setelah memberikan uang kepada driver go-clak, chris dan adel masuk kedalam mobil. Adel yang cemberut membuat chris tidak konsen untuk menyetir, pasal nya Adelia yang mengerucutkan bibir membuat chris gemas dan ingin sekali menggigit bibir itu. Tak butuh berapa lama akhirnya mereka berdua sampai sampai di parkiran kantor. Adelia masih dengan cemberut nya

__ADS_1


"Kalau kamu tetap cemberut aku akan mencium mu" ucap chris dan adel masih diam tidak mau untuk menjawab.


Tapi tiba Chris memajukan wajahnya membuat Adelia seketika menoleh dan "Cup" bibir mereka bertemu degan posisi yang sangat dekat, Adelia yang kaget hanya diam sedangkat Chris sudah mulai menggigit bibir adelia. Tiba tiba ada satpam yang mengetuk jendela mobil chris karena melihat mobil bos nya itu masih hidup dan seketika membuat mereka melepas ciumanya.


Adel yang kaget dengan apa yang dilakukan chris baru saja hanya diam dan menunduk karena wajahnya sudah memerah malu.


"aaaaahh, apa yang baru saja aku lakukan itu ciuman pertama ku dasar bos dingin mesum" jerit hati adelia


Sedangkat chris bahagia karena ia bisa mencium wanita nya itu.


Chris :"Apa kamu tidak mau turun untuk masuk kekantor sekretaris ku" tanya chris dengan menyunggingkan senyum dan mengangkat alis nya.


Adelia secepatnya turun dan meninggalkan chris dibelakang nya. Sesampainya didalam kantor adelia segera pergi ke bagian foto copy disela sela jalannya dia bertemu dengan silvy yang baru saja selesai membuat kopi di dapur kantor. Memang semua karyawan tau kalau dia menyukai Chris. Tapi chris tidak pernah menghiraukan nya bahkan dia tidak peduli.


"Heh gadis murahan, jangan berharap kau bisa mendapatkan presdir ya" ucap silvy dengan nada mengancam.


Tetapi adel tidak memperdulikannya dan masih terus berjalan, tapi tiba tiba dengan cepat silvy yang memang sudah kesal karena Adel tidak mendengarkan ocehannya menyiram adel menggunakan kopi panas yang baru saja dia buat. Kopi itu mengenai berkas dan kulit tangan adel serta membuat baju nya kotor.


Banyak karyawan yang melihat nya, dan langsung mengerumuni mereka berdua.


"Hei kau jalang jangan pernah merasa hebat ya, Kau hanyalah anak magang disini jangan mentang mentang kau dekat dengan presdir lalu kau akan dengan gampang mendapatkan presdir" Suara silvy yang membentak adelia


Adelia hanya bisa menangis karena kopi panas tadi mengenai kulit nya dan membuat kulitnya melepuh.


"Ada apa ini!!" Suara keras chris membuat semua orang yang melihat kejadian itu kaget dan ketakutan.


"Apa yang kau lakukan silvy" chris membentak dan menatap tajam ke arah silvy.


"Ma... maafkan saya presdir saya tidak suka dengan adelia karena dia telah menggoda presdir" Ucap silvy dengan nada bergetar karena dia takut.


Chris yang melihat adelia masih terkulai lemas dilantai dengan baju basah dan kotor karena kopi segera melepas jas miliknya dan mengenakannya ditubuh Adelia dan menggendong tubuhnya.


"Apa kau tau dia siapa, dia kekasih ku dan kau berani memperlakukan nya seperti itu silvy. Apa kau sudah bosan hidup hah" bentak chris masih dengan marahnya.


"Mulai detik ini jangan pernah kau injak kan kaki mu dikantor ku. Kau ku pecat" chris berjalan menjauh dengan menggendong adelia.


Bagai tersambar pertir silvy harus menerima konsekuensi dari perbuatan yang di lakukannya. Banyak karyawan yang melihat dan membicarakan ulah silvy yang keterlaluan.


*


Chris menggendong adelia menuju kantornya, dia segera menghubungi soraya.

__ADS_1


"Soraya belikan baju beserta dalaman untuk adelia aku tunggu di ruangan ku sekarang!" chris menutup telfon nya


Adelia masih menanggis menahan rasa sakit ditangan nya karena kopi. Chris segera mengambil saleb dan mengoleskan ditangan gadisnya itu.


Chris :" Sudah jangan menanggis, aku sudah mengoleskan saleb mencegah bekas nya" ucap chria lembut sambil mengelus rambut hitam adel.


Tak lama terdengar ketukan pintu


"Tok tok tok, permisi pak ini baju yang bapak pesan" ucap soraya


"Taruh diatas meja ku dan pergilah" ucap chris


Setelah soraya pergi chris segera mengambil bingkisan baju lalu diserahkan kepada Adelia.


Chris :"Bersihkan tubuhmu dan gatilah baju dulu dikamar mandi" ia mendapat anggukan dari adel.


Adel segera masuk ke dalam kamar mandi dan tak berapa lama ia keluar dengan menggunakkan baju yang diberikan Chris.


Adel :"Terima kasih pak, karena sudah membantu saya tadi" ucap adel dengan suara masih serak sehabis menanggis.


"Dan maksut bapak apa tadi menyebut saya sebagai pacar bapak dihadapan semua karyawan?" ucap adelia


Chris yang mendengar pertanyaan itu binggung harus mulai dari mana untuk mengungkapkan perasaannya.


"Maafkan saya adelia, sebenarnya saya sudah menyukai kamu sejak awal kita bertemu. Kamu sudah membuat ku percaya bahwa cinta pada pandangan pertama itu ada. Dan saya mau mengungkapkan perasaan saya. Mau kah kamu menjadi kekasih saya" Tanya chris dengan sedikit ragu dihatinya untuk mengungkapkan ini. Pasalnya ia baru beberapa hari saja mengenal adelia.


Adelia yang binggung harus menjawab apa dia hanya diam.


Chris :"Kalau kamu tidak bisa menjawab sekarang saya tidak papa, saya mengerti saya akan memberi waktu kamu untuk memikirkan nya". ucap chris


Adel :"Saya akan memikirkan nya dulu pak, saya tidak mau tergesaa gesa menjawab nya." dan dapat anggukan dari chris


*


Hai kaka jangan bosan bosan baca novel ku ya😊


Maaf kalau masih ada typo


Karena ini novel pertama authorr


Selamat membaca🤗

__ADS_1


Salam hangat dari author❤️


__ADS_2