
Setiap manusia menginginkan Hubungan yang selalu harmonis tanpa ada gangguan dari orang luar. Tapi ketika Tuhan memberikan ujian kita harus siap dengan ujian itu
03/03/2020
Tengah malam Chris masih berkutat dengan laptopnya, dengan sesekali melirik Istrinya di tempat tidur. Mata nya mulai merah dan beberapa kali menguap menandakan ia sudah mengantuk, ia segera menyudahi pekerjaan nya dan segera menutup laptop meletakkan di meja dan berjalan ke arah ranjang. Menyusul sang istri untuk tidur, menutup mata dan akhirnya tertidur.
Pagi harinya Adelia bangun terlebih dahulu, setelah mandi dan menyiapkan pakaian sang suami ia turun ke ke bawah. Pagi ini ia ingin sekali makan Udang asam manis.
"Bibi" ucap Adelia
"iya non, ada yang bibi bisa bantu"
"Aku mau udang asam manis bi, buatin ya" pinta adelia
"Siap non"
Bibi menyiapkan bahan bahan untuk membuat udang asam manis yang di pinta Adelia. Adelia berlalu duduk di meja makan dan menuangkan air untuk ia minum.
Dari kamar tamu keluar lah Mega dengan mendorong kursu Roda Rico mendekati Adelia.
"Mana suami kamu nak, ayah mau ngomong sesuatu sama dia" tanya rico
"Mas Chris masih tidur yah, mungkin sebentar lagi bangun dan turun"
__ADS_1
Mega kembali mendorong kursu roda ke ruang keluarga karena rico tidak bisa makan di meja makan. Bibi membawa udang asam manis yang di minta adelia ke meja.
"Eh bi, taruh semua lauk sama nasi nya di ruang keluarga aja ya biar bisa makan sama sama bareng ayah" ucap adelia
"Baik non" bibi hanya bisa menuruti perkataan adelia membawa semua lauk dan nasi ke ruang keluarga
"Ayah ayo kita makan bersama, sambil tunggu suami adel" saat adel berjalan mendekat soffa
Tak lama Chris turun sudah lengkap dengan jas dan tas kerja nya. Ia ikut makan di ruang keluarga, sarapan itu menambah kehangatan keluarga mereka.
"Chris ayah mau titip perusahaan ayah sama kamu, selama ayah sakit dan cuti ayah minta tolong kamu buat urus perusahaan ayah juga ya" ucap rico tiba tiba membuat chris kaget
"Apakah ayah tidak salah menyerahkan tanggung jawab perusahaan ayah sementara pads Chris"
"Baiklah ayah, Chris akan mencoba nya"
"Nanti kamu akan di bantu sekretaris pribadi ayah. Ayah sudah bilang pads dia"
Setelah sarapan Chris berangkat ke kantor seperti biasa. Mulai saat ini ia harus memegang kendali 2 perusahaan besar. Hari ini ia ada pertemuan dengan beberapa rekan kerja dan mungkun setelah itu ia akan ke kantor ayah Rico.
Mobil Chris sudah terparkir, ia segera masuk kedalam kantor berjalan menuju ruangannya. Ketika sudah di dalam ruangan, ia segera duduk dan mengambil telfon kantor.
"Nu, kau ke kantor ku sekarang"
__ADS_1
Tanpa tunggu lama wisnu masuk ke dalam ruangan Chris.
"Ada yang bisa saya bantu taun"
"Atur jadwal ku, untuk beberapa bulan aku harus membagi waktu karena aku harus mengurus perusahaan ayah mertua ku juga. Jadi untuk pertemuan dengan perusahaan yang berpengaruh aku yang akan turun dan kau bisa menangani sisanya" ucap Chris
"Baik tuan"
"Pertemuan kita dengan tuan Haraki persiapan dengan matang karena tuan Haraki sangat penting. Aku hanya bertemu dengan tuan Haraki saja hari ini sisa nya kau yang temui"
"Baik tuan, saya sudah menyiapkan proposal nya dengan baik. Kita bisa bertemu 10 menit lagi di tempat yang sudah disiapkan tuan Haraki"
Setelah membagi tugas dengan wisnu sekarang Chris bersiap siap untuk bertemu dengan tuan Haraki. Mereka bertemu di restoran ternama, pertemuan itu berlangsung beberapa jam dan mendapat hasil yang memuaskan.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1