
Chris dan Adel telah sampai di restoran mereka berdua segera masuk dan mencari
tempat duduk. Karena jam itu adalah jam makan siang restoran itu sangat ramai ketika Chris dan Adel melewati barisan tempat duduk untuk mencari tempat yang sepi banyak wanita yang melihat Chris dengan sangat kagum diantara nya ada jug yang berbisik bisik dengan teman mereka.
Mereka sampai pada bangku kosong yang berada di sebelah kanan pojok karena Chris tidak suka keramaian mereka berdua duduk dengan posisi berhadapan.
Chris :"Pelayan" chris memannggil pelayan, pelayan pun datang dengan membawa menu.
"Saya mau pesan spagetti dan minumnya Coffie Latte. Dan kau mau pesan?" tanya Chris pada adelia. Adelia yang sedang melamun pun sadar mendengar namanya dipanggil oleh chris.
Adel :"Saya Stik dan minim nya Jus Jerus saja mbak" setelah menulis pesanan mereka waiters itu segera beranjak pergi.
Mulai lah kecanggungan antara mereka terjadi. Adel yang tidak berani memulai percakapan dengan Bosnya itu hanya bia diam sambil melihat Chris yang sedari tadi bermain ponsel dia sedang melihat pesan E-mail yang dikirim wisnu. Setelah beberapa lama makanan mereka pun datang. Mereka berdua menikmati makanan dengan santai tanpa ada yang berbicara hanyaa terdengar suara sendok dan garpu yang saling beradu. Disela sela makannya Chris bertanya pada Adel,
Chris :"Kenapa kamu dari tadi diam saja? Apa kamu takut dengan ku" Chris melirik Adel yang sedang mengunyah makanannya, seketika adel pun tersedak
Adel :"Uhuk Uhuk" Segera chris mengambil kan jus milik adel dan adel pun langsung meminum nya.
"Berhati hatilah saat makan aku hanya bertanya bukan ingin membunuh mu" kata chris
__ADS_1
"Ti... tidak pak" jawab adel
"Hei jangan memanggil ku bapak. Apa aku setua itu? Panggil aku Chris saja kalau tidak berada di kantor. Dan kalau kau memanggil ku pak saat diluar aku akan menghukummu " ucap chris santai
"Ba baik lah pak, Eh maksut saya chris" adel menjawab dengan terbata bata karena ia tak terbiasa memanggil atasannya dengan nama saja.
Mereka meneruskan makan dengan tenang. Selesai makan chris langsung memanggil waiters untuk meminta bil. Setelah itu mereka melangkah untuk keluar dari restoran dan masih sama banyak sekali mata yang menatap mereka berdua dengan tatapan iri karena mereka seperti pasangan yang serasi laki laki nya berwajah tampan dan wanitanya sangat cantik. Mereka berjalan dengan Chris berada diluar mereka masuk kedalam mobil chris. Tak lama mobil sport berwarna hitam metalik itu pergi menjauh dari restoran.
Dijalan tidak ada obrolan seperti di restoran tadi, di dalam mobil mereka terbawa oleh pikirannya masing masing. Chris fokus menatap jalanan dan Adel bersender dikaca melihat pemandangan jalanan. Saat chris mencoba melirik gadis nya itu ternyata dia sedamg tertidur dengan bersandar di jendela.
Mobil sudah memasuki parkiran kantor dan adel masih tertidur. Chris tak tega untuk membanginkan, ia menatap adel "Lihat lah dia ketika tidur saja menggemaskan, aku jadi ingin cepet cepet mendapatkan mu" sambil menyelipkan anak rambut adel yang menutupi pipi nya
Adel yang yang merasa pipinya disentuh, ia mulai mengerjapkan matanya ketika ia sudah seratus persen sadar dan mulai menyadari bawah dirinya dari tadi sedang diperhatikan bos nya itu membuat pipi nya tiba tiba merona.
"Hei kenapa kamu menatap ku seakan akan aku akan memarahi mu, aku tak akan marah sudah ayo kita turun ucap Chris dengan nada yang tiba tiba lembut.
Mereka turun dari mobil chris dan berjalan memasuki kantor. Segera mereka pergi ke ruangan Chris. Karena mereka akan rapat dengan pemegang saham.
*
Matahari sudah mulai tenggelam dan gedung tinggi itu sudah sepi, karena karyawan sudah pulang kerumah mereka masing masing. Tapi masih ada dua orang manusia yang masih tinggal dikantor. Adel dan chris sedang memeriksa dokumen kerja sama CA Corporation dan PT Aji jaya.
Dalam hati adel :"Ah menjengkelan sekali bos resek itu, seharusnya aku sudab berada dirumah tapi sekarang masih berada disini dengan setumpul berkas ini apalagi aku belum menghubungi bunda pasti akan khawatir"
__ADS_1
Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, semua berkas Sudah disimpan ditempatnya. Adel segera mengambil tas dan akan berpamitan pada chris. Chris yang melihat adel sudah menenteng tas nya dan akan pulang,
Chris :"Aku akan mengantar mu pulang aku tidak menerima penolakan ini sudah malam, apa kamu tidak takut sekarang banyak begal dan tindak asusila yang dilakukan draver draver"
Adel :"Tidak pak saya akan pulang dengan Go - clak" karena ia takut bosnya tau identitas asli nya karena ia hanya menulis karyawan swasta sebagai pekerjaan orang tuanya. Dan juga ia takut karena sekarang banyak begal dan tindak asusila.
"Baik lah pak" jawab adel pasrah
Mereka keluar dan menuju lift khusus CEO. Mereka masuk kedalam lift tidak ada obrolan karena mereka sibuk dengan pikiran masing masing. Sampaj saat tiba lampu lift mati, adel yang membunya fobia dengan gelab langsung meringsut kebawah dan menangis. Chris yang menyadari kalau adel tidak ada dan segera melihat kebawa. Chris yang melihat Adel yang sedang ketakutan dan menangis reflek memeluk
Chris :"Tenang lah, aku ada di sini. Dan aku akan meminta petugas memperbaiki nya" chris membawa adel untuk berdiri. Adel berdiri dengan masih berada dipelukan chris. Tak berapa lama lampu lift pun kembali hidup.
Mereka segera keluar dari gedung itu dan menuju parkiran. Ketika sampai diparkiran Chris dan adel segera masuk kedalam mobil. Tak berapa lama mobil itu pun keluar dari parkiran siap membelah jalanan yang sudah sepi.
.
Hai kaka jangan bosen bosen baca novel aku yaa🤗
Maaf kalau masih banyak typo berterbangan.
Kritik dan saran gunakan bahasa yang baik🙏
Salam hangat dari author❤️
__ADS_1