Menikah Muda Rania

Menikah Muda Rania
EPISODE 20


__ADS_3

Setelah kunjungan Jeny tadi, Rafli bergegas membeli susu hamil untuk Rania.


"Sayang, mas mau beli susu buat kamu ya, kamu dirumah saja, biar tidak kelelahan"


"Iya mas, hati hati dijalan ya" Rania sambil tersenyum kepada Rafli.


"Iya sudah mas berangkat dulu ya"


Ketika Rafli sudah sampai di supermarket, dia bertemu dengan sekretaris nya Emi.


"Loh bos disini? cari susu hamil? untuk siapa?" Tanya Emi.


"Hemmm, ini untuk istri saya..." Jawab Rafli tampak bahagia.


"Wah, istri bos sudah hamil juga, selamat yah pak, jadi iri nih baru menikah sudah di kasih saja, saya yang sudah menikah duluan belum dikasih kepercayaan dikasih anak.." Jawab Emi


"Semoga kamu segera diberi momongan ya, berdoa saja dan usaha barsama suamimu"


Ternyata dibalik perbincangan mereka, Yessa sedang mendengarkan kabar bahwa istri Rafli yang masih sekolah itu ternyata hamil, berita bahagia untuknya karena kesempatan untuk menghancurkan Rania.


"Kesempatan bagus untuk saatnya...tunggu saja tanggal mainyaa Rafli..." Dalam batin Yessa.


Rafli di supermarket membeli stok susu hamil, lalu membayarnya dikasir. Kasir itu pun terkagum dengan suami siaga seperi Rafli.


"Apa ini tidak terlalu banyak untuk menyetok sebanyak ini pak?" Tanya kasir yang sedang membungkus belajaannya.


"Biar pas sudah habis istri saya tetap dirumah tidak kemana kemana" Jawab Rafli.


Setelah melakukan pembayaran, Rafli langsung pulang kerumah nya.


Rania yang melihat Rafli membeli banyak susu terheran.


"Banyak amat nih mas? sekalian mau bagi bagi tetangga?" Tanya Rania

__ADS_1


"Nggak lah ya sayang, buat kamu, mas sengaja nyetok lumayan banyak" jawab Rafli tersenyum manis.


"Tapikan ngga segininya juga kali mas....." Rania sambil mendekati Rafli, memegang tangan nya untuk di tempelkan di perut ratanya.


"Lihatlah Ayahmu, begitu sangat menantikan hadir nya dirimu"


Rafli pun mengelus perut Rania dan mengatakan.


"Aku menantikan ini dengan sangat sabar"


"Mas.."


"Iya kenapa sayang.."


"Apakah nanti ke depan nya aku harus seperti Jeny, bagaimana jika perutku membesar" Tanya Rania.


"Tidak masalah Ran, yang penting kau jaga kandunganmu itu " Jawab Rafli.


"Baiklah mas kalau seperti itu.."


-------------------------------


Pagi hari tampak sudah bersiap siap untuk bergegas ke sekolah, sebelum itu dia menyiapkan keperluan untuk suaminya juga. Rania sarapan pagi dan tidak lupa meminum susu ibu hamilnya.


"Mas, aku mau berangkat dulu ya" Rania meminta izin kepada Rafli.


"Kau mau membawa motor sendiri?" Tanya Rafli


"Iya mas"


"Tidak usah, biar nanti supirku yang akan mengantarkan mu setiap hari untuk bersekolah, aku tidak ingin ada apa apa dengan kau dan anak kita.."


"Baiklah mas jika itu maumu, aku ga mau jadi istri durhaka" Jawab Rania

__ADS_1


"Bagus, baiklah kau berangkat yah hati hati jaga kesehatan, kamu jangan makan di kantin, bawa bekal dari rumah, jangan sembarangan makan, oke?"


"Oke, baiklah" Jawab Rania


Lalu Bi Diyah menyiapkan bekal untuk dibawa Rania ke sekolah dan Rania berangkat sekolah diantar supir nya Rafli. Sementara Rafli berangkat sendiri, Rafli menggunakan mobil yang satu nya.


Setiba nya dikantor Rafli dikagetkan dengan urusan kerja ada yang tidak beres, seperti ada yang sengaja menjatuhkan perusahaan nya.


Emi datang menyampaikan laporan tersebut.


"Selamat pagi bos, hari ini ada berita yang kurang baik, sebanyak 3 perusahaan di negara X memutuskan untuk tidak bekerjasama lagi dengan bos karena mereka menganggap bos kurang tanggap dan tidak mampu menyelesaikan proyek ini" Emi menyampaikan dengan hati hati.


"Baik terimakasih laporan untuk hari ini, mari kita selesaikan dengan baik" Jawab Rafli tegas.


Rafli pun lemas karena ini proyek besar


"Bagaimana ini? bisa bisanya mereka membatalkan begitu saja" Batin Rafli.


Ternyata otak dibalik itu semua adalah Yessa yang ingin menghancurkan rumah tangga Rafli dan Rania.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


#SEMOGA KALIAN SUKA


JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, RATE JUGA YA TEMAN TEMAN


__ADS_2