Menikah Untuk Cinta

Menikah Untuk Cinta
Tatapan Tajam


__ADS_3

Tanpa menunggu jawaban dari Tynsa, Lena dan Ristaman.


Angel pun terus berjalan ke arah meja yang ia tunjuk.


“Angel itu sudah kebiasaan!” Decak Tinsa.


“Sudahlah. Lagi pula pilihannya cukup tepat.” Balas Lena sambil tersenyum lalu berjalan mengikuti langkah Angel.


Tynsa hanya bisa menghela nafas panjang melihat tingkah tingkah kedua sahabatnya itu.


“Tynsa, ayo jalan.” Ucap Ristaman yang berdiri di samping Tynsa sambil menunggu Tynsa berjalan.


“Huft. Baiklah ayo kak.” Balas Tynsa dan mau tidak mau mengikuti keinginan Angel dan Lena nampak terus berbicara tanpa menyadari jika mereka menjadi pusat perhatian.


“Kamu lihat itu Lena. Teman Reno tidak kalah tampan jika begini terus aku menyesal tidak bisa menaklukan kedua pria itu. Seloroh Lena lalu tertawa.


Lena pun ikut tertawa.


Kedatangan Ristaman dan Tynsa yang sudah ikut bergabung bersama mereka membuat Angel dan Lena menghentikan pembicaraan nakal mereka.


“Mereka berdua ini sungguh di luar dugaan!” Gerutu Tynsa menatap sebal pada kedua sahabat-sahabatnya itu.


“Dia satu tempat kerja kalian?” Tanya Ristaman yang turut memperhatikan arah pandangan Angel dan Lena.


Tynsa mengangguk sebagai jawaban.

__ADS_1


“Pantas saja aku sering melihatnya di tempat kerjamu akhir-akhir ini. Ucap Ristaman.


“Tynsa... apa kamu lihat yang sedang bersama Reno? Dia tidak kalah tampan bukan?” Bisik Angel.


Lidah Angel berdecak. “sudahlah, kamu ini sungguh nakal sekali,” Balas Tynsa merasa malas.


Angel mengerutkan bibirnya. “berbicara tentang pria pada Tynsa sunguh tidak nyambung.” Cibir Angel lalu kembali berbicara dengan Lena.


Ristaman yang melihat Tynsa tidak terlalu tertarik pada Reno membuat senyuman tipis dan terlihat rasa legah.


*


“Minho... Reno... kalian juga disini?” suara seorang wanita yang terdengar cukup keras membuat perhatian Tynsa, Angel dan Lena teralihkan ke sumber suara tersebut.


“Ternyata temannya Reno bernama Minho?” Bisik Angel di telinga Lena.


Reno dan Minho hanya tersenyum tipis dengan tingkah teman cewek tersebut.


"Mau minum apa?" Ajak Reno


Apa sajalah yang penting enak. Balas Gadis seksi tersebut.


Minho mengambil gelas lalu menuangkan segelas wine dan memberikannya kepada gadis seksi tersebut.


"Terimakasih" Ucap nya

__ADS_1


Lena menganggukan kepalanya sambil minum wine.


Setelah ini kita harus mencari tahu media sosialnya.


“Balas Lena dengan semangat yang diangguki oleh Angel.


Beberapa saat berbincang dengan Reno dan Minho, wanita yang sangat seksi itu pun meninggalkan meja Minho.


Tynsa yang sedang memperhatikan Reno setelah wanita seksi itu meninggalkan meja Reno dan Minho di buat terkejut saat mata tajam Reno tiba-tiba menatap kearah Minho.


Mampuslah aku! Batin Tynsa merasa malu karena ketahuan memperhatikan Reno. Tynsa pun buru-buru memalingkan wajahnya lalu kembali menyatap makanan yang ada di depannya.


“Apa kamu merasa jika wanita-wanita yang di meja sana sedang memperhatikan kita?” tanya Minho sambil melihat kearah Angel, Lena dan Tynsa.


Reno mengangguk tanpa bersuara.


Pandangan Reno terus tertuju pada Tynsa hingga membuat Tynsa semakin turtunduk saat menyadari tatapan Reno kepadanya.


“Sudahlah jangan terus memberinya tatapan tajam. Kamu membuatnya takut,” Cibir Minho sambil menggeleng.


Reno berhenti memandangi Tynsa dan menatap tajam pada Minho.


“Diamlah atau aku akan menghajarmu.” Balas Reno merasa Minho sedang mengejeknya.


Hay mohon dukungannya yah temani...

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2