Menikah Untuk Cinta

Menikah Untuk Cinta
Empat Batang Silver Queen


__ADS_3

"Tynsa...pesanan siapa yang berbeda? dia itu bodoh sekali ya?" bisik Angel sambil mendengarkan petunjuk dari pembimbing tanpa peduli wajah Tynsa yang nampak sebal karena ucapannya.


"CK. Yang bodoh itu kalian!" sungut Tynsa yang tidak terima komentar Sahabatnya.


"Tynsa...apa kamu sedang berbicara?" tanya Angel sebab kini teman-temannya tengah bersorak karena makan siang gratis bersama bareng Reno sang pujaan hati para wanita-wanita tersebut.


"Tidak." Ketus Tynsa menatap sebal wajah sahabatnya itu.


Angel yang tidak menyadari kekesalan Tynsa turut bersorak dan bertepuk tangan sambil menikmati makan siang gratis tersebut.


Selamat datang di tempat kerja Pangeran Frizer pembeku segala sesuatu. Batin Tynsa.


Rapat dan makan siang pun berlanjut dengan menikmatinya sambil berceloteh dengan teman-teman kerja, mereka memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Reno dengan alasan menawarinya minuman. Namun tidak dengan Tynsa wanita yang satu itu hanya bisa menatap malas pada sahabat dan teman-temannya.


"Kamu ingin pergi?" tanya Tynsa saat Angel hendak berjalan meninggalkannya.


"aku ingin menemui Reno untuk lebih dekat sekalian mau basa basi saja." Balas Angel.


"Dia hanya seorang pria biasa tidak lebih Angel, kamu ini sangat berlebihan sekali!."


"Sudahlah, Tynsa...aku hanya ingin menemui Reno aja." Tanpa memedulikan celoteh Tynsa. Ang pun terus berjalan menuju Reno yang saat ini tengah di kerubungi oleh teman-teman wanita mereka.

__ADS_1


"Ini sungguh membuatku gila!" gerutu Tynsa.


*


Semenjak Reno sudah mulai di kenal oleh orang-orang yang satu tempat kerjanya, Angel mulai mencari kesempatan untuk lebih dekat dengan Reno alasan ngajak sarapan atau makan siang. Hal itu membuat Tynsa tak habis pikir dengan jalan pemikiran teman-teman kerjanya, bahkan sahabatnya sendiri terus saja berjuang mendekati Reno tetapi Reno selalu saja tidak merespon balik.


Kedatangan Angel siang itu masuk kedalam ruangan dengan langkah tergesa-gesa sehingga mengalihkan pandangan Tynsa dari ponselnya.


"Tynsa...kamu lihat ini." Angel menunjukkan empat buah batang Silver Queen ukuran besar di kedua tangannya kewajah Tynsa.


"Silver Queen. Kamu dapat dari mana?" tanya Tynsa dengan kening berkerut.


"Untukku?" Tynsa merasa bingung dan senang.


"Ya. Kamu ingat dengan kak Ristaman? pria yang kamu senggol dijalan kemarin?" ucap Tynsa.


"Entahlah. Katanya sih sebagai tanda perkenalan darinya untukmu," balas Angel.


Tynsa terpaku, melihat empat Batang Silver Queen yang di tangannya kelihatan menggiurkan sekali.


"Biarpun aku tidak mengerti apa maksudnya, namun aku akan menerimanya. Sepertinya Silver Queen ini sudah mulai meleleh jika tidak segera dimakan, kelihatannya sangat enak." Ucap Tynsa dengan tersenyum gembira.

__ADS_1


"CK. Jika hanya dengan makanan saja kamu baru menerima seorang pria." Decak Angel.


Tynsa tertawa terbahak-bahak. "Kamu tahu jelas kalau aku sangat menyukai yang manis-manis apalagi Silver Queen." Balasnya sambil memperlihatkan empat buah Silver Queen di tangannya.


"Ya, ya. Tapi jangan lupa kamu juga harus membaginya untukku."


"Kamu tenang saja, ini untukmu dan ini untukku." Tynsa memberikan dua batang Silver Queen ke tangan Angel.


"Terimakasih Tynsa." Ucap Angel yang di angguki oleh Tynsa.


Tynsa dan Angel pun mulai membuka Silver Queen ditangan mereka lalu memakannya dengan rasa bahagia....


"Silver Queen ini enak sekali." Puji Tynsa dengan mata di penjamkan menikmati rasanya rasa Silver Queen yang kini ia sedang kunyah di dalam mulut kecilnya.


"Kamu benar, ini sungguh enak." Timpal Angel sambil tersenyum.


Tynsa dan Angel pun melanjutkan menikmati Silver Queen mereka sambil menunggu jam pulang kerja.


Saat sedang menikmati nikmatnya Silver Queen di tangannya, Tynsa berhenti mengunyak saat Reno masuk kedalam ruangan untuk mengembalikan file, Reno melewati kursi mereka tiba-tiba langkanya berhenti lalu membalikkan tubuhnya kearah Tynsa.


"Selain ceroboh ternyata kamu tidak bisa memakan makananmu dengan benar." Ucap Reno menatap banyaknya Silver Queen diwajah dan tangan Tynsa yang menempel karena cuaca panas Silver Queen meleleh cepat, lalu Reno kembali berjalan menuju tempat file.

__ADS_1


__ADS_2