Menikah Untuk Cinta

Menikah Untuk Cinta
Ciuman Sepihak


__ADS_3

“Aku juga tidak tahu. Sudahlah tidak perlu di pikirkan. Jika dia ada niat buruk samamu tinggal kamu hajar saja dia.” Jawap Angel.


Tynsa mengangguk. “ayo keluar” rasanya kepalaku mau hancur berada di dalam ruangan ini lama-lama.


Malam hari pun tiba. Malam ini Tynsa memakai gaun biru muda dan jepitan warna silver melekat di sisi kiri kepala menambah kecantikan Tynsa malam itu.


“Sederhana begini saja kamu Nampak begitu cantik Tynsa.” Goda Angel.


“kamu bisa saja. Kamu lebih cantik malam ini walau pun aku lebih cantik sih.” Seloroh Tynsa.


Angel mendengus. Sudahlah, lebih baik kita masuk kedalam.


“Tynsa, lihat itu kamu dan Reno Nampak serasi, baju kalian sama warnanya.” Bisik di telinga Tynsa.


“Baguslah, jika begitu dia membuat kami jadi serasi. Jawap Tynsa sambil berjalan kearah teman-temannya.


“Hai, Tynsa. Kenapa kamu tidak datang bareng Reno? Tanya Tina meremehkan.


Walaupun aku dan Reno menjalin kasih bukan berarti kami harus datang bareng, aku masih punya sahabat yang bisa pergi bersamanya dia juga termasuk yang spesial bagiku. Balas Tynsa santai.


“Apa benar begitu? Bukannya Reno tidak ingin pergi bersamamu?” Tina berusaha menjatuhkan Tynsa.

__ADS_1


Tynsa berjalan kearah Reno dan memegang tangan Reno dengan berani.


“Tentu saja tidak. Reno sempat mengajakku pergi bareng namun aku menolak karena aku mau bareng temanku.


Benar begitu kan ayang? Tanya Tynsa tersenyum manis menatap wajah Reno yang terdiam tanpa mengatakan sepatah kata pun. Tynsa dengan berani memegang jemari sambil mengelus punggung tangan Reno dengan tanganya yang satu.


“lembut sekali tangannya.” Batin Tynsa dalam hati sambil mengelus lengan Reno.


Tina jengkel dengan kedekatan dan ucapan Tynsa ia pun meninggalkan mereka begitu saja.


*


*


Tynsa segera menjauhkan tangannya dari Reno. “Eh… Frizer… aku tidak sengaja.” Jawabnya tersenyum takut.


Matilah aku. Tynsa gemetaran melihat tatapan Reno.


Acara malam itu pun berlangsung dengan lancar. Diisi dengan acara hiburan dari teman-teman yang bisa menggunakan musik dan yang bisa menyanyikan lagu.


Tynsa dan Angel sedang asik bercekraman dengan teman-temannya tiba -tiba Tina datang dan membuat masalah menjadi rumit.

__ADS_1


Tynsa kenapa kamu tidak ikut berkumpul dengan Reno? Kamu terlalu pandai bersandiwara! Kenapa kamu diam saja, apa kamu tidak bisa berbohong lagi? Tanya Tina meremehkan Tynsa.


“kamu sangat ikut campur sekali ya, Tin? Sekarang apa maumu? Tanya Tynsa.


Tina tersenyum puas. “kau, bertanya apa mauku?” tentu saja aku ingin kau membuktikan jika Reno betul pacarmu. Jelas Tina.


Baiklah akan aku tunjukkan jika Reno adalah kekasihku.


Tynsa berdiri dan berjalan kearah Reno dengan terbawa emosi dari perkataan Tina kemudian dia berdiri di depan Reno dan menjijit memegang kepala Reno lalu menutup matanya. “Reno maafkan aku.” Batin Tynsa dalam hati dan dengan beraninya Tynsa menempelkan bibirnya di bibir Reno.


“Tynsa…” Angel berteriak kecil sambil menutup mulutnya tidak percaya apa yang di lakukan sahabatnya itu.


Tina dan teman-temannya melihat aksi yang di tunjukan Tynsa membuat mereka terdiam dan terkejut bahkan Reno pun terkejut dengan apa yang sudah di lakukan Tynsa terhadapnya. Reno menatap tajam Tynsa seakan mau mengatakan sesuatu namun Tynsa memberinya kode untuk tidak memakinya saat ini sehingga Reno hanya terdiam tidak bergerak di posisinya.


“ Bagaiman? Apa ini cukup untuk menjadi bukti?.” Tanya Tynsa dengan tatapan tajam penuh kemenangan kepada Tina.


Tynsa melihat kebelakang kearah Reno Nampak wajahnya kemerahan malu dengan dagu datar.


“Aku ingin ke kamar mandi dulu. Ucap Tynsa sedikit terbata-bata dan berjalan meninggalkan Reno.


Yuk bantu support melalui like, komen dan vote.

__ADS_1


terimakasih🙏


__ADS_2