
Setelah selesai membantu Tynsa berpakaian, Angel keluar dari kamar tamu dan berjalan kearah kamarnya Reno lalu mengetuk pintu.
Tok… tok… tok…
Reno bisa keluar sebentar? Panggil Angel dengan tidak sabar.
Reno yang masih sibuk di kamarnya tidak mendengar suara ketukan dan panggilan dari Angel sehingga Angel Nampak gelisah dan terus memperhatikan jam di dinding menujukkan pukul dua belas malam.
Ceklek…
Pintu kamar Reno pun terbuka dan Angel sudah menunggu lalu menghampiri Reno.
“ Ada apa? Tanya Reno melihat wajah Angel yang sudah gelisah.
“Reno aku tidak bisa berlama-lama lagi di sini, sepupuku masih kecil dan sendirian di rumah.”
“ Terus?” kamu ingin meninggalkan Tynsa di sini? Tanya Reno.
Angel sempat ragu namun ia mengiyakan karena keadaan Tynsa seperti saat ini tidak mungkin di bawa berjalan pulang.
__ADS_1
Sekarang Tynsa sudah tidur. Dia akan terganggu jika di bangunkan. Jawap Angel.
“ kamu sunggu yakin meniggalkan Tynsa di apartemenku?” Tanya Reno.
“Aku yakin”. Tidak mungkin kamu melakukan hal di luar batas kepada Tynsa kan. Aku juga tidak bisa berlama-lama lagi di sini sepupuku masih membutuhkanku. Jelas Angel.
Angel Kembali melihat jam dinding di apartemennya Reno. Aku minta tolong untuk menjaga Tynsa malam ini saja. Besok pagi aku akan ke sini dan menjemputnya. Pinta Angel.
Setelah memikirkan perkataan Angel, Reno mengiyakan agar Tynsa menginap di apartemennya malam ini.
Kalau begitu aku pamit pulang, kalau ada apa-apa sama Tynsa tolong segera kabarin saya. Pamit Angel.
*
Reno mendekat dan melihat wajah pucatnya Tynsa, cukup lama Reno memperhatikan wajahnya Tynsa dan dia teringat dengan kejadian sebelumnya. Wajahnya sangat ceria setiap harinya namun judes saat melihatku dan ketakutan saat terjatuh ke kolam sangat membingungkan.
Mengapa dia sangat takut sekali? Gumam Reno bertanya-tanya. Cukup lama memperhatikan Tynsa yang sudah nyaman dengan tidurnya kemudian Reno diam-diam mencium keningnya sambil memegang dan mengelus tanganya Tynsa yang sudah mulai menghangat.
Perasaan Reno sudah mulai nakal namun dia mengurungkan niatnya karena teringat dengan perkataan Angel yang sudah mempercayainya lalu mengelus dadanya dan buru-buru keluar dari kamar tamu menuju kamarnya.
__ADS_1
Matahari sudah mulai terbit dari barat menyinari seluruh bumi. Tynsa yang masih nyaman tidur, merasa terganggu saat mendengar ketukan pintu dari luar kamar.
“Akh…” Gerutu Tynsa. Menarik selimutnya lalu membuka mata dan memperhatikan sekelilingnya.
“Sial… dimana aku?” Tynsa terkejut lalu dia terjatuh kelantai dan berteriak “ Ahw…”
Ceklek..
Reno yang mendengar suara Tynsa yang berteriak langsung masuk kedalam kamar tanpa menunggu jawaban Tynsa mempersilahkannnya untuk masuk.
“Reno…!!! Tynsa segera berdiri namun kakinya masih sakit dan gemetaran karena terkejut dengan keadaanya.
“Dimana aku? Tanya Tynsa lalu berdiri menghadang Reno dengan guling.
“Kamu ada di apartemenku. Balas Reno. Pandangan Reno tertuju pada wajah Tynsa yang sudah tidak pucat lagi.
“Di apartemen mu?” Tynsa Kembali berpikir. Ia benar-benar sudah melupakan kejadia semalam.
“Terjatuh ke kolam renang bisa membuatmu amnesia?” Ucap Reno dingin.
__ADS_1
“ter-terjatuh ke kolam renang?” Tynsa tergagap. Dia pun mulai mengingat tentang kejadia semalam yang sudah menimpahnya.
Hay😀 tolong berikan dukungan melalui vote, like dan komen terimakasih🙏