Menikahi Ceo

Menikahi Ceo
Bab 10


__ADS_3

Menikahi Ceo


Bab :10


...


" Tidak ada penolakan kan dengan saya, Ok!" ucap nya tegas


"Baik lah" ucap nya pasra


Setelah mendapat jawaban dari Nahra pun ia langsung beranjak dan memberes kan meja serta mencuci piring


Sementara Nahra hanya duduk di meja makan menopang dagu nya dengan kedua tangan nya sambil memperhatikan punggung belakang suami nya yang sedang melakukan nyuci piring


Setelah slesai mereka menonton tv sambil berbincang


"om" panggil Nahra


"Sudah berapa kali saya bilang jangan panggil saya om. Saya bukan om kamu tetapi saya suami kamu" ucap nya ketus


"Baik-baik lah. Jadi kamu ingin di panggil apa?" ucap Nahra


"Terserah yang penting nyaman di saya" ucap nya


"Emm..aku akan memanggil mu mas"ucap nya


"Bagai mana" lanjut nya


"Baik lah, tak apa apa itu juga tidak buruk" ucap Vano


"Umur kamu berapa, mas?" tanya Nahra pada suami nya


"Umur ku 28" jawab nya


"Kalo kamu, berapa umur mu?" tanya nya balik

__ADS_1


"Aku 22"jawab Nahra


"Oh" ucap nya dengan memanggut riya


"Baiklah ini sudah malam, sebaik nya kita tidur" ucap nya sambil melirik jam dinding


"Iya mas, ayo" ucap Nahra


Vano pun beranjak lalu berjalan menuju lantai atas karna memang kamar Vano terletak di lantai atas


Vano berjalan duluan dan di ikuti oleh Nahra yang setia mengikuti nya di belakang


Setelah sampai di kamar Vano langsung memasuki kamar untuk menggosok gigi serta ber-wudhu


Sedang kan Nahra menyiap kan setelan piaya tidur untuk diri nya dan juga suami nya kenakan


Ceklek..


Nahra pun menoleh Setelah itu ia berjalan menuju kamar mandi untuk melakukan hal yang sama


Setelah itu selesai ia berjalan menuju ranjang untuk membaring kan tubuh nya di atas


Ia mengambil guling untuk menjadi pembatas agar tidak terjadi yang di ingin kan


"kenapa di aling alingi oleh guling?" tanya Vano


"Sebagai pembatas" jawab nya enteng seperti tak ada beban


Vano dan Nahra pun sama sama berbalik memunggungi satu sama lain


Nahra sudah memasuki alam mimpi nya sedang kan Vano masih tak bisa menutup mata nya. Ia tak tahan untuk segera memeluk Istri Cantik nya itu


Karna tak tahan ia pun membalik tubuh nya menatap punggung sang istri


Karena untuk memastikan si empunya ia menendang kaki sang istri agak keras supaya mengetahui bahwa ia sudahtidur atau belum

__ADS_1


Setelah merasa tak ada jawaban atau gerakan ia pun langsung membuang guling yang menjadu pembatasan ke bawah agar tak ada lagi halangan. Setelah membuang guling itu, ia langsung mendekat dan menarik Nahra ke dalam pelukan nya. Merasa hangat dan nyaman tak butuh waktu lama ia pun sudah memasuki alam mimpi nya


...


Kring...


Suara alaram pun sudah terdengar


"Hoamm"


Merasa ada yang merasa janggal dengan diri nya, ia pun berusaha mengumpul kan nyawa nya


Ia mengadah kan kepala nya ke atas ia pun merasa terkejut karena ia memeluk seorang pria. Ia pun melepas kan pelukan nya cepat cepat setelah itu ia langsung bangkit duduk di lirik nya jam ternyata jam 04.30 WIB ia bergegas ke kamar mandi mencuci muka, sikat gigi serta berwudhu


Sementara itu tampa ia sadari ada yang melihat tingkah konyol nya. Sebenar nya, tadi pria itu sudah bangun. Hanya saja, ia berpura pura tidur untuk melihat reaksi sang istri. Ia ingin sekali tertawa melihat tingkah laku sang istri, tapi ia urung kan niat nya karena takut sang istri curiga pada nya. Tetapi setelah istri masuk ke kamar mandi ia tertawa tanpa suara


Ceklek..


Mendengar suara pintu kamar mandi terbuka ia pun segera memejam kan matanya berpura pura tidur


"Mas" panggil Nahra tapi tak ada sautan dari sang empunya


"Mas ayo bangun cepetan ntar keburu adzan" ucap Nahra membangun kan sang suami


"Hoamm"


"Ia sayang" jawab nya setelah itu ia munuju kamar mandi


next


Jangan lupa dukung author dengan cara like, comen, vote, tambah kan ke favorit dan beri ranting


jempol mu smangat ku


Instagram : nahliratih

__ADS_1


__ADS_2