
Menikahi Ceo
Bab : 35
...
"Bibir mu sungguh sungguh sangat sama persis manis nya dengan ucapan mu Nyonya monyong dan kemungkinan aku bibir mu itu bisa membuat ku kecanduan, Jadi kau jangan marah karena bibir mu akan menjadi candu ku nanti nya, karena itu salah mu" ucap Vano kemudian bangkit dan meninggal 'kan Nahra yang masih dia terpaku si tempat nya
"Hei kau jangan melamun tak baik melamun di pagi pagi begini" ucap Vano dan benar saja Nahra langsung tersadar
"Dan emm oh yaa satu lagi, bagaimana bibir ku sangat manis bukan" ucap Vano menggoda Nahra sambil menaik turun 'kan kedua alis nya dan kemudian meninggal kan Nahra ke kamar mandi untuk membersih 'kan diri
"Kyaaaa.... dasar kau Om om mesumm..."ucap Nahra dengan berteriak, sementara laki laki itu tertawa tanpa suara di kamar mandi semantara di sisi lain, nafas Nahra memburu, hidung nya kempas-kempis dan dada nya naik turun mempertanda 'kan si empu nya menahan emosi akibat kejahilan sang suami, yaitu Vano yang tiada bosan-bosan nya menggoda nya namun di sisi lain pun ia merasa senang akibat hubungan nya dengan sang suami memiliki kemajuan dengan seperjalanan waktu yang telah di lalui berdua bersama nya
"Dasar om om mesum, gada akhlak, bikin emosi orang aja pagi-pagi gini, kalo aku baper ntar gimana coba? emang dia mau tanggung jawab apa, kalo dia mau masih untung di aku tapi kalo nggak gimana, Huh dasar si om mesum" ucap Nahra mengomel sendiri
"Ngapain aku tanggung jawab? emang kamu aku apa'in sampe-sampe aku harus tanggung jawab segala? emang kamu aku hamili" ucap seseorang berbisik di belakang Nahra dengan nada sensual nya
DEGHH
__ADS_1
Mendengar itu mata Nahra melotot dan pipi nya terasa panas. Antara merasa malu, marah, ntah Apa pun itu menjadi satu
"Eh si om rupanya heheh" ucap Nahra sambil cengengesan ketika sudah membalik 'kan badan nya ke belakang
"Apa, hmm?" ucap Vano sambil semakin mendekat 'kan diri nya kepada Nahra
"Ha.. he.. Eng-engga ada apa-apa, iya ga ada apa-apa kok hehe" ucap Nahra gugup sambil Memundur 'kan langkah nya ke belakang karena Vano semakin dekat dengan diri nya
"Yakin?" ucap Vano memastikan sambil melangkah terus ke depan
"I-Iya" ucap Nahra gugup
"Iya apa iya" ucap Vano sambil terus berjalan
DEGHH
"Eh mentok heheh" ucap Nahra cengengesan ga jelas
Nahra sontak memejam 'kan matanya dengan erat karena melihat Vano semakin lama semakin mendekat saja dengan nya. Sampai akhir nya hembusan nafas Vano terasa menerpa permuka'an kulit wajah nya dan hal tersebut membuat ia lebih memejam'kan mata nya lebih erat pula
__ADS_1
"Baiklah aku akan menghamili mu, jika kau ingin aku aku bertanggung jawab, maka dengan senang hati aku melakukan nya" ucap Vano
"Kenapa kau memejam 'kan mata mu? apa kau berharap aku cium, heh? baik 'lah dengan senang hati" lanjut nya sambil tersenyum samar, sementara Nahra yang mendengar itu sontak membuka mata nya dan berontak untuk mencoba melarikan diri dari kung-kungan sang suami. Melihat Nahra yang berusaha berontak untuk lepas dari kung-kungan nya ia menarik kedua tangan wanita itu ke atas kepala nya dan mencekal nya dengan satu tangan milik nya. karena Nahra yang bertubuh kecil dan mungkin sementara Vano yang tinggi besar dan kekar itu hal mudah bagi nya. setelah ia mencekal tangan wanita itu ke atas ia menelusuri wajah gadis itu mengguna 'kan tangan yang satu nya
Next
Maaf lama up nya karena akhir akhir ini tugas sekolah author lagi banyak banyak nya, jadi ga sempet buat up dan author ga bisa mikir kalo banyak tugas, lagian kalo capek fisik sekaligus cape pikiran berhari berturut-turut itu ga bagus buat kesehatan, Jadi harap maklum ya guys.
Buat kalian jangan lupa tetap jaga kesehatan nya dan jangan lupa mengonsumsi Vit. C dan Vit. D sekaligus perbanyak minum air putir
Dan tetap melakukan 3M ya guys
- Mamakai masker (kalo bisa di double)
- Mencuci tangan dan
- Menjaga jarak
Jangan lupa dukung author dengan cara like comen and vote agar author lebih smangat lagi buat up nya
__ADS_1
Jempol mu smangat ku
Instagram : nahliratih