Menikahi Ceo

Menikahi Ceo
Bab 29


__ADS_3

Menikahi Ceo


Bab : 29


....


"Iya mas" ucap Nahra. Vano pun berjalan menuju kamar dan ikuti Nahra dari belakang. Setelah sampai di kamar Vano bergegas mengambil wudhu dan setelah Vano selesai bergantian dengan Nahra. Tak butuh waktu lama kini Vano sudah memakai sarung dengan atasan baju koko merta kopiah nya, sedang kan, Nahra, kini sudah lengkap memakai mukenah nya


Allahu Akbar


Tak butuh memakan waktu lama kini mereka sudah selesai shalat dengan Nahra yang mencium punggung tangan Vano sedang kan Vano mencium kening Nahra dan setelah itu mereka melantun kan ayat suci Al-Qur'an.


Kini jam telah menunjuk kan pukul 22.00 WIB dan kini mereka sudah di tempat tidur untuk segera tidur


Hari ini adalah hari minggu Vano dan Nahra memutus kan untuk mengabis kan waktu berdua bersama


"Mas?" panggil Nahra


Nahra kini telah memanggil Vano dengan sebutan mas karena hal itu keinginan Vano sndiri. Agar lebih terlihat akrab, gitu lah pikir nya. Lagiam ga ada salah toh orang mereka sudah sah dan malahan sunah


Flas back on


"Sayang" panggil Vano

__ADS_1


"Ya, tuan" jawab Nahra


"Mulai sekarang bisakah kau tidak memanggil ku dengan sebutan itu. Aku ini suami mu bukan Tuan mu" ucap Vano kesal


"Baik lah, Jadi, jika begitu kau ingin di panggil apa?" ucap Nahra lembut. Ia sadar bahwa panggilan itu kurang tepat bagin ya untuk Vano, karena bagaimana pun Vano adalah suami nya


"Apa saja terserah mu. Atau kau bisa memanggil ku dengan sebutan Sayang, babe, bee, honey, my husband, Aa , mas, beb, atau apalah itu yang penting jangan tuan" ucap Vano cemberut. Mendengar itu sontak Nahra terperangah


"Baiklah, aku akan memanggil kamu M-mas, bagaimana?" ucap Nahra gugup


"Baik lah, itu juga tak apa apa" ucap Vano terlihat senang


Flas back off


"Ya, sayang. Ada apa hmm?" ucap Vano lembut


"Ngga ada" jawab Vano. Vano tau bahwa Nahra sangar bosan karena di lihat nya dari tadi wanita tidak bisa tenang. Jawaban Vano tak di gubris dengan Nahra


"Kamu siap - siap sana gih" titah Vano


"Mau kemana mas?" tanya Nahra dengan raut wajah bingung


"Rahasia" ucap nya

__ADS_1


"Udah sana siap - siap, entar kamu pasti juga akan tau nanti nya" lanjut nya


"Baik lah" ucap Nahra tetap dengan raut wajah bingung


Tak memakan waktu lama kini mereka sudah rapi dengan Vano yang memakai celana jins, kaos hitam lengan pendek, sepatu kets putih polos dan jangan lupa topi serta masker agar tak ada yang mengenal nya sedang kan Nahra kini sudah rapi dengan pakaikan celana jins hitam, dengan baku atasan bewarna putih, sepatu kets putih polos, rambut di kucir kuda dengan wajah yang hanya memakai bedak tabur serta lip glos karena Nahra memang jarang berias, Karena jika ada yang mengetahui Nahra sedang, dan jangn lupa memakai topi dan masker, sebenar nya Nahra enggan mamakai topi dan masker hanya saja Vano bersih keras, karena takut jika ada yang mengetahui Nahra sedang bersama nya itu akan membuat Nahra dalam bahaya karena kejam nya akan dunia bisnis tak kenal belas kasih apa lagi jika musuh musuh nya tau akan hal itu. jadi, Vano ambil jalan ama saja dan ia juga tak ingin Nahra kenapa kenapa


BREM


BREM


BREM


Terdengar suara geberan motor tak lama kemudian nampak lah Vano keluar dari garasi nya dengan menunggang kan motor sport milik nya


Lelaki itu tampak sangat keren dan berkarisma jika seperti itu


"Ayo" ajak Vano ketika berhenti tepat di depan Nahra. Sedang kan Nahra melihat Vano mengguna kan motor, Nahra pun tampat antusias dan tersenyum sumringah, sebab jarang - jarang Vano pergi mengajak nya menggunakan motor seperti ini


Next


Jangan lupa dukung author dengan cara like comen and vote agar author lebih smangat lagi buat up nya


jempol mu semangat ku

__ADS_1


I lv you guys


Instagram : nahliratih


__ADS_2