Menjadi Ibu Dari Anak Adikku

Menjadi Ibu Dari Anak Adikku
Bab 37


__ADS_3

Pangeran Clement memberi penghormatan singkat sebelum mulai kembali mengulurkan tangannya, yang kemudian disambut oleh Priscilla. Pangeran Clement pun segera memeluk pinggang Priscilla dengan sebelah tangannya yang lain saling berpegangan dengan tangan milik Priscilla. Kaki mereka mereka mulai bergerak sesuai aluna lagu. Dan kegiatan itu pun di ikuti oleh para tamu yang lain.


Tak lama berselang, penjaga mengumumkan kedatangan Kaisar Paus Rezef dari Kekaisaran Suci semua tamu fokus ke arah pintu utama. Keluarga Kekaisaran Enchancia pun mulai mempersiapkan diri untuk menyambut tamu peting itu. Dan beberapa detik berikutnya, tampaklah Paus Rezef beserta pasangannya Gizella memasuki area pesta. Seluruh keluarga kekaisaran Echancia sangat terkejut melihat Gizella datang bersama dengan Paus Rezef. Terutama pangeran Clement yang sangat kaget karena melihat gizella yang di nyatakan menghilang namun sekarang datang ke pestanya.


Bagaimana bisa gizella bersama dengan rezef?---batin Pangeran Clement memandangi wajah Gizella.


Rezef dan Gizella pun berjalan bergandungan tangan menuju mimbar utama di mana keluarga kaisar sudah menunggunya.


“ada apa? Apa kamu merasa gugup? Lihatlah keluargamu yang ada di ujung sana mereka sangat terkejut” bisik Rezef di teliga Gizella.


Gizella menoleh melihat kearah keluarganya berada nampak mereka terlihat sangat marah apalagi wajah ibunya itu sangat menyeramkan seakan akan mau menerkamnya.


“tenanglah Gizella, aku tidak akan membiarkan keluarmu menyakitimu lagi” ujar Rezef mengenggam erat tangan Gizella.


“aku percaya padamu” Gizella Tersenyum.


Mereka berdua pun langsung mengucapkan selamat pada pangeran Clement. Dan keluarga Kekaisaran Echancia memberikan penghormatan pada Rezef dan Gizelle. Baru kali ini gizella merasa statusnya sangat tinggi bahkan pangeran Clement, putri Anastasia, dan grand duke Felix memberi hormat padanya.


“selamat ulang tahun, pangeran Clement. Aku dan pasanganku sudah menyiapkan hadiah yang spesial untukmu. Semoga kamu menyukainya.” Ucap rezef sambil memberi petunjuk pada ajudannya untuk memperlihatkan hadiah yang mereka bawa.


“seharusnya Yang Mulia Paus Rezef tidak perlu repot-repot. Karena kedatangan Anda di pesta ini sudah sangat mengejutkan saya,” Ujar Pangeran Clement Sinis menatapnya tajam.


“tentu kami tetap harus membawakanmu hadiah di hari yang spesial ini. Jadi, silahkan pangeran terima hadiahnya!” paksa Rezef.


Pangeran Clement pun mengambil hadiah dari mereka dan menyuruh ajudannya menyimpan hadiah paling spesial malam itu.


“Pangeran Clement, aku juga teleh menyiapkan hadiah spesial untuk pangeran” Ujar Gizella tersenyum.


“kehadiran Lady Gizella merupa hadiah spesial bagi saya sendiri” Jawab Clement.

__ADS_1


Mendengar jawaban dari Pangeran Clement membuat Rezef merasa cemburu. Bagaimana tidak clement yang terus menerus menatap ke arah Gizella.


“Hadiah dari saya tidak bisa saya bawa ke sini sekarang. Tapi, hadiahnya sudah saya siapkan di depan istana pangeran mahkota” Jawab Gizella. Membuat Clement menjadi sangat penasaran.


“aku sangat penasaran dengan hadiahmu lady Gizella?” tanya Clement.


“seekor kuda putih yang telah di sucikan oleh kuil suci” Jawab Gizella yang membuat mata Clement terpanah kaget.


“silakan kalian berdua menikmati pestanya” Seru Kaisar Philip


“tentu saja kami juga akan berdansa bersama” Rezef mengandeng tangan gizella secara tiba tiba.


Aluna musik pun yang sempat tertunda mulai terdengar kembali. Para tamu pun mulai berdansa kembali begitu juga Rezef dan Gizella. Para tamu langsung terpanah dengan kecantikan gizella yang tampak seperti bintang utama dalam pesta ini apalagi cara dia berdansa dengan rezef benar benar sangan anggun.


Siapakah gadis itu? Dia benar benar sangat cantik..


Ku dengar dia adalah calon permaisuri dari kekaisaran suci loh...


Itulah kata kata para bangsawan yang melihat kedekatan mereka berdua. Tapi berbeda pandangan bagi kedua orangtuanya Gizella.


“bagaimana bisa si Gizella itu bersama dengan Paus Rezef?” tanya Diana.


“aku juga tidak tahu istriku” jawab wilson.


“mungkin kakak menggodanya bu. Tapi aku tidak mau kalah dengan kakak, masa dia bisa berdansa dengan paus Rezef semntara aku dengan oliver” gerutu Charlotte.


“Sebaiknya kamu menggoda pangeran Clement jangan mau kalah dengan kakakmu itu” ujar diana.


“diana sepertinya aku harus bicara dulu dengan gizella” wilson langsung pergi menemui gizelle.

__ADS_1


Sementara di sisi lain pangeran clement yang tengah berdansa dengan priscilla menjadi tidak fokus karena kedatangan Gizella dan Rezef secara tak terduga.


“akhhhh” clement mengijak kaki priscilla.


“maafkan saya Lady Priscilla” mohonnya,


“tidak apa apa pangeran Clement” Priscilla tetap tersenyum.


“maaf Lady saya tidak bisa melanjutkan dansanya” clement kemudian meninggal Priscilla di tengah aula pesta.


Semua para tamu langsung melihat kearah priscilla. Karena itu adalah sebuah hina jika seorang lady di tinggal oleh pasangan dansanya saat alunan musik masih berbunyi.


“pangeran?” panggil Priscilla namun clement tidak menoleh.


Priscilla hampir menangis menahan rasa malu tapi tiba tiba grand duke felix datang menghampirinya dan mengajaknya untuk berdansa kembali.


“Lady Priscilla izinkan saya untuk berdansa dengan Lady mengantikan adik saya itu” Pinta duke felix menyodorkan tangannya.


Dengan berat hati Priscilla menerimannya lalu mereka memulai dansanya.


“felix lagi lagi Anda menyelamatkan saya” ujar Priscilla menatap felix.


“itu sudah menjadi kewajiban saya sebagai kakaknya Clement yang harus memperbaiki kesalahan adiknya itu” jawab Felix santai.


“saya merasa malu pada Anda duke, karena pernah menolak lamaran dari Anda. Dan sekarang saya malah menerima lamaran dari pangeran Clement” lirih Priscilla.


“saya mengerti mana ada orangtua yang menginginkan putri kesayangannya menikah dengan seorang monster seperti saya ini” ujar felix menundukan wajahnya.


“Anda bukanlah monster! Jangan pernah berkata seperti itu”

__ADS_1


Felix hanya tersenyum pada Priscilla. Aluna musik pun berhenti sudah saatnya pesta dansa usai.


“priscilla aku harapa kau bahagia dengan Clement” Felix pergi meninggalkan priscilla.


__ADS_2