Menjadi Ibu Dari Anak Adikku

Menjadi Ibu Dari Anak Adikku
Bab 45


__ADS_3

Kaisar mengumumkan kepada seluruh anggota keluarga untuk berkumpul di ruangan keluarga. Karena ada sesuatu hal yang penting akan di bahas hari ini.


Termasuk Grand Duke Felix yang berada di daerah Utara harus ikut hadir dalam acara tersebut.


Di depan istana kereta kuda dengan lambang berlian dikelilingi kedua pedang di sisinya, milik Grand Duke Felix penguasa Ducty Utara berhenti di depan pintu masuk istana kekaisaran. Pintu kereta di bukakan oleh ajudan pribadi sang Grand Duke.


Dari dalam kereta, tampaklah pria yang menggunakan pakaian formal kebangsawanan lengkap dengan jubahnya sedang mengamati penampakan megah bangunan megah di depannya.


Terlepas dari rumornya, istana ini dulunya adalah tempat kediaman Grand Duke Felix sebelum ia terkena kutukan. Pria itu memalingkan wajahnya karena teringat akan masa lalunya, lantas ia segera turun dari keretanya seraya merapikan jubah resminya.


"Selamat datang, Tuan Grand Duke Felix. Yang Mulia Kaisar sudah menunggu anda" sambut kepala pelayan istana membungkukkan sopan dengan satu tangan di depan dada."mari ikut saya!"


"Terimakasih atas sambutan hangatnya." Grand Duke Felix tersenyum simpul lalu mengikuti kepala pelayan istana itu.


Sesampainya di depan pintu ruangan keluarga kekaisaran, kepala pelayan istana berseru kedatangan sang Grand Duke Felix kepada kaisar. Setelah itu pintu di buka oleh pengawal kaisar, pengawal itu mempersilakan Grand Duke Felix untuk masuk.


Suasana di dalam terlihat begitu sangat tegang. Ekspresi wajah kaisar begitu sangat terpukul dan Selir Irene tak henti hentinya menangis histeris sementara sang ibundanya permaisuri Ariana berusaha menenangkan Selir Irene. Lebih buruknya Pangeran Mahkota Clement dia tersungkur di lantai dengan keadaan berderaian air matanya.


"Ayah sangat berharap padamu Clement! Tapi kenapa kau mengecewakan ayah!" Teriak Kaisar Philip yang tak tahan mengetahui tentang kebenaran putranya.


PRANG!


Kaisar Philip mengambil mahkota yang terpasang di atas kepala Pangeran Clement lalu melemparnya sembarangan.


Dengan mata terpelongo kaget melihat keadaan di ruangan tersebut Grand Duke Felix langsung menghampiri Kaisar Philip yang merupakan ayah kandungnya.


"Ayah sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Grand Duke Felix.


"Adikmu Pangeran Clement telah melakukan kesalahan besar!" Ujar kaisar dengan wajah marah.


"Sungguh ayah aku minta maaf! Aku tidak bersalah wanita licik itu telah menjebakku" lirih Pangeran Clement yang masih bersimpuh di depan Kaisar Philip sambil menangis.


"Tutup mulutmu! Dasar anak tidak berguna!" Teriak Kaisar Philip semakin marah.


"Apa yang Pangeran Clement lakukan sampai ayah semarah itu?" Tanya Grand Duke Felix.

__ADS_1


"Adikmu telah menghamili putri dari keluarga Count Wilson Travium" Jawab Kaisar tak sanggup.


Grand Duke Felix langsung teringat akan Gizella. Karena yang dia tau Pangeran Clement dekat dengan putri dari Keluarga Count Wilson yang bernama Gizella.


Pasti gadis itu! Tapi kenapa dia melakukan hal itu? Bukankah dia adalah kekasihnya Paus Rezef?--- batin Grand Duke Felix.


"Sungguh Felix ayah sangat bingung harus bagaimana berbicara dengan Duke Calen jika mengetahui hal ini. Karena Count Wilson mengancam ayah, dia akan menyebar rumor ini jika putrinya tidak menikah dengan Clement." Ujar kaisar Philip merasa frustrasi.


Grand Duke Felix langsung merangkul ayahnya dan menyuruh untuk duduk dulu menenangkan pikirannya.


"Ayah kita pasti akan menemukan cara untuk menyelesaikan masalah ini" ujar Grand Duke Felix berusaha menenangkan kaisar Philip.


"Felix menikahlah dengan putri dari Duke Calen" pinta Kaisar Philip.


"TIDAK!"


"Tidak bisa begitu, lalu bagaimana mana dengan nasib Pangeran Clement? Lagipula Duke Calen tidak akan setuju jika putrinya menikah dengan Felix karena yang terkutuk itu" Ujar Selir Irene histeris.


PLAK!


"Ayah ku mohon jangan batalkan pernikahanku dengan Priscilla" lirih Pangeran Clement memohon.


"Kau harus bertanggung jawab atas perbuatan mu itu Clement!" Titah Kaisar Philip.


"Tenang ayah gimana jika putri dari keluarga Count Wilson menjadi selir dari Pangeran Clement saja" Saran dari Grand Duke Felix.


"Itu tidak mungkin! Syarat yang di minta Duke Calen adalah tidak ada selir yang menganggu kehidupan putrinya" Ujar Kaisar Philip


"Yang Mulia saya tidak rela jika putra saya harus menikahi wanita seperti dia! Bagaimana mungkin wanita seperti itu bisa menjadi seorang permaisuri untuk kekaisaran ini?" Bantah Selir Irene.


"Lalu apa yang harus aku lakukan untuk menyelamatkan harga diri kekaisaran ini!" Tanya Kaisar Philip yang sudah putus asa.


"Felix yang akan kembali menjadi penerus kekaisaran ini lagi, bukankah tahta ini awalnya milik putraku" ujar Permaisuri Ariana.


Serin Irene tidak rela jika tahta penerus kekaisaran jatuh ke tangan Grand Duke Felix, dengan wajah marah Selir Irene mencengkram kuat gaun nya itu.

__ADS_1


"Tidak bisa! Felix terkena kutukan, kekaisaran ini pasti akan hancur karena kutukannya itu" kekeh Selir Irene tak mau kalah.


Grand Duke Felix menatap tajam kearah Selir Irene. Ia terlihat sangat marah dan aura membunuhnya seketika keluarga tapi ibunya Permaisuri berusaha untuk menenangkan putranya.


"Felix kendalikan dirimu!" Pinta Permaisuri Ariana.


"Yang Mulia saya punya saran. Bagaimana jika Felix yang menikahi putri dari Count Wilson. Mereka pasti sangat senang putrinya akan menjadi seorang Duchess" ujar Selir Irene tersenyum licik.


Selir Irene itu gencar meraya Kaisar Philip untuk menyetujui rencana. Karena dia harus membuat putranya menjadi seorang Kaisar kelak.


Dengan begini putraku Clement akan tetap menikahi Priscilla dan menjadi Kaisar selanjutnya dan aku akan menjadi ibu suri--- batin Selir Irene.


Kaisar Philip memberikan gestur menyerah dan putus asa dengan satu tangan terangkat.


"Baiklah, menurutku itu adalah sarana terbaik. Terlebih lagi Felix tidak dapat menjadi kaisar karena kutukan yang menimpa dirinya, hanya Clement lah pewaris satu satunya yang ku punya sekarang" ujar Kaisar Philip.


"Jangan lakukan itu Yang Mulia jangan lakukan itu! Kenapa harus putraku yang bertanggung jawab atas kesalahan Clement. Ini sangatlah tidak adil" lirih Permaisuri Ariana syok berat.


Kaisar Philip mendekati Permaisuri Ariana lalu memegang kedua bahunya." Tenanglah Permaisuri ini adalah jalan terbaik untuk menyelamatkan kekaisaran." Ujar Kaisar Philip dengan berat hati.


Lalu Kaisar Philip menghampiri Grand Duke Felix yang tengah berdiri itu." Felix kamu harus mau menikah dengan putri dari Count Wilson!" Pinta Kaisar Philip.


Grand Duke Felix terdiam sejenak, ia berpikir sampai meresapi permintaan dari Kaisar Philip."akan aku pikirkan itu nanti" jawab Grand Duke Felix bimbang.


"Kau harus menerimanya! Ini perintah mutlak dari kaisar" bentak Kaisar Philip.


"Ayah berikan waktu untuk aku berpikir. Ayah tau kan aku sudah menikah empat kali dan semua istriku mencoba untuk membunuhku di malam pertama kami. Itu sebabnya aku harus memikirkannya dulu" lontar Grand Duke Felix membungkuk rendah.


"Ayah akan beri waktu tiga hari setelah itu kau harus segera menandatangani surat pernikahan dengan putri dari keluarga Count Wilson" ancam Kaisar Philip.


Seketika Grand Duke Felix merasa sedih, karena Kaisar Philip selaku ayah kandungnya sendiri meminta hal itu padanya hanya untuk menutupi kesalahan putra kesayangannya pangeran Clement. Lantas bagaimana perasaan Felix kali? Apakah dia pantas menerima ini?


"Kalau gitu ayah, aku pamit keluar" ujar Grand Duke Felix.


Sebelum keluar, Grand Duke Felix pun membungkuk sekali lagi dan menghilangkan bersama dengan pintu yang tertutup.

__ADS_1


__ADS_2