Milyarder Jatuh Miskin

Milyarder Jatuh Miskin
8


__ADS_3

Vraka sampai di desa yang dia tuju dengan pakaian sederhana layaknya orang kampung yang baru pulang dari perantauan. Vraka berjalan sambil menenteng tas ransel yang diberikan oleh Black kepadanya.


Tadinya juga beberapa anak buahnya ingin mengantar Vraka sampai desa sukamaju tersebut. Akan tetapi Vraka menolak karena dia ingin penyamarannya tidak terlihat. Dia takut kalau beberapa musuhnya akan mengetahui keberadaan Vraka kalau anak buahnya selalu mengikutinya siang dan malam.


Kedatangan dia ke Indonesia sudah diketahui oleh sang mama. Liliana begitu bahagia karena vraka mengatakan dia akan berada lama di Indonesia. Hanya saja dia akan pergi memenuhi janjinya untuk sang ayah. Maka Vraka akan berkelana selama sembilan puluh hari. Seperti itulah yang dia katakan kepada sang mama. Dan Liliana pun merestui kepergian Vraka tanpa dia ketahui jika Vraka bepergian bukan untuk sekedar memenuhi janji. Tetapi juga ada misi penting dari kelompok venom untuk menemukan mantan anak buah sang kakek yang menyembunyikan kunci khusus harta Karun yang diduga adalah harta milik venom.


Vraka berjalan sampai dia menemukan sebuah kedai makan di tepi jalan dekat pasar. Akhirnya dia memutuskan untuk makan di sana karena dia sangat kelaparan. Vraka pun masuk ke kedai soto ayam yang begitu laris dagangannya tersebut. Dia memesan satu mangkok soto ayam dengan minum es teh.


Baru kali ini Vraka makan di tepi jalan begitu. Ternyata rasa makanannya juga tidak kalah dengan makanan restoran mahal yang selama ini dia kunjungi. Vraka merasa begitu kenyang setelah menghabiskan satu mangkok soto ayam dengan harga lima belas ribu rupiah tersebut. Ditambah es teh seharga tiga ribu rupiah. Tidak sampai dua puluh ribu Vraka sudah bisa makan kenyang di sana. Enak sekali hidup di pedesaan, batin Vraka karena merasa dirinya bisa sangat berhemat.


Ketika dia keluar dari kedai itu. Tiba-tiba dari arah belakangnya ada seorang lelaki yang menabraknya dengan keras. Vraka bahkan sampai terhuyung akibat ulahnya.


MALING!!!


MALING!!!!!


TOLONG MALING!!!!

__ADS_1


Seorang ibu-ibu gendut berusaha mengejar meski napasnya sudah ngos-ngosan. Vraka yang melihat kejadian tersebut merasa tak tega. Dia langsung mengejar pria yang dipanggil maling itu. Dengan fisik Vraka yang selama ini terlatih di Venom maka tidak heran jika dia bisa mengejar lelaki tersebut.


Bug


Bug


Bug


Vraka langsung menyerang pria yang membawa kabur dompet milik si ibu gendut. Vraka tidak banyak bicara dan langsung mengajak duel pria yang sudah mencuri harta milik orang lain. Ya, tak butuh waktu lama bagi Vraka untuk bisa menjatuhkan lawannya. Akhirnya dia bisa melumpuhkan pencuri tersebut. Beberapa orang di pasar yang melihat aksi Vraka dalam melawan pencuri itu begitu kagum. Mereka tidak menyangka di desa ada pemuda yan cukup tampan dan juga jago berkelahi.


Beberapa orang membantu Vraka membawa pencuri itu ke pihak yang berwajib. Kemudian Vraka menyerahkan dompet milik si ibu yang tergeletak di tanah.


"Terimakasih nak...."


"Zayyan Bu," ucap Vraka memperkenalkan dirinya kepada si ibu.


"Oalah iya nak Zayyan. Ibu terimakasih banyak Yo sudah dibantu sama kamu. Kalau tidak ada kamu rasanya duit ibu sudah amblas di bawa pencuri itu. Oya sebagai ucapan terimakasih, ibu ada sedikit hangat buat kamu, terima ya nak Zayyan," ucap si ibu sambil menyodorkan uang dua lembar seratus ribuan.

__ADS_1


"Oh, tidak perlu Bu, saya membantu dengan ikhlas kok Bu," tolak Zayyan sambil menyodorkan kembali uang dari si ibu gendut itu.


"Lho ini ibu juga ikhlas lho nak zayyan," si ibu kekeh ingin memberikan uang kepada pemuda tampan itu. Akan tetapi lagi-lagi ditolaknya, akhirnya ibu gendut bernama Nonik itu menyerah juga.


"Sepertinya nak Zayyan bukan warga sini ya. Ibu belum pernah melihat soalnya," ujar Bu nonik sambil memasukkan kembali uangnya.


"Iya Bu, saya baru pulang dari kota ingin menenangkan diri di desa Bu. Sambil bekerja seadanya saja. Kalau boleh tau ibu ada info kos-kosan nggak ya di sekitar sini. Saya butuh tempat tinggal Bu," ujar Zayyan dengan sopan.


"Oalah kalau masalah itu nak Zayyan jangan khawatir. Kebetulan ibu buka kos-kosan. Jadi nak Zayyan bisa tinggal di sana daripada cari tempat susah-susah," tawar Bu nonik dan seketika vraka merasa senang bisa mendapatkan tempat tinggal selama berada ditempat itu.


"Boleh Bu, nanti akan saya bayar sewanya setelah saya mendapatkan pekerjaan dulu ya Bu," ucap Zayyan sambil tersenyum. Padahal dia memiliki banyak uang akan tetapi demi misi yang dia laksanakan. Maka dia akan menyamar menjadi orang miskin saat ini.


"Tidak perlu nak Zayyan. Khusus buat kamu karena sudah menolong saya, maka uang kos-kosan tak gratiskan sampai tiga bulan lamanya," ucap Bu nonik dengan tawa renyahnya.


Hal itu membuat Vraka semakin bahagia mendengarnya.


"Ayo nak, kita ke rumah kontrakan ibu. Biar kamu tahu," ajak bu nonik dan Vraka mengikuti wanita tambun itu dari belakang.

__ADS_1


❤️❤️❤️


TBC


__ADS_2