Mimi Si Gadis Bayi

Mimi Si Gadis Bayi
(Episode Khusus Untuk Para Readers)


__ADS_3

Hai para Readers, kali ini saya akan meluangkan khusus di episode ini untuk menepati janji saya di episode yang lalu, yaitu saya akan menjawab pertanyaan dari berapa Readers.


...MENJAWAB PERTANYAAN SALAH SATU ****READER****...


Saat saya men-share Novel karya saya ini ke media sosial, ada beberapa Reader (Pembaca) yang bertanya dengan pertanyaan yang sama kepada saya selaku Author Novel "Mimi Si Gadis Bayi" ini melalui komentar grup di media sosial.


Inti dari pertanyaannya adalah: Apakah kisah "Mimi Si Gadis Bayi" ini diangkat dari kisah nyata, atau hanya dari kisah fiktif atau imajinasi halu belaka?


Oke, saya akan menjawabnya secara detail dan rinci:


Awal saya menemukan aplikasi Noveltoon ini, saya ingin juga ikut terjun sebagai penulis di Platform ini. Tetapi saya bingung, ingin cerita dan konsep cerita yang seperti apa. Karena saya ingin membuat cerita lain daripada yang lain, yang konsepnya belum pernah ditulis sebelumnya. Sejak download Platform Noveltoon ini, selama beberapa hari saya terus memikirkan konsep cerita apa yang belum pernah ada di sebuah Novel bahkan di televisi.


Setelah beberapa hari saya berfikir, akhirnya saya teringat dengan film karya saya sendiri di channel YouTube saya ESS Productions, dengan videonya yang berjudul "Ewi Anakku". Yaitu menceritakan tentang wanita Psikopat yang menculik gadis dan dipaksa diperlakukan seperti bayi.


Jadi saya berpikir untuk menulis cerita yang serupa dengan film karya saya dari channel YouTube ESS Productions tersebut. Konsepnya sama tapi dengan cerita dan tokoh yang berbeda yaitu inti konsepnya adalah gadis diculik dan diperlakukan seperti bayi, tetapi dengan cerita yang lebih panjang.


Nah, yang ditanyakan adalah, darimana awal saya mendapatkan konsep cerita di film "Ewi Anakku" dan kisah di novel "Mimi Si Gadis Bayi" ini? Apakah dari kisah nyata atau hanya cerita fiksi?


Awal mulanya beberapa tahun yang lalu, saat saya bingung untuk membuat film untuk channel YouTube saya itu. Film dengan kisah yang Anti-mainstream. Saya terus berfikir dan berfikir untuk mendapatkan ide konsep yang anti mainstream.


Akhirnya mendadak saya teringat dengan suatu majalah yang pernah saya baca dahulu waktu masih SMP. Saya lupa apa nama majalahnya karena sudah lama sekali waktunya. Saya pun lupa dimana saya menemukan majalah itu. Yang saya ingat hanyalah salah satu cerita yang pernah saya baca di sebuah majalah tersebut.


Cerita dari kisah nyata suatu kejadian kalau tidak salah di Vietnam atau Myanmar. Saya juga lupa lokasinya, yang jelas lokasi pastinya itu di wilayah Asia tenggara.


Perlu diketahui, saya hanya menceritakan apa yang saya ingat saja. Maklum, karena sudah lama sekali cerita ini pernah saya baca. Jadi apabila mungkin teman-teman pernah mendengar kisah nyata ini dan ternyata saya ada salah atau kurang lengkap dalam menceritakan kronolonginya, mohon di koreksi dan tulis di kolom komentar untuk menambah informasi kepada saya tentang kevalidan kisah nyata ini.


Tentang seorang wanita paruh baya, saya lupa namanya maka sebut saja namanya Bu Nana yang kebetulan melewati salah satu rumah tetangganya, dan tidak sengaja melihat sosok gadis muda dari sebuah jendela di salah satu rumah tetangganya itu. Gadis itu terlihat telanjang tak memakai sehelai kain pun tampak ketakutan dan seperti meminta pertolongan.


Kemudian terlihat wanita bertubuh gemuk yang juga paruh baya dan memang pemilik rumah itu muncul dari belakang gadis itu dan langsung menariknya kembali kedalam rumah itu untuk menjauh dari jendela.


Bu Nana menjadi penasaran siapa gadis itu yang ditarik dari belakang dan dibawa kembali kedalam rumah oleh pemilik rumah tersebut. Karena wanita pemilik rumah tersebut hanya tinggal sendirian, dan suaminya hanya tiga atau empat bulan sekali baru pulang kerumah. Itupun hanya sekitar dua munggu cuti, setelah itu sang suami kembali lagi bekerja diluar kota. Jadi selama tiga atau empat bulan wanita pemilik rumah ini tinggal sendirian dan tak ada seorang pun yang menemani wanita itu.


Karena merasa penasaran Bu Nana akhirnya mendekati rumah itu secara diam-diam melalui samping rumah tetangganya itu. Dia melihat ada sebuah jendela yang tertutup rapat dengan pintu kayu. Terdengar suara tangisan dan beberapa pukulan dari jendela itu, dan secara seketika suara tangisan itu mendadak hilang.


Bu Nana mencoba mengintip dari celah-celah jendela pintu kayu tersebut. Betapa terkejutnya Bu Nana tampak jelas menyaksikan apa yang diintip olehnya dari jendela itu.


Tampak wanita pemilik rumah itu yang sedang menyanyi lagu tidur dan hanya memakai bra sedang duduk diatas ranjang sambil bersandar ditembok sambil menyusui gadis muda dalam keadaan telanjang itu yang berbaring dipangkuannya dengan kondisi tangan dan kaki terikat dengan tali dan rantai. Tubuh gadis muda itu juga tampak jelas penuh lebam dan luka yang diperkirakan bekas pukulan benda tumpul dan sayatan benda tajam.


Gadis muda yang telanjang itu tampak tak berdaya menghisap putingg susu wanita pemilik rumah dengan perasaan yang tertekan.


Setelah beberapa menit menyaksikan, tanpa pikir panjang lagi Bu Nana langsung meninggalkan rumah tetangganya itu dan akan melaporkan kepada warga sekitar untuk menolong gadis itu.


Awalnya banyak warga yang tak percaya mendengar cerita dari Bu Nana. Karena wanita pemilik rumah itu adalah sosok yang baik dan ramah, meskipun semenjak bayinya meninggal dia menjadi jarang berbaur dan selalu menutup rapat pintu rumahnya. Wanita pemilik rumah itu juga adalah sosok yang mandiri, karena meskipun suami jarang pulang, dia mampu mengurus rumah dan tinggal sendirian dirumah selama berbulan-bulan.


Akhirnya untuk membuktikan perkataan Bu Nana, beberapa warga mencoba mendatangi rumah itu bersama Bu Nana.


Saat tiba dirumah itu, Bu Nana menunjukkan jendela kayu sumber dimana awal dia melihat kejadiannya melalui samping rumah itu. Kemudian dari jendela itu, kemudian muncul suara wanita pemilik rumah itu yang sedang menyanyikan sebuah lagu tidur.


Beberapa warga secara perlahan melewati samping rumah untuk mengintip dari celah pintu jendela itu. Warga yang berada disitu saling bergantian mengintip situasi dari celah pintu jendela kayu itu dan melihat situasi didalam kamar.

__ADS_1


Tampak jelas, wanita pemilik rumah itu yang hanya memakai bra sedang menggendong sambil menyusui seorang gadis dengan menggunakan kain jarik yang membentuk gendongan bayi yang dikaitkan di bahunya. Wanita itu tampak bergoyang-goyang menimang tubuh dewasa gadis itu sambil menyanyikan lagu tidur untuk menidurkan sambil menyusui gadis itu langsung dari buah dadanya.


Para warga yang tak menyangka akan hal itu, ada yang menyaksikan kemudian merasa iba dengan gadis itu, ada pula yang menikmati menyaksikan pemandangan tubuh indah yang sedang menyusui seorang gadis dewasa yang juga tidak memakai pakaian sehelai pun dan hanya tertutupi kain jarik yang mengangkat tubuhnya.


Setelah cukup lama menyaksikan situasi didalam kamar melalui jendela, warga kemudian meninggalkan jendela itu secara diam-diam agar tidak ketahuan oleh pemilik rumah dan menyusun rencana untuk menyelamatkan gadis malang itu.


Singkat cerita, warga yang telah menyusun rencana penyelamatan gadis itu. Meminta Bu Nana berpura-pura menjadi tamu dirumahnya


Bu Nana datang melalui pintu depan dan mengetuk pintu itu. Cukup lama menunggu akhirnya mendapat jawaban dari pemilik rumah.


Pemilik rumah membuka pintu itu, tetapi tidak mempersilahkan Bu Nana untuk masuk kedalam rumahnya. Jadi Bu Nana dan pemilik rumah itu hanya mengobrol duduk di kursi yang berada di teras rumah.


Saat pemilik rumah itu lengah, pemilik rumah itu langsung ditangkap oleh beberapa warga dan bergegas untuk dipegang tangan dan kakinya. Karena tubuh wanita pemilik rumah itu gemuk dan besar, warga cukup kesulitan menahan tubuh pemilik rumah itu yang berusaha memberontak. Sehingga warga harus menambah personel lagi untuk menahan tubuh wanita pemilik rumah itu.


Kemudian warga yang lainnya mendadak bermunculan dan langsung masuk kedalam rumah dan bergegas menuju kamar tempat gadis itu disekap.


Gadis itu akhirnya ditemukan sedang tidur pulas karena habis disusui dan berbaring diatas ranjang dengan tubuh telanjang dengan tangan dan kakinya terikat dengan tali dan rantai, dan mulutnya disumbat dengan kain.


Gadis itu mendadak terbangun dari tidurnya dan terkejut ketika melihat sudah ada beberapa orang berdiri dihadapannya.


Singkat cerita, gadis itu akhirnya berhasil diselamatkan langsung diberikan pakaian dan wanita pemilik rumah itu berhasil diamankan.


Meskipun sudah diselamatkan, gadis malang itu tampak masih ketakutan dan dalam kondisi yang sangat memprihatikan. Seluruh tubuh dan wajahnya penuh luka dan lebam yang dipastikan itu pasti ulah pemilik rumah.


Gadis itu pun hanya diam tanpa kata dan tak menjawab satupun pertanyaan dari warga yang menanyakan tentang awal kronologi kejadiannya. Itu mungkin disebabkan karena masih ada rasa trauma yang mendalam sehingga sang gadis masih dipenuhi rasa ketakutan dalam dirinya dan membuatnya masih belum mampu berkata-kata.


Ternyata gadis itu sudah disekap dan terpaksa tinggal dirumah itu oleh si pemilik rumah sudah hampir tiga tahun lamanya.


Selama disekap oleh pemilik rumah, Gadis itu diperlakukan dengan sangat kejam. Dirinya dipukuli dengan tangan kosong bahkan dicambuk berkali-kali. Tak jarang juga tubuhnya di sayat-sayat dengan silet ataupun pisau. Hal itu dilakukan oleh pemilik rumah hanya karena senang melihat dan mendengar gadis itu menangis.


Sebab tangisan gadis itu mampu memancing hasrat keibuan si pemilik rumah, sehingga naluri keibuannya muncul dan langsung memperlakukan gadis itu dengan lembut, dan memperlakukannya seperti bayi.


Tanpa melihat dan mendengar tangisan dari gadis itu, obsesi keibuannya tidak bisa muncul dari dirinya. Karena obsesi dan hasrat keibuan pemilik rumah itu hanya akan muncul ketika melihat dan mendengar gadis itu menangis. Bagi ibu pemilik rumah itu menganggap tangisan gadis itu ibarat tangisan bayi.


Gadis itu ternyata adalah seorang Babysitter yang dulunya bekerja oleh pemilik rumah tersebut, karena ada beberapa warga atau tetangga yang masih mengenali wajah gadis itu meskipun sudah hampir tiga tahun berlalu.


Jadi asal mulanya sebelum tiga tahun yang lalu, pemilik rumah itu adalah pasangan suami istri yang sudah bertahun-tahun menikah tetapi belum memiliki anak. Sang suami memang jarang dirumah dan sering keluar kota selama tiga bahkan empat bulan, karena memang pekerjaannya berada diluar kota. Dan cuti hanya sekitar dua minggu, kemudian kembali lagi bekerja diluar kota selama tiga sampai empat bulan kembali.


Tetapi secara mengejutkan saat pasangan suami istri ini sudah pasrah karena usia mereka sudah paruh baya tetapi belum mempunyai anak, malah secara mengejutkan tiba-tiba sang istri akhirnya mengalami hamil pertamanya. Istri pemilik rumah ini akhirnya hamil di usia hampir 40 tahun.


Singkat cerita, sembilan bulan kemudian sang istri akhirnya melahirkan seorang bayi perempuan, dan akhirnya melengkapi kebahagiaan pasangan suami istri ini setelah bertahun-tahun menanti kehadiran sang buah hati.


Karena sang suami lebih sering berada diluar kota untuk bekerja mencari nafkah, oleh sebab itu sang suami membuka lowongan mencari Babysitter untuk menemani istrinya selama dirumah dan membantu mengurus bayi perempuannya.


Nah, gadis yang disekap inilah yang terpilih menjadi Babysitter itu. Seorang gadis yang saat itu masih remaja, karena memang berasal dari keluarga miskin dan membutuhkan biaya hidup. Gadis ini akhirnya melamar menjadi Babysitter dirumah itu untuk menafkahi keluarganya di kampung yang jaraknya cukup jauh dan kurang mampu, meskipun belum punya pengalaman menjadi Babysitter.


Singkat cerita selama menjadi Babysitter, sang gadis awalnya kesulitan menjalani tugasnya membantu mengurus istri pemilik rumah ketika sang suami pergi keluar kota, tetapi mampu beradaptasi meskipun terkadang agak sedikit ceroboh. Tetapi sang istri masih memaklumi karena pengalaman gadis itu yang masih minim, tetapi masih berusaha belajar untuk bekerja lebih baik lagi.


Tetapi malapetaka itu muncul ketika gadis itu saat telah bekerja sekitar hampir empat bulan. Saat baru saja selesai memandikan si bayi, gadis yang sedang menggendong bayi itu terpeleset dari kamar mandi, sehingga bayinya ikut terjatuh, dan tertindih oleh gadis itu yang tubuhnya jauh lebih besar dibandingkan dengan bayi itu. Babysitter itu selamat dan bayi itu tewas. Jelas apa yang terjadi oleh pemilik rumah jika tahu bayinya tewas dikamar mandi.

__ADS_1


Sejak bayinya meninggal dan telah dimakamkan, para tetangga sudah tidak pernah melihat Babysitter itu lagi. Bahkan keluarga gadis itu datang kerumah untuk menanyakan dimana keberadaan si gadis. Tetapi jawaban pasangan suami istri ini malah berkata kepada keluarga si gadis, bahwa gadis ini telah melarikan diri setelah membunuh anak dari pasangan suami istri pemilik rumah ini.


Pemilik rumah ini pun mengancam pihak keluarga gadis itu, jika gadis itu akan dilaporkan ke pihak kepolisian atas kasus meninggalnya anak mereka. Tetapi pihak keluarga gadis itu memohon untuk jangan melaporkan gadis itu ke polisi. Karena gadis itu adalah satu-satunya anak yang membantu mereka mencari nafkah. Sedangkan adiknya masih kecil-kecil dan belum mampu mencari nafkah keluarga.


Pemilik rumah itu pun menyetujui permohonan pihak keluarga gadis itu untuk tidak melaporkan kejadian ini ke Polisi, dengan syarat gadis itu dan keluarga gadis itu jangan pernah tiba dikampung ini lagi, dan pihak keluarga gadis itu menyetujuinya.


Setelah hampir tiga tahun akhirnya terungkap ternyata gadis itu masih tetap berada didalam rumah itu, tetapi dalam keadaan disekap.


Sang istri yang saat itu mulai terganggu kejiwaannya mulai bersikap aneh. Setiap mendengar tangisan bayi, entah itu dari Televisi atau Radio, hasrat keibuannya muncul dan mencari dimana sumber suara tangisan itu, karena ingin segera untuk disusuinya.


Si gadis yang sudah disekap dengan ditelanjangi serta diikat tangan dan kakinya, juga mulutnya disumbat dengan menggunakan kain terus dipukuli hingga tak berdaya, karena suami si pemilik rumah merasa dendam dengan gadis itu sehingga membuat gadis itu menangis kesakitan.


Nah, tangisan gadis inilah awal mulai si gadis itu diperlakukan seperti bayi oleh sang istri. Istri yang mulai mengalami gangguan kejiwaan langsung teringat lagi dengan tangisan bayinya saat melihat dan mendengar sang gadis itu menangis, sehingga membuat obsesi dan hasrat keibuannya muncul lalu bergegas menggenggam tubuh gadis itu untuk disusuinya seperti bayi secara paksa


Sangking rindunya mendengar suara tangisan bayi, tangisan si gadis yang tersiksa ini pun justru dijadikan sebagai obat penenang bagi sang istri yang mengalami gangguan kejiwaan untuk menggantikan rasa rindunya terhadap suara tangisan bayinya, dan meredakan depresi si istri.


Saat sekap, setiap hari gadis itu disiksa dan dianiaya seperti dipukuli berkali-kali, tubuhnya disayat-sayat dengan silet atau pisau. Hal itu dilakukan hanya untuk membuat gadis itu agar menangis, karena tangisan gadis itu dapat menaikkan hasrat keibuan sang istri, sehingga sang istri seketika berubah menjadi lembut kembali dan bergegas menyusui gadis itu dipangkuannya.


Intinya tangisan gadis itu hanya dijadikan pelampiasan atau obat penenang saat sang istri mulai kumat penyakit kejiwaannya karena merindukan bayinya. Gadis itu harus menangis terlebih dahulu agar hasrat keibuan sang istri muncul. Hasrat dan obsesi keibuannya tidak akan muncul jika tidak melihat dan mendengar tangisan terlebih dahulu, dan jika dibiarkan tidak mendengar suara tangisan maka gangguan kejiwaan sang istri mulai kumat kembali.


Sang suami yang juga dendam dengan gadis itu, ikut mendukung apa yang dilakukan istrinya terhadap gadis itu. Saat suami pemilik rumah itu cuti, setiap malam gadis yang telanjang dan terikat kedua tangan dan kakinya itu tidur diatas ranjang ditengah-tengah kedua pasangan suami istri itu sambil disusui dan di kelonin sang istri seperti bayi kandung sungguhan.


Tak jarang juga gadis itu menyaksikan pasangan suami istri itu berhubungan intim dihadapannya. Bahkan tak jarang pula si gadis dipaksa ikut bergabung dengan mereka dan menjadi korban perkosaan oleh mereka.


Karena Sang suami jarang dirumah dan lebih sering tinggal diluar kota, gadis itu lebih banyak mengisi hari-harinya bersama sang istri pemilik rumah yang sudah menjadi induk susunya itu. Setiap hari si gadis dimandikan, dibersihkan bekas kencing dan beraknya oleh si ibu, diberi makanan bayi dan selalu disusui setiap waktu.


Tetapi si gadis harus disiksa terlebih dahulu agar menangis kesakitan agar tangisannya menarik munculnya hasrat keibuan sang istri pemilik rumah terhadapnya.


Sebenarnya ada beberapa tetangga yang pernah mendengar suara tangisan dari rumah itu, tetapi para tetangga hanya mengira bahwa itu mungkin adalah tangisan sang istri yang merindukan suaminya yang bekerja diluar kota atau merindukan bayinya yang sudah meninggal. Selama bertahun-tahun gadis ini dibiarkan telanjang dan tidak pernah diberikan pakaian, dan dirinya dijadikan untuk menggantikan posisi bayi pemilik rumah yang meninggal.


Nah, setelah itu saya tidak tahu lagi kelanjutan ceritanya. Apakah pasangan suami istri itu akan dilaporkan kepada pihak kepolisian, atau dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ). Karena pada saat itu saya membacanya belum sampai selesai.


Kembali ke masa sekarang, ketika saya ingin membaca kelanjutan kisah ini lagi, untuk dijadikan sumber dalam film saya yang berjudul "Ewi Anakku" itu. Akhirnya saya coba menelusuri melalui internet dalam pencarian google. Siapa tahu cerita itu di upload juga di internet.


Cukup lama saya mencari, dengan berbagai kata kunci seperti "seorang ibu menyusui Babysitter, Babysitter diperlakukan seperti bayi," dan sebagainya, tetapi cerita itu tidak berhasil ditemukan.


Malah yang saya temukan tanpa sengaja adalah komunitas orang-orang dewasa yang berpenampilan dan bersikap seperti bayi. Komunitas ini disebut "Adult Baby Diaper Lover" atau disebut ABDL. Komunitas ABDL ini benar-benar nyata adanya. Kalau teman-teman tidak percaya, teman-teman bisa cek sendiri di google atau YouTube. Ketik aja ABDL di kolom penelusurannya, maka teman-teman akan menemukan komunitas ABDL itu. Atau lebih mudah cari saja di Instagram, di kolom pencarian ketik "ABDL Girl" atau "ABDL boy". Maka teman-teman akan menemukan banyak sekali orang-orang dewasa yang senang berpenampilan seperti bayi ini.


Orang-orang yang berpenampilan seperti bayi ini adalah penderita sindrom Paraphilic infantilism. Penderita sindrom ini, membuat orang-orang dewasa lebih suka berperilaku seperti bayi. Dihadapan publik mereka tampak seperti orang normal pada umumnya, tetapi ketika didalam rumah atau suatu tempat yang tak dilihat orang luar, dia tampak berpenampilan seperti bayi.


Akhirnya, saya memiliki ide untuk menggabungkan kisah nyata yang saya ceritakan barusan dengan kisah fiksi hasil riset saya sendiri tentang ABDL. Maka jadilah konsep kisah wanita psikopat yang menculik gadis dan dipaksa untuk bersikap seperti bayi. Seperti film saya di YouTube "Ewi Anakku" dan "Ewi Anakku 2". Dan beberapa tahun kemudian saya olah ulang kisahnya di Noveltoon "Mimi Si Gadis Bayi", dan kehidupan ABDLnya yang berjudul "Kisah Cinta Kinasih Dan Manika."


Jadi apakah kisah Novel saya ini yang berjudul "Mimi Si Gadis Bayi" ini adalah kisah nyata, atau kisah fiksi? Jawabannya adalah keduanya, yaitu gabungan dari kisah nyata dan fiksi.


Mengapa film di YouTube "Ewi Anakku" masih kalah kisahnya dari Novel "Mimi Si Gadis Bayi"? Jawaban paling simpel adalah karena masalah budget yang minim dalam pembuatan film tersebut. Doakan saja semoga saya mendapatkan rejeki lebih sehingga saya bisa membuat remake film "Ewi Anakku" hingga bisa menyamai kualitas ceritanya dengan novel "Mimi Si Gadis Bayi" Amin.


Demikianlah jawaban saya ini mengenai pertanyaan para Readers tentang cerita Novel karya saya ini apakah diambil dari kisah nyata atau fiksi. Semoga pertanyaan teman-teman juga terjawab disini. Apabila ada yang ingin ditanyakan, silahkan tulis aja di kolom komentar ya! Pasti saya akan menjawabnya.


Sampai jumpa di Episode selanjutnya dengan lanjutan kisah "Mimi Si Gadis Bayi". Terima kasih untuk para Readers, dan jangan lupa untuk memberi saran positif kepada saya demi membangun cerita Novel saya ini agar bisa berkembang lebih baik lagi.

__ADS_1


__ADS_2