Monster & Bidadari

Monster & Bidadari
Anak Bernomor


__ADS_3

... Hana yang pergi ke lab Creator Genetic dengan mobil lain memarkirkan mobilnya di area hutan belakang lab Creator Genetic setelah melewati beberapa desa di sekitarnya. Hana masuk ke lab tersebut melalui jalan belakang setelah tim keamanan Creator Genetic semuanya bergerak menyerang Naga yang masuk dari gerbang depan. Setibanya Hana di ruangan tempat Nara disandera, dia langsung menusuk dua tim keamanan tepat dileher mereka masing - masing....


... Setelah membunuh 2 orang tim keamanan Creator Genetic Hana langsung menendang Bodkin Mengele yang membuatnya terpental dan membentur dinding di samping kirinya hingga pingsan. Melihat hal itu Hans langsung berusaha menembak Hana yang membuat perhatiannya teralihkan dan dimanfaatkan oleh Naga serta Laxus untuk melepaskan diri dari borgol mereka masing - masing. Naga langsung menendang tangan kanan Hans yang mengarahkan senjata api ke arah Hana....


... Setelah senjata apinya terhempaskan secara tidak sengaja oleh tendangan Naga, Han langsung berusaha menghajar Naga dengan tinju kirinya yang dengan mudah Naga hindari. Naga langsung memukul perut Hans dengan serangan gelombang kejut dari telapak tangannya yang merusak organ dalam perut Hans. Hans yang hampir terpental akibat serangan tersebut langsung Naga pegang tangan kirinya lalu menyerang perut Hans dengan serangan gelombang kejut telapak tangannya tiga kali secara beruntung yang membuat semua organ dalam Hans hancur....


... Naga yang melepaskan pegangannya ke tangan kiri Hans membuat Hans hampir terjatuh tapi Naga langsung menendang kepala Hans hingga membentur dinding sebelah kirinya dan tewas seketika. Laxus yang berhasil melepaskan borgolnya langsung mencekik leher Harold secara perlahan yang membuat Harold kesulitan bernapas. Sementara Hana langsung mengarahkan pisau yang dia pegang tepat ke arah leher Masuth....


“Jangan bunuh Harold Laxus!” pinta Naga sambil mengambil senjata api milik Hans.


“Duuuaaarrr ... duuuaaarrr!” satu tembakan yang menghancurkan tempurung lutut kiri Harold dan satu tembakan yang menghancurkan pergelangan kaki Masuth.


“Aaarrrggghhh!” teriak Masuth dan Harold kompak sambil memegang kaki mereka yang terkena tembakan.


“Laxus tolong ambil semua file yang bisa digunakan untuk menghancurkan Creator Genetic dan beritahu Sherlock untuk segera masuk mengamankan mereka semua!” pinta Naga ramah sambil menghampiri Nara dan melepas ikatan Nara.


“Maafkan aku Nara!” kata Naga yang menatap Nara merasa bersalah sambil membelai pelipis kanan Nara yang sempat tekan oleh Bodkin.


“Tidak apa Naga.” jawab Nara sambil tersenyum lega menatap Nara.

__ADS_1


“Siapa laki - laki ini?” tanya Hana dingin yang membuat Laxus bergetar ketakutan meskipun Hana ada di pihaknya.


“Dia Damian, dia juga harus menanggung hukuman atas perbuatannya di mata hukum!” pinta Naga sambil melihat ke arah punggung Hana.


“Apa kamu pikir hukum bisa menghancurkan Creator Genetic” tanya Harold sambil melihat ke arah Naga dengan senyum penuh kemenangan.


“Selama tuan Bradley masih hidup dia akan terus memburumu dan orang - orang disekitarmu akan selalu berada dalam bahaya. Bukan hal yang sulit untukmu menghancrukan jeruji besi bukan? Apakah kamu pikir penelitian kami tidak berkembang selama ini Naga?” lanjut Harold sambil tersenyum penuh kemenangan.


“Harus aku akui kamu dan Hana memang special, sekalipun penelitian kami terus berkembang tapi belum ada satupun anak bernomor yang bisa mencapai tahap kalian. Kemampupan kalian bukan hanya ditingkatkan tapi penelitian ini mengubah kekuatan kalian berada ditahap yang dulu hanya bisa dibayangkan dan sekarang menjadi sebuah kenyataan.” tambah Harold sambil tersenyum penuh kemenangan.


“Aku tahu penelitian kalian terus berkembang, itu juga alasan kalian membentuk tim keamanan Creator Genetic dari anak - anak bernomor bukan?” tanya balik Naga dingin sambil melihat ke arah Harold.


“Dengan semua hal itu kita bisa memaknai sebuah kehidupan, saling membantu, saling membutuhkan satu sama lain, hingga akhirnya terbentuklah yang namanya kebersamaan. Kebersamaanku bersama anak - anak bernomor karena memiliki ketakutan yang sama terhadap Creator Genetic. Namun kebersamaanku dengan orang - orang sekitarku ketika terbebas dari Creator Genetic memiliki banyak nilai yang sangat aku syukuri. Akan aku pastikan tidak akan ada lagi yang namanya anak - anak bernomor memiliki kebersamaan karena rasa ketakutan.” tambah Naga yang membuat Hana, Laxus, Nara, dan Damian termenung.


... Tidak lama kemudian Sherlock datang sambil membawa tim kepolisian dan tim medis yang menunggu mereka semua di luar. Laxus langsung menggendong Bodkin Mengele yang masih pingsan untuk dibawa keluar sementara Damian berjalan sendiri mengikuti dari belakang. Naga meminta Hana membopong Harold berjalan bersama Nara sementara dirinya akan membopong Masuth keluar....


“Nara!” panggil Naga yang membuat Nara melihat ke arah Naga.


“Yang dikatakan Harold benar selama Bradley dan aku masih hidup semua ini belum berakhir!” lanjut Naga yang langsung menutup pintu ruangan tersebut memisahkan dirinya dengan Masuth sementara Hana dan Nara disisi lainnya.

__ADS_1


“Naga! Naga! Naga!” panggil Nara sambil berusaha membuka pintunya.


“Buka pintunya Naga! Buka pintunya Naga!” pinta Nara sambil menangis berusaha membuka pintunya.


“Ayo keluar bersamaku Naga! Buka pintunya Naga!” pinta Nara yang terus menangis sambil berusaha membuka pintunya.


... Hana yang melihat hal tersebut hanya bisa saling bertukar pandangan dengan Naga. Hana langsung berusaha menarik Nara sementara Naga langsung berjalan ke arah Masuth. Nara terus memberontak dan meminta Hana untuk mendobrak pintu tersebut agar Naga bisa ikut bersama mereka, tapi Hana fokus membawa Nara keluar dari gedung tersebut....


“Kamu berencana mati disini agar tuan Bradley tidak mendekati Nara? Atau kamu yang tidak bisa pergi meninggalkan Nara tapi juga tidak bisa bersama Nara hingga akhirnya kamu memutuskan untuk mati? Apakah kamu sekarang menjadi budak cinta?” cibir Masuth pasrah akan keadaan.


“Tidak, aku tahu Bradley bersembunyi di suatu tempat dan aku ingin kamu menunjukan tempat tersebut. Akan aku pastikan kamu memberitahuku dengan cara yang amat menyenangkan!” jawab Naga sambil menatap Masuth dengan tatapan menyeramkan yang membuat Masuth sadar apa yang ada dipikiran Naga.


...


“Kenapa kak Hana tidak mau mendobrak pintunya agar Naga bisa keluar bersama kita kak?” protes Nara yang masih berusaha masuk kembali ke dalam lab.


“Kak Hana mundurlah!” teriak Laxus yang membuat Hana langsung menutupi tubuh Nara dengan tubuhnya diikuti oleh Laxus ketika bom mulai meledak dan menghancurkan gedung tersebut.


“Apa kamu baik - baik saja Nara?” tanya Hana sambil meneteskan air mata menatap Nara yang membuat Nara mengerti perasaan Hana.

__ADS_1


... Nara dan Hana langsung berpelukan melepaskan rasa kehilangan mereka berdua akibat keputusan Naga. Semua orang tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk diberi perawatan sebelum mereka akan diinterogasi untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatan mereka. Laxus memberikan semua file tentang Creator Genetic yang dia dapatkan dari komputer utama lab tersebut kepada Sherlock....


__ADS_2