Monster & Bidadari

Monster & Bidadari
Paintball


__ADS_3

... Naga dan Nara sudah tiba di tempat permainan paintball yang akan mereka ikuti bersama teman - teman Nara. Total ada 18 orang teman Nara yang akan bermain paintball bersama sehingga mereka akan dibagi menjadi dua tim dengan masing - masing tim beranggotakan 10 orang yang terdiri dari 5 laki - laki dan 5 perempuan. Sebelum mereka melakukan persiapan mereka berkumpul terlebih dahulu untuk diberikan pengarahan terkait keselamatan dan peraturan permainannya....


... Peraturan permainan paintball di tempat itu cukup sederhanan dimana mereka akan diberikan waktu selama satu jam untuk saling mengalahkan satu sama lain dan tim dengan anggota terbanyak yang selamat yang akan dinyatakan sebagai pemenang. Seorang pemain akan dinyatakan kalah jika lingkaran target yang ada di dada hingga perutnya ataupun di punggungnya terkena tembakan. Jika pemain kehabisan peluru juga akan dinyatakan kalah oleh karena itu di tengah area pertempuran, mereka juga harus mencari amunisi tambahan yang telah disediakan agar bisa terus bermain....


“Ada apa Nara?” tanya Adi yang melihat Nara mengacungkan tangannya.


“Bolehkan aku meminta untuk Naga dan aku berada di tim yang berbeda?” tanya Nara penuh harap yang membuat semua temannya terkejut.


“Maksud kamu di tim yang sama Nara?” tanya Adi memastikan.


“Tidak, aku ingin di tim yang berbeda dengan Naga agar aku bisa melawan Naga.” jawab Nara sambil menatap Naga dengan penuh percaya diri.


“Tidak masalah.” jawab semua teman Nara kompak yang diikuti oleh anggukan setuju oleh beberapa orang.


... Naga satu tim dengan Berlian sementara Nara satu tim dengan Bela, meskipun demikian Naga tetap membantu Nara mempersiapkan segalanya sebelum memulai permainan sambil Naga tunjukan cara penggunaan senjata paintball. Setelah semuanya siap mereka semua diantarkan ke sisi yang berlainan dan tidak lama kemudian alarm tanda permainan dimulaipun berbunyi. Tim Naga meminta Naga untuk mengatur strategi agar mereka bisa mengenang berdasarkan pengalaman dan pengetahuan Naga....


... Naga meminta timnya bergerak secara berpasangan yang masing - masing pasangan terdiri dari 1 orang wanita dan 1 orang pria saling menjaga area belakang satu sama lain. Naga juga meminta agar mereka bergerak tidak terlalu jauh sambil mengendap - endap untuk mencegah penyergapan dan bisa membuka kesempatan untuk menyergap lawan. Tim Naga bergerak sesuai arahan Naga yang membuat langkah mereka lebih solid terbukti ketika salah satu pasangan di serang pasangan lain dari tim Naga langsung membantu sehingga berhasil mengalahkan dua pemain dari tim Nara dengan kehilangan satu pemain saja di tim Naga....


“Jangan bergerak!” kata Nara yang mengarahkan senjata paintballnya ke arah Naga dan Bela sambil tersenyum penuh kemenangan.


“Aku akan mengalihkan perhatian Nara, Bela!” pinta Naga sambil berjalan maju perlahan ke depan Bela dengan tangan terangkat.


“Slut ... **** ... ****!” suara tembakan paintball milik Nara ke arah Naga.

__ADS_1


...Naga berlari ke arah Nara sambil menghindari setiap peluru yang mengarah kepadanya dan membuat Bela memiliki celah untuk menembak Nara. Namun dari belakang Nara datang seorang anggota tim Nara yang ikut menembaki Naga dan Bela sehingga Bela harus bersembunyi. Naga berlari ke arah kiri Nara memutari pohon lalu berlari ke belakang Nara yang membuat Nara berputar untuk bisa menembak Naga....


...Rekan Nara juga terus menembaki Naga tapi tidak ada satupun peluru mereka yang berhasil mengenai Naga. Naga berlari ke arah kanan Nara, melompat ke belakang rekan Nara lalu menembak mengenai punggung rekan Nara. Nara yang fokus menembaki Naga membuat celah besar untuk bela menembak ke arah punggung Nara tapi dengan cepat Naga melempat properti kaleng bekas untuk melindungi punggung Nara dari tembakan Bela....


...Nara yang kesulitan mengenai Naga sadar dirinya bisa kalah karena kehabisa peluru sehingga memutuskan untuk mundur yang membuat Bela langsung berlari ke arahnya untuk memberikan serangan balasan. Namun Naga menahan Bela sambil menariknya ke balik pepohonan sambil memberikan kode untuk tidak bersuara dulu. Ternyata setelah Nara melarikan diri ada beberapa anggota rekan Nara yang berusaha menjebak siapapun yang mengejar Nara tapi gagal karena Naga menyadari hal tersebut....


“Pada akhirnya kamu tetap melindungi Nara.” kata Bela sambil menatap Naga.


“Aku ingin Nara bermain hingga detik terakhir Bela.” jawab Naga santai sambil tersenyum melihat ke arah Bela.


... Naga dan Bela melanjutkan permainan dimana Naga berhasil mengalahkan dua orang secara berturut - turut dari tim Nara. Tidak lama kemudian dengan bantuan Naga, Bela berhasil mengalahkkan satu orang dari tim Nara yang membuat dirinya tersenyum bahagia. Ketika Naga kembali berhasil mengalahkan satu pemain dari tim Nara di waktu yang sama tim Naga juga berhasil mengalahkan 2 pemain dari tim Nara lainnya dengan 2 anggota dari timnya yang juga ikut kalah. Dengan begini tim Naga yang masih beranggotakan 7 orang langsung mengepung Nara yang tersisa sendirian di timnya....


“Apakah semua timku sudah dikalahkan?” tanya Nara memastikan sambil melihat ke arah Naga dan timnya satu persatu yang sudah mengepung Nara.


“Yap.” jawab Naga santai sambil menatap Nara dengan senyuman.


“Kamu sudah melakukan yang terbaik Nara!” puji Naga sambil menghampiri Nara dan mengulurkan tangannya.


“Terima kasih Naga.” jawab Nara yang tersenyum sambil menggenggam tangan kanan Naga berjalan menuju gedung utama.


... Tim Naga berhasil memenangkan game ini dengan 6 orang yang masih selamat dan tim Nara kalah dengan seluruh anggota yang berhasil dikalahkan. Mereka melepaskan pakaian tempur mereka terlebih dahulu lalu beristirahat sambil mengobrol santai. Akibat pertarungan terakhirnya Nara mengalami beberapa luka ringan di kaki dan tangannya tapi Nara menutupinya serta segera kembali bergabung bersama yang lain setelah selesai ganti baju....


“Kalian semua baik - baik saja?” tanya Naga kepada seluruh anggota timnya ketika Nara sedang mengambil minum.

__ADS_1


“Ya Naga.” jawab mereka kompak sambil mengangguk.


“Bela apa kamu terluka?” tanya Naga sambil menatap Bela yang membuat Nara cemburu karena Naga tidak bertanya tentang dirinya sejak pertandingan selesai.


“Aku baik - baik saja Naga.” jawab Bela ramah dan tidak lama kemudian Nara pergi ke luar sambil membawa botol minumannya.


... Nara yang kesal dan cemburu karena Naga begitu perhatian kepada timnya tapi tidak kepada dirinya sejak pertandingan selesai hanya bisa terduduk sambil cemberut. Botol minum yang dia bawa juga sulit untuk dibuka membuat Nara semakin kesal terlebih ketika Nara melihat ke arah Naga, Naga tampak sedang mengambil sesuatu di dekat timnya. Naga sedang mengambil beberapa peralatan p3k karena tahu Nara pasti terluka di beberapa bagian tubuhnya yang kebetulan lokasi kotak p3k tersebut berada di dekat Naga dan timnya....


“Sini biarku buka!” kata Naga yang tiba - tiba berdiri disamping Nara sambil mengambil botol minum yang di pegang Nara.


“Terima kasih.” jawab Nara ketus setelah Naga memberikan botol minumannya kembali sambil memalingkan mukanya.


“Ada apa Nara?” tanya Naga lemah lembut sambil meletakan kotak p3k yang dia bawa di samping Nara.


“Gak perlu perhatian sama aku, perhatiin aja tim kamu!” jawab Nara ketus sambil minum minuman yang dia bawa.


“Baiklah kalau itu mau kamu.” jawab Naga santai sambil tersenyum ramah.


“Ish!” protes Nara kesal yang langsung menatap Naga dan membuat Naga tersenyum.


“Kesalnya udah dulu ya! Kita obati dulu luka di tangan dan di kaki kamu!” pinta Naga lemah lembut sambil berlutut di depan Nara.


“Bagaimana kamu tahu?” tanya Nara penasaran sambil menatap Naga.

__ADS_1


“Meskipun kamu memintaku berada di tim yang lain bukan berarti aku tidak akan memperhatikanmu!” jawab Naga lemah lembut yang membuat Nara tersenyum tersipu malu.


... Naga langsung membersihkan dan mengobati luka Nara dengan obat - obatan yang tersedia dengan penuh kelembutan. Beberapa teman Nara iri melihat Naga yang begitu lembut memperlakukan Nara terlebih ketika mereka juga tahu bahwa Naga tetap melindungi Nara selama permainan meskipun berada di tim lawan. Sikap Naga seketika membuat Nara tersenyum bahagia sambil melihat ke arah Naga yang sibuk mengobati Nara dengan penuh kelembutan....


__ADS_2