Monster & Bidadari

Monster & Bidadari
EvolveX & Genkrom


__ADS_3

... Biro Unit Khusus mendapatkan sebuah kiriman berkas yang berisi beberapa foto dan laporan yang langsung membuat Hana terkejut ketika melihatnya. Foto dan laporan tersebut memberikan informasi bahwa Philip Bradley satu tahun yang lalu membangun kerja sama dengan koleganya di Jepang dan Korea Selatan. Hana langsung meminta anggotanya untuk mencari tahu lebih lanjut informasi tersebut sedetail mungkin....


... Setelah mendapatkan informasi tentang kolega Philip Bradley dari Japan dan Kores Selatan, Hana langsung mengirim pesan teks kepada Naga untuk melakukan meeting online dari rumah Biro Unit Khusus yang ada di Jakarta. Naga mendapatkan pesan tersebut setibanya di rumah setelah mengantarkan Nara pulang dari bermain paintball dan langsung pergi kembali menuju rumah Biro Unit Khusus di Jakarta. Setibanya Naga di rumah Biro Unit Khusus Jakarta, Naga langsung melakukan meeting online bersama Hana, Laxus, dan Zoe....


“Naga seperti yang aku kirim melalui pesan teks bahwa Philip Bradley telah melakukan kerja sama dengan perusahaan bernama Genkrom dari Korea Selatan dan EvolveX untuk mengembangkan penelitian anak bernomor . Selanjutnya Laxus dan Zoe akan menjelaskan lebih rinci terkait dua perusahaan tersebut, silahkan Laxus dan Zoe!” pinta Hana sambil melihat Naga ke arah Naga dari layar monitor.


... Zoe menceritakan informasi yang di dapat tentang Genkrom sebuah perusahaan di Korea Selatan yang diam - diam mengembangkan penelitian anak bernomor Philip Bradley dan mengubahnya menjadi sebuah serum. Serum tersebut dapat meningkatkan kekuatan dan kecepatan seseorang hingga di luar nalar manusia tapi hanya bertahan selama 5 menit. Mereka terus mengembangkan serum tersebut agar bisa bertahan setidaknya 10 sampai 15 menit dan serum tersebut sudah mulai beredar di pasar gelap internasional....


... Selanjutnya Laxus menceritakan informasi yang di dapat tentang EvolveX sebuah perusahaan di Jepang yang mengembangkan penelitian anak bernomor kepada hewan hasil dari evaluasi pemberontakan yang dilakukan oleh anak - anak bernomor. Mereka juga mengembangkan sebuah alat yang digunakan untuk mengontrol hewan - hewan tersebut yang diberi nama ‘Pandora Instrument’. Pandora Instrument dikembangkan oleh sepasang ilmuwan suami istri dan mereka terkejut ketika melihat alat yang mereka ciptakan untuk mengendalikan monster....


... Ilmuwan suami istri tersebut diberitahu bahwa Pandora Instrument yang mereka kembangkan agar membuat manusia bisa mempelajari bahasa hewan dan menciptakan kestabilan antara dunia manusia dan hewan. Namun kenyataannya alat tersebut digunakan untuk mengendalikan monster ciptaan EvolveX demi keuntungan perusahaan tersebut. Sekitar 6 bulan lalu kedua ilmuwan suami istri tersebut tewas setelah berhasil mencuri Pandora Instrument dan mengamankannya ke pihak berwenang di Jepang....


... EvolveX tidak berusaha mengambil kembali Pandora Instrument karena mereka sibuk mencari kuncinya terlebih dahulu yang diduga anak dari kedua ilmuwan tersebut yang tahu dimana letak kunci dari alat Pandora Instrument. Sang anak yang bernama Mirei Kiritani sampai saat ini belum berhasil ditemukan oleh pihak manapun yang sudah mencari di seluruh Jepang. Rencananya Zoe dan Laxus akan pergi ke Jepang untuk mencari tahu keberadaan anak tersebut dan mengamankannya sementara urusan di Korea Selatan akan ditangani oleh Sherlock....


“Mirei Kiritani tidak tahu dimana letak kuncinya!” kata Naga setelah melihat foto Pandora Instrument yang diperlihatkan Laxus.


“Bagaimana kamu yakin Naga?” tanya Laxus penasaran.


“Karena Mirei Kiritani adalah kunci untuk membuka alat tersebut. Kamu bisa melihatnya dengan jelas dari box alat itu!” jawab Naga yang membuat Laxus memperhatikan foto Pandora Instrument lebih teliti lagi.

__ADS_1


“Benar box tersebut terdapat sistem biometrik dan hanya dna dari Mirei Kiritani yang bisa membukanya karena dia anak dari kedua ilmuwan yang tewas. Lubang kunci untuk membuka box tersebut hanya kamuflase dan sepertinya EvolveX sudah tahu hal ini.” kata Laxus setelah sadar yang dimaksud Naga.


“Kalau begitu menemukan Mirei Kiritani semakin menjadi prioritas utama!” kata Hana penuh percaya diri.


“Berhati - hatilah Laxus, Zoe!” kata Naga ramah.


... Setelah selesai meeting dengan Hana, Laxus, dan Zoe, Naga cukup kesal karena manusia seperti Philip Bradley masih ada bahkan mengancam keselamatan global. Pihak Jepang dan Korea Selatan yang sudah tahu hal ini bekerja sama dengan pemerintah Indonesia karena mereka juga sudah tahu bahwa semua ini berasal dari Indonesia dan Indonesia berhasil mengatasi permasalahan yang berasal dari Creator Genetic. Naga yang sudah merasa lebih tenang baru kembali pulang ke markas SS yang berada di dekat rumah Nara....


... Naga menjalani aktivitasnya sehari - hari seperti biasa sebagai pengawal pribadi Nara sambil mendapatkan info terkini dari Hana, Laxus, dan Zoe. Satu Minggu berlalu Zoe dan Laxus tidak berhasil menemukan Mirei Kiritani, bahkan mereka juga tidak menemukan jejak kehidupan dari Mirei Kiritani. Mendengar hal itu Hana meminta Zoe serta Laxus untuk kembali ke Indonesia dan mengatur ulang strategi pencarian Mirei Kiritani....


... Pada Jum’at malam Naga mendampingi Nara menghadiri pesta yang di adakan managemen Schweitzer Healthy & Beauty dalam rangka kesuksesan penjualan produk mereka pada quarter ke dua tahun tersebut. Nara yang memang direncanakan menjadi direktur di Schweitzer Healthy & Beauty sudah di perkenalkan oleh Raymond dari jauh - jauh hari. Bahkan Nara juga sempat terlibat beberapa projek yang dijalankan oleh Schweitzer Healthy & Beauty dan memberikan kesuksesan pada projek tersebut....


“Nara bolehkah aku permisi sebentar?” tanya Naga sedikit berbisik.


“Tentu Naga.” jawab Nara ramah sambil tersenyum menatap Naga yang membuat Naga langsung menghampiri wanita yang dia lihat sebelumnya.


“Permisi!” kata Naga sambil mengambil minuman.


“Aku belum pernah melihatmu di kantor Schweitzer Healthy & Beauty?” tanya Naga yang meneguk minuman yang dia ambil sambil menatap wanita di hadapannya.

__ADS_1


“Saya baru 3 bulan bekerja di Schweitzer Healthy & Beauty sebagai karyawan magang.” jawab wanita tersebut ramah sambil melihat ke arah Naga.


“Hoo iya perkenalkan aku Naga, pengawal pribadi nona Nara.” kata Naga memperkenalkan dirinya sambil mengajak berjabat tangan.


“Aku Anya Kitagawa.” jawab Anya sambil tersenyum ramah menjabat tangan Naga.


“Sebaiknya kamu menjawab dengan jujur karena jika tidak aku akan menarikmu keluar dari sini dan memperlakukanmu dengan sangat buruk hingga kamu mau berkata jujur! (dalam bahasa Jepang)” kata Naga sambil menatap Mirei dengan tatapan tajam.


“Aku memang keturunan Jepang, tapi aku tidak bisa berbahasa Jepang.” kata Mirei sambil tersenyum berbohong tertunduk berusaha menghindari kontak mata.


“Kamu tidak bisa menghindariku Mirei! Apa tujuanmu bergabung dengan Schweitzer Healthy & Beauty? Apa kamu mengincar tuan Raymond atau nona Nara? (dalam bahasa Jepang)” tanya Naga sambil menatap Mirei dengan tatapan tajam yang membuat Mirei tertunduk ketakutan.


“Jawabanmu akan menentukan apa yang akan aku lakukan kepadamu setelahnya! (dalam bahasa Jepang)” ancam Naga yang membuat Mirei semakin ketakutan.


“Aku tidak berniat menyakiti siapapun. (dalam bahasa Jepang)” jawab Mirei yang bergetar ketakutan dengan mata berkaca - kaca.


“Baiklah, maaf aku harus memastikan keberpihakanmu terlebih dahulu karena EvolveX sedang memburumu.” kata Naga ramah yang membuat Mirei terkejut dan langsung menatap Naga.


“Siapa kamu sebenarnya?” tanya Mirei penasaran.

__ADS_1


“Seperti yang aku bilang aku pengawal pribadi nona Nara dan aku juga salah satu anak korban Creator Genetic.” jawab Naga santai sambil menatap Mirei.


__ADS_2