
... Naga dan Zoe tibe di bandara Haneda, Jepang pada jam 9 malam dan langsung mencari hotel yang terletak di daerah Kanagawa, Jepang. Setibanya di hotel Zoe langsung mencari tahu semua hal tentang EvolveX yang bisa dia dapatkan dengan berbagai macam cara. Keesokan paginya Naga pergi ke lapangan untuk mengamati beberapa gedung perusahaan EvolveX beserta orang - orang penting dari EvolveX sambil menunggu kedatangan Mirei dan Han pada hari itu....
... Mirei dan Han tiba di bandara Haneda, Jepang jam 2 siang waktu setempat yang mana Zoe sudah menantikan kedatangan mereka tapi bukan untuk menjemput mereka melainkan mengamati kemungkinan adanya orang - orang dari EvolveX. Mirei dan Han menginap di hotel dekat gunung Fujiyama karena mereka akan berpura - pura berlibur disana dan area tersebut juga dekat dengan area yang diduga sebagai lab rahasia milik EvolveX. Benar saja sejak dari bandara hingga ke hotel Zoe melihat beberapa orang yang mencurigakan mengawasi Mirei dan Han....
... Hari Selasanya Naga kembali mengawasi beberapa tempat yang diduga sebagai laboratorium rahasia milik EvolveX, sementara Zoe terus mengawasi Han dan Mirei yang sedang berlibur. Siang harinya muncul berita terjadinya serangan pada kantor kementrian pertahanan Jepang di Tokyo yang mengakibatkan beberapa korban jiwa melayang. Sejauh ini rencana Naga berjalan sesuai yang dia perkirakan dan ketika malam harinya Naga langsung menghubungi Han serta Mirei....
“Apa kalian sudah mendengar berita penyerangan kepada kantor kementrian pertahanan Jepang?” tanya Naga memastikan melalui panggilan video.
“Ya kami sudah mendengarnya, sepertinya dugaanmu benar Naga mereka langsung mengetahui identitas Mirei sekalipun dia menggunakan identitas palsu bernama Anya Kitagawa.” jawab Han sambil melihat ke arah monitor.
“Benar, sepertinya mereka akan menangkap Mirei besok karena Zoe melihat beberapa orang mencurigakan sejak kalian tiba di bandara Haneda hingga hari ini. Aku memiliki beberapa dugaan tempat dimana mereka menyimpan para serigala yang sudah direkayasa, tapi untuk berjaga - jaga kalian tetap gunakan alat pelacak yang aku berikan!” pinta Naga ramah.
“Kami mengerti Naga.” jawab Mirei yang mulai gugup.
“Aku mengandalkanmu Naga!” lanjut Mirei penuh percaya diri.
“Mohon kerja samanya!” jawab Naga yang langsung mengakhiri panggilan videonya.
__ADS_1
... Dugaan Naga kembali terjadi setelah selesai makan siang Han dan Mirei yang hendak melanjutkan perjalanannya diculik oleh orang - orang dari EvolveX. Melihat alat pelacak Mirei dan Han yang bergerak cepat menjauh dari tempat yang mereka rencanakan Naga langsung sadar bahwa mereka berdua telah diculik oleh EvolveX. Naga dan Zoe langsung pergi menyusul mereka berdua sesuai dengan sinyal alat pelacak yang berada di tubuh Mirei serta Han....
... Mirei dan Han yang diikat langsung dibawa kehadapan pemilik EvolveX bernama Yashida Miyazaki. Tanpa berlama - lama Yashida mengeluarkan ‘Pandora Instrument’ dan langsung menarik Mirei agar mengaktifkan alat tersebut. Tidak lama setelah alat tersebut aktif Naga dan Zoe tiba di depan pintu gerbang lab rahasia milik EvolveX yang terletak di kaki gunung Fujiyama....
... Naga dan Zoe langsung membunuh para penjaga EvolveX satu persatu lalu berjalan dengan santai ke arah laboratorium. Yashida yang melihat Naga dan Zoe melalui monitor CCTV langsung terssenyum penuh kemenangan karena dia tahu bahwa Naga dan Zoe merupakan anak - anak dari Creator Genetic. Melihat Naga yang memegang halkie talkie dari salah satu penjaga EvolveX, Yashida langsung menghubungi Naga melalui halkie talkie....
“Bukankah kamu mengambil halkie talkie untuk berbicara? (dalam bahasa Inggris)” tanya Yashida sambil tertawa penuh kemenangan.
“Aku menunggu tuan rumah yang memulai pembicaraan! (dalam bahasa Inggris)” jawab Naga dengan penuh percaya diri.
“Apa kalian tahu di Jepang ada legenda tentang 47 samurai yang tidak memiliki tuan? Namun akan kupastikan 47 serigalaku akan memiliki tuan dan mengikuti semua perkataan tuannya! (dalam bahasa Inggris)” lanjut Yashida sambil tertawa penuh kemenangan dan memandang rendah Naga serta Zoe.
“Berbanggalah karena kalian akan menjadi korban pertama dari mahakaryaku! (dalam bahasa Inggir)” lanjut Yashida sambil tertawa penuh kemenangan.
“Tampaknya kamu terlalu percaya diri! (dalam bahasa Inggris)” jawab Naga dengan penuh percaya diri sambil melihat ke arah gedung lab EvolveX di depannya.
“Hah? Bukankah seharusnya aku yang berkata seperti itu? (dalam bahasa Inggris)” kata Yashida mencibir Naga.
__ADS_1
“Lepaskan para serigala dan perintahkan untuk membunuh mereka berdua! (dalam bahasa Inggris)” teriak Yashida yang membuat salah satu karyawannya langsung melepaskan para serigala hasil rekayasa genetika dan karyawan lainnya langsunng memberikan perintah melalui Pandora Instrument.
... Setelah pintu kandang serigala terbuka ke-47 ekor serigala langsung berlari keluar dengan kecepatan penuh ke arah Naga. Para serigala berukuran 2 meter itu memiliki kekuatan dan insting yang lebih tinggi daripada serigala pada umumnya serta dilengkapi dengan kemampuan beregenerasi. Zoe langsung bersiap siaga untuk melawan para serigala yang datang, tapi Naga dengan santai berdiri ke depan Zoe menantikan kedatangan para serigala....
“Apa yang terjadi? (dalam bahasa Inggris)” tanya Yashida yang keheranan melihat para serigala berhenti ketika sudah tiba di depan Naga dan Zoe.
“Aku tidak tahu tuan Yashida, intruksinya sudah tepat! (dalam bahasa Inggris)” jawab salah satu bawahannya yang mengendalikan Pandora Instrument.
“Apa kamu tahu bahwa serigala itu hewan yang berkelompok dan memiliki hierarki dalam kelompok mereka? Mereka memang memiliki pemimpin yang disebut sebagai alpha wolf dan itu bukan sebuah mesin melainkan sosok yang mereka pilih dari kelompoknya sendiri. Kesetiaan, kepedulian, simpati, dan empati bukanlah sesuatu yang ciptakan dari berbagai cairan yang dicampurkan di dalam laboratorium! Benarkan para serigala? (dalam bahasa Inggris)” kata Naga berbicara melalui halkie talkie dengan penuh percaya diri yang membuat semua serigala langsung melihat ke arah gedung laboratorium EvolveX dan membuat semua orang dalam gedung tersebut terkejut serta ketakutan.
“Mirei menunjukan beberapa berkas penelitian EvolveX kepada kami dan salah satu ciaran yang kalian gunakan berasal dari Philip Bradley yang mana cairan tersebut salah satunya merupakan darahku. Ketika kau menjadi tikus percobaan aku tidak mengerti kenapa botol sampel untukku berbeda dengan anak yang lainnya. Hingga akhirnya sebelum aku membunuh Philip Bradley dia memberi tahuku bahwa aku berbeda dengan anak - anak yang lain. (dalam bahasa Inggris)” lanjut Naga dengan penuh percaya diri sambil menatap gedung EvolveX dengan tatapan tajam.
“Ayo kita beri pelajaran kepada manusia yang telah memperlakukan kalian dengan buruk rekan - rekan serigala!” kata Naga yang langsung berlari diikuti oleh Zoe dan semua serigala ke arah gedung penelitian EvolveX.
“Tembak mereka, tembak mereka semua! (dalam bahasa Inggris)” teriak Yashida panik ketakutan yang membuat semua anak buahnya langsung mengambil senjata dan bersiap menyerang Naga, Zoe, dan para serigala.
“Tembak kepalanya, hanya itu satu - satunya cara membunuh mereka! (dalam bahasa Inggris)” teriak Yashida yang semakin panik ketakutan ketika Naga, Zoe, dan para serigala sudah berada di depan gedung leboratorium EvolveX.
__ADS_1