Monster & Bidadari

Monster & Bidadari
Serangan Teroris


__ADS_3

... Satu bulan berlalu semua hal yang berhubungan dengan Creator Genetic sudah tidak ada lagi di Indonesia dan semua orang yang terlibat mulai menjalani hukuman mereka masing - masing sesuai dengan keputusan persidangan. Naga, Hana, dan Laxus bekerja sama dengan pemerintah untuk menjadikan pulau Panaitan sebagai tempat tinggal untuk anak - anak bernomor. Selain itu mereka juga mencari anak - anak bernomor yang telah berhasil melarikan diri dari Creator Genetic sejak lama mendatanya sekaligus memfasilitasi mereka tempat untuk pulang....


... Anak - anak bernomor yang sudah menjadi tikus percobaan dan memiliki kekuatan di atas manusia normal diberikan pengawasan dan pengarahan agar tidak menggunakan kekuatannya untuk melakukan tindak kriminal. Hal itu juga membuat pemerintah membentuk Biro Unit Khusus pasukan khusus yang berasal dari anak - anak bernomor diketuai oleh Hana di bawah KOPASUS. Sementara itu Nara datang ke pengadilan sebagai saksi untuk persidangan Damian yang diduga terlibat dalam kasus penculikan Nara....


“Aku tidak tahu Damian sebagai apa tapi dia terlibat dengan Creator Genetic dan om Bodkin tanpa mengetahui apa apa tentang Creator Genetic ataupun tujuan dari om Bodkin.” kata Nara tegas di hadapan hakim.


... Setelah mendengar kesaksian Nara dan meninjau bukti - bukti yang ada hakim memutuskan bahwa Damian tidak bersalah karena Damian adalah korban yang dimanfaatkan oleh pelaku dengan suatu tipu muslihat. Sejak saat itu Nara bersikap dingin kepada Damian dan selalu mengabaikan Damian tanpa sepatah katapun jika tidak sengaja bertemu. Damian hanya bisa pasrah melihat sikap Nara karena dia sadar bahwa perbuatannya telah membuat Nara begitu kecewa....


... Keseharian Nara dia jalani seperti sebelum hadirnya Naga melakukan semua aktivitasnya tanpa adanya pengawal pribadi. Terkadang ketika Nara merindukan Naga, Nara mengirim chat kepada kontak Naga meskipun tidak ada yang dibaca sama sekali. Sesekali Nara melihat aplikasi peta digital sepasang kekasih yang terhubung dengan handphone Naga berharap Naga sedang menyalakan handphonenya....


... Satu Minggu kemudian di kampus Nara diadakan sebuah acara diskusi tentang energi baru dan terbarukan tingkat Internasional yang mengundang banyak orang penting dari dalam dan luar negeri. Tidak hanya pejabat saja yang datang tapi beberapa kampus ternama di dunia juga ikut berpartisipasi termasuk salah satu ilmuwan nuklir yang paling dihormati dunia saat ini. Ilmuwan tersebut mengembangkan banyak terobosan baru di bidang nuklir yang berdampak positif kepada masyarakat luas....


...Namun ada sekelompok ******* yang ingin memanfaatkan kemampuan ilmuwan tersebut untuk membuat senjata nuklir dan beberapa senjata pemusnah masal lainnya. Hal tersebut membuat pengawalan yang dilakukan kepada sang ilmuwan hampir setara dengan pengawalan presiden dari berbagai negara. Biro Unit Khusus juga ditugaskan untuk mengamankan setiap rangkaian acara tersebut hingga selesai yang membuat Biro Unit Khusus mengirimkan beberapa orang untuk bekerja sama dengan tim keamanan lainnya....


...Naga memanfaatkan momen tersebut untuk mengajak anak - anak bernomor yang masih di bawah 15 tahun untuk berlibur ke Jakarta didampingi anak - anak bernomor yang sudah dewasa kala mereka tidak sedang ditugaskan. Sementara itu acara tersebut tidak mengganggu kesibukan Nara di kampus terlebih saat ini Nara sudah masuk tahun terakhir yang perlu menyiapkan banyak hal untuk tugas akhirnya. Pada awalnya acara tersebut berjalan aman dan lancar hingga tiba - tiba sekitar jam 10 pagi serangan ******* di mulai....


... Serangan ******* tersebut menutup akses keluar masuk menuju kampus dan menyandera semua orang yang ada di dalamnya untuk tetap berada di dalam kampus. Nara yang terjebak di kampus di sandera di sebuah ruangan aula besar bersama teman - teman sekelasnya dengan dijawa dua orang di dalam dan dua orang di pintu masuk. Kejadian tersebut langsung di respon cepat oleh pasukan anti teror yang sudah bersiap siaga di depan akses keluar kampus beserta para petugas berwenang lainnya....

__ADS_1


... Biro Unit Khusus yang sudah berada di dalam sempat melakukan perlawanan dan sedang diburu oleh para ******* karena telah membunuh beberapa anggota mereka. Biro Unit Khusus yang di pimpin oleh Hana langsung mencari cara untuk berkomunikasi dengan pihak luar untuk berkoordinasi. Tidak lama kabar tersebut tiba di telinga Naga dan Raymond yang membuat Naga langsung pergi ke kampus Nara sementara Raymond meminta tim SS untuk bersiap siaga bersama tim anti teror untuk membantu yang bisa mereka bantu....


“Tuan Raymond bolehkah saya bekerja sama dengan Naga?” tanya Rocky melalui panggilan telepon yang membuat Raymond terkejut.


“Apa maksud kamu Rocky?” tanya Raymond memastikan.


“Sebenarnya yang nona Nara katakan benar bahwa Naga masih hidup dan saat ini Naga sedang ada di dekat kampus siap untuk membantu. Terlebih korban Creator Genetic saat ini juga memiliki pasukan khusus bernama Biro Unit Khusus di bawah KOPASSUS. Mereka sudah berada di dalam karena tiga orang dari mereka mendapat tugas menjadi tim pengawalan acara hari ini.” jelas Rocky dengan penuh hormat.


“Tentu, ini kabar baik dan aku percaya kepada Naga.” jawab Raymond yang sedikit lega mendengar penjelasan Rocky.


“Baik tuan Raymond.” jawab Rocky sigap dengan penuh hormat.


... Naga masuk ke area kampus dengan mengendap - endap melalui area hutan kampus dan langsung berjalan ke arah fakultas Nara. Zoe salah satu anggota dari Biro Unit Khusus yang bertugas sebagai penembak jitu memberikan senjatanya kepada Hana untuk bertukar tugas. Hana langsung membawa senapan yang diberikan Zoe sambil naik salah satu pohon kelapa yang tidak jauh dari fakultas Nara....


... Hana langsung mengamati keadaan sekitar dari atas pohon lalu memberikan kode untuk Naga agar menyelinap masuk ke fakultas Nara diikuti oleh Laxus dan Zoe. Hana mengarahkan mereka bertiga ke ruangan tempat Nara di sandera beserta informasi terkait ******* yang berada di sekitar area tersebut. Naga merencanakan dirinya sebagai umpan untuk menarik perhatian ******* yang berjaga di ruang tempat Nara disandera....


“Berhenti! Jangan bergerak!” kata salah satu ******* tegas sambil mengarahkan senjatanya ke arah Naga yang membuat Naga langsung mengangkat kedua tangannya.

__ADS_1


“Berjalan perlahan kemari!” lanjut sang rekan *******.


“Intruksi kalian membingungkan aku harus tidak boleh bergerak atau berjalan ke arah kalian?” tanya Naga pura - pura ketakutan yang membuat kedua ******* tersebut saling bertukar pandangan.


“Jangan bergerak!” teriak salah satu *******.


“Jalan kemari!” teriak rekannya secara bersamaan yang membuat mereka kembali saling bertukar pandangan.


“Ngiiiit! Aku bergerak sambil menunggu keputusan kalian!” kata Naga yang tersenyum mengejek sambil merentangkan tangan kananya selayaknya ombak.


“Ngiiit! Aku bergerak lagi!” lanjut Naga yang tersenyum mengejek sambil merentangkan tangan kirinya selayaknya ombak.


“Apa kamu pikir kami bercanda?” tanya salah satu ******* kesal.


“Tidak, tapi sebaiknya kalian lihat sisi kanan kalian!” pinta Naga sambil tersenyum penuh kemenangan yang membuat mereka mengikuti saran Naga.


... Hana langsung menembak salah satu dari mereka tepat di kepalanya dan Naga langsung menerjang ******* satunya hingga mendorongnya menabrak pintu ruangan Nara di sandera. Dengan cepat Naga menarik senjata api di paha kiri sang ******* dan langsung menembakannya kepada dua ******* yang berjaga di dalam masing - masing dua tembakan yang mengenai satu kaki dan satu tangannya. Kemudian Naga langsung menembak kedua paha ******* yang dia dorong lalu melucuti semua bagian senjata yang dia pegang agar semua komponennya terpisah....

__ADS_1


“Naga!” teriak Nara cemas ketika ada seorang ******* dari luar datang dan langsung menembaki Naga hingga Naga terjatuh setelah menerima beberapa tembakan.


__ADS_2