
... Pada awalnya Nara juga tidak suka bermain media sosial karena dia merasa tidak nyaman ketika publik mengenal Nara hanya sebagai putri dari pemilik Schweitzer Grup. Namun setelah bekerja Nara menggunakan media sosial sebagai alat untuk membantu pekerjaannya sebagai wakil CMO Schweitzer Healthy & Beauty. Nara terkejut ketika mengetahui Zoe memiliki akun instagram, terlebih di profil Zoe menuliskan bahwa dirinya seorang gamer dan memiliki akun YouTube....
“Naga, Zoe punya akun instagram kenapa kamu gak bikin juga?” tanya Nara manja yang langsung rebahan di paha kanan Naga sambil menatap Naga ketika Naga sedang membaca buku di sofa.
“Aku tidak membutuhkannya Nara.” jawab Naga ramah yang fokus membaca dan seketika membuat Nara bangkit sadar ada sesuatu yang terjadi.
“Apa ada masalah Naga?” tanya Nara cemas.
“Biro Unit Khusus sedang dalam menjalankan misi untuk mencegah penyebaran dan menangkap pengedar narkoba jenis baru. Narkoba ini dapat membuat pemakainya memiliki kekuatan seperti serum yang dibuat Genkrom hanya saja efek sampingnya dapat secara langsung merusak jaringan tubuh manusia.” jawab Naga yang langsung menatap Nara.
“Hal itu bisa membuat pemakainya mengalami penuaan dini, pembusukan bagian tubuh bahkan hingga kematian. Informasi yang di dapat bahwa narkoba jenis ini masuk melalui orang - orang yang aktif di dunia esport. Thailand adalah sumber masalah ini dan kepolisian mereka sedang sibuk memberantasnya karena efeknya yang telah banyak memakan korban jiwa.” lanjut Naga sambil menatap Nara.
“Apakah Zoe baik - baik saja? Maksudku tentang kalian yang merupakan korban dari Creator Genetic atau bahkan hal - hal seperti pelecehan.” tanya Nara cemas.
“Hana dan Laxus terus memantaunya, aku juga sesekali memantau media sosial Zoe dan aku percaya Zoe mampu mengendalikan dirinya di depan publik.” jawab Naga yang tersenyum sambil membelai pipi Nara.
“Kalau begitu aku akan menghubungi Zoe meminta dirinya untuk menghubungiku jika sesuatu terjadi melalui media sosialnya karena bagaimanapun sekarang Zoe adikku juga!” kata Nara cemas yang langsung mengirim chat kepada Zoe yang membuat Naga tersenyum lega.
... Nara dan Zoe berencana mengisi akhir pekan mereka bersama untuk datang ke MPL (Mobile Legends Profesional League) Arena salah satu tempat diadakannya turnamen game mobile populer tingkat nasional. Selain untuk melepas rindu mereka saling tahu bahwa Zoe datang untuk menjalankan misi sementara Nara datang untuk mengurus proyek yang sedang dia kerjakan dan tentunya didampingi oleh Naga. Hari Minggunya Hana dan Laxus juga berada di Jakarta karena mereka mendapatkan beberapa temuan serta informasi terkait penyebaran narkoba yang sedang terjadi....
“Sore ini kita juga kedatangan tamu yang sangat special temen - temen!” kata sang pembawa acara sambil tersenyum melihat ke arah penonton.
“Kita akan minta seorang wanita yang cantik jelita ini naik ke atas panggung! Zoe, boleh naik ke atas panggung!” pinta sang pembawa acara sambil tersenyum menatap Zoe yang membuat Zoe langsung bangkit dan berjalan naik ke atas panggung.
__ADS_1
“Hmm cantik banget ya, pantesan banyak pemain Mobile Legends yang senang melihat kamu main game!” puji sang pembawa acara sambil tersenyum menatap Zoe.
“Terima kasih kak.” jawab Zoe ramah dengan penuh hormat.
“Ngomong - ngomong ini pertama kali kamu datang ke MPL Arena?” tanya sang pembawa acara memastikan.
“Iya kak.” jawab Zoe penuh hormat sambil menatap sang pembawa acara.
“Gimana rasanya nonton perdana MPL di MPL Arena?” tanya sang pembawa acara ramah sambil terus menatap Zoe.
“Seru sih kak, semua suporter dari masing - masing tim mendukung tim favoritnya dengan penuh semangat.” jawab Zoe sambil melihat ke arah penonton.
“Ngomong - ngomong tim favorit di MPL season kali ini Zoe mendukung tim apa?” tanya sang pembawa acara ramah.
“Aku gak dukung spesifik satu tim sih kak, aku lebih menikmati pertandingannya saja. Mereka yang bertanding sangat profesional dan pastinya memiliki kemampuan diatas rata - rata jadi aku senang dan sangat menikmati pertandingan yang mereka sajikan.” jawab Zoe dengan penuh hormat.
“Iya kak.” jawab Zoe singkat dengan penuh hormat.
“Kira - kira kamu ada pesan gak untuk semua tim yang sedang bertanding khususnya yang akan bertanding hari ini?” tanya sang pembawa acara penuh harap.
“Hmm jika kalian menghadapi suatu masalah untuk bertanding di MPL hingga kalian ingin menangis, menangislah tapi jangan lupa untuk segera bangkit!” jawab Zoe sambil melihat ke arah penonton dengan senyuman manisnya.
“Wah dalam banget ya!” puji sang pembawa acara sambil tersenyum kagum.
__ADS_1
“Ok kalau gitu, terima kasih Zoe!” lanjut sang pembawa acara ramah yang membuat Zoe langsung turun panggung dan kembali ke kursinya.
... Naga dan Nara yang tidak mengerti permainannya masih bisa ikut menikmati pertandingan yang ada terutama karena riuh gemuruh para suporter dari kedua tim yang sedang bertanding. Sementara Zoe menyaksikan pertandingan tersebut dengan sangat fokus mempelajari apa yang bisa dia pelajari dari pertandingan tersebut. Setelah pertandingan pertama selesai Naga, Nara, dan Zoe memutuskan untuk pergi makan malam bersama dengan Hana serta Laxus di rumah aman milik Biro Unit Khusus yang ada di Jakarta....
“Apa yang kalian temukan Laxus?” tanya Naga penasaran sambil menikmati makan malamnya di meja makan bersama dengan yang lain.
“Naga sebaiknya kita selesaikan makan malamnya dulu saja!” pinta Hana ramah sambil melihat ke arah Naga.
“Tidak masalah kak, kita bisa mengobrol tentang hal itu.” jawab Naga santai.
“Kami sudah tahu jalur pendistribusian mereka dimana mereka menggunakan anak - anak di bawah umur untuk mengirimkannya. Tidak akan ada yang mencurigai anak - anak karena mereka masih anak - anak, biayanya murah dan aman dari polisi mennjadikannya solusi sempurna dan sulit untuk dilacak.” kata Laxus sambil menikmati makan malamnya.
... Naga yang mendengar hal itu benar - benar marah hingga memecahkan gelas yang dia pegang di tangannya. Tiba - tiba terasa sebuah getaran yang membuat Laxus serta Zoe melihat ke arah Naga sementara Nara kebingungan apa yang baru saja terjadi dan Hana fokus menyelesaikan makan malamnya. Lantai dengan radius 20 cm di sekitar masing - masing kaki Naga hancur karena Naga yang marah tapi masih berhasil dia kendalikan....
“Sudah kakak bilang kan sebaiknya selesaikan makan malamnya dulu!” kata Hana santai sambil menatap Naga yang membuat Nara juga ikut melihat ke arah Naga dan terkejut ketika melihat tangan Naga berdarah terkena pecahan kaca.
“Jika sudah mengetahui dimana mereka memproduksinya biarkan aku yang menghancurkannya!” pinta Naga sambil menatap tajam ke arah Laxus.
“Aku mengerti Naga, aku akan mengirimkan foto mobil yang dicurigai menyebarkan barang tersebut.” jawab Laxus sigap.
... Nara mengerti bahwa Naga sedang marah karena anak - anak di bawah umur kembali di manfaatkan untuk keuntungan orang dewasa. Meskipun tahu Naga akan beregenerasi Nara tetap membersihkan pecahan kaca dan darah di tangan kanan Naga yang membuat Naga terkejut. Seketika kemarahan Naga hilang ketika Nara membersihkan tangan kanan Naga sambil menggenggamnya....
“Tidak apa Nara aku baik - baik saja.” kata Naga ramah sambil melihat ke arah Nara.
__ADS_1
“Aku tahu, tapi kamu juga tetap merasakan sakitnya tertusuk pecahan kaca di tanganmu Naga.” jawab Nara yang langsung menatap Naga dengan penuh senyuman setelah selesai membersihkan pecahan kaca dan darah dari tangan Naga.
“Apa sekarang sudah tidak sakit lagi?” tanya Nara yang menggenggam tangan kanan Naga sambil tersenyum manis menatap Naga dan membuat Naga ikut tersenyum.