Monster & Bidadari

Monster & Bidadari
Perjalanan Nara


__ADS_3

... Keesokan harinya Nara belum bisa menerima kepergian Naga yang membuat dirinya pergi ke sisa - sisa bangunan lab Creator Genetic setelah makan siang. Setibanya Nara di depan sisa bangunan lab tersebut Nara hanya bisa memandanginya dengan mata berkaca - kaca. Ketika Nara sedang menghapus air matanya tiba - tiba ada dua orang anak usia SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang membicarakan sebuah mobil Jeep keren kemarin malam dari area hutan belakang lab tersebut yang membuat Nara penasaran....


“Permisi apa kalian sedang membicarakan sebuah mobil Jeep yang melintas kemarin malam dari sini?” tanya Nara menebak setelah mendengar pembicaraan kedua anak tersebut dengan seksama.


“Betul kak, mobilnya keren!” jawab salah satu anak.


“Apa kalian melihat orang yang mengendarai mobil tersebut?” tanya Nara memastikan penuh harap.


“Tidak kak.” jawab kedua anak tersebut kompak.


“Kenapa kalian membicarakan mobil tersebut?” tanya Nara penasaran.


“Karena mobil tersebut baru pertama kali kami lihat, kenapa kakak bertanya tentang mobil tersebut?” tanya anak yang lain curiga.


“Kakak sedang mencari pengendara mobil tersebut!” jawab Nara berbohong.


“Apa kalian masih ingat jam berapa mobil itu pergi dari daerah sini?” tanya Nara kembali sambil tersenyum ramah.


“Hmm antara jam 6 sampai jam 7 malam kak.” jawab kedua anak kompak setelah saling bertukar pandangan memastikan ingatan keduanya sama.


“Terima kasih ya!” jawab Nara ramah yang langsung kembali ke mobilnya.


... Mendengar cerita kedua anak tersebut Nara menduga dan berharap orang yang mengendarai mobil tersebut adalah Naga. Nara memastikan adanya kamera CCTV yang ada di sepanjang jalan tersebut sambil mengemudi menuju arah pulang. Mengetahui adanya kamera CCTV yang mungkin merekam mobil Jeep yang dimaksud oleh kedua anak tersebut Nara langsung pergi ke markas SS untuk menemui Rocky setibanya di rumah....


“Pak Rocky apa kita bisa melacak sebuah mobil dari kamera CCTV?” tanya Nara memastikan penuh harap.


“Bisa kita coba selidiki nona Nara, mobil siapa yang ingin anda temukan?” tanya balik Rocky ramah.


“Naga!” jawab Nara penuh percaya diri yang membuat Rocky terkejut.


“Ayo pak Rocky!” ajak Nara penuh semangat untuk menemukan mobil Jeep yang dia cari membuat mereka berdua pergi ke ruang pemantau kamera CCTV tim SS yang memiliki akses untuk melihat rekaman kamera CCTV di jalanan.


“Silahkan nona Nara!” kata Rocky agar Nara bisa mengintruksikan apa yang ingin dia cari dengan bantuan tim SS.

__ADS_1


“Aku ingin rekaman kamera CCTV dari jalan lab Creator Genetic tempat aku disandera hingga jalan utama di jam 6 sore sampai jam 7 malam!” intruksi Nara yang membut tim SS fokus melakukan intruksi Nara dengan komputer mereka masing - masing dan memunculkannya di layar lebar.


... Terlihat sebuah mobil Jeep pergi dari area hutan yang berada di belakang lab Creator Genetic melewati jalanan desa sebelah jalan masuk menuju lab tersebut. Mereka mengikuti rekaman mobil tersebut hingga beberapa kamera CCTV di jalan utama tapi setelah itu mereka tidak mendapatkan lagi jejak rekaman mobil tersebut. Meskipun tidak terlihat pengemudi mobil tersebut Nara langsung teringat bahwa dirinya dan Naga memiliki aplikasi peta digital sepasang kekasih yang membuat dirinya langsung berlari ke kamarnya untuk memeriksa hal tersebut....


... Nara membuka aplikasi tersebut dengan penuh harap handphone Naga menyala sekalipun sim card yang dia gunakan sudah diganti. Naga sudah melepas sim card di handphone miliknya agar orang - orang tidak bisa melacaknya ataupun menghubunginya seolah - olah benar telah tewas. Namun Naga tidak ingat bahwa handphone miliknya sudah di pasang aplikasi peta digital sepasang kekasih oleh Nara yang menggunakan email untuk memunculkan lokasi dari mereka masing - masing....


... Dari aplikasi tersebut lokasi Naga terlacak berada di daerah Bondowoso, Jawa Timur. Tanpa pikir panjang Nara langsung pergi menggunakan mobil miliknya ke lokasi Naga yang berada di aplikasi tersebut. Nara yang sudah pergi menuju Bondowoso sejak jam 5 sore dicari oleh Anna untuk makan malam bersama, tapi Anna tidak kunjung menemukan Nara di rumah....


“Mba ada yang lihat Nara?” tanya Anna ramah.


“Nona Nara tadi pergi keluar jam 5 sore nyonya.” jawab sang pembantu penuh hormat yang membuat Anna langsung menelpon Nara.


“Nara kamu lagi dimana sayang?” tanya Anna lemah lembut.


“Aku lagi di bandara Bunda.” jawab Nara santai.


“Lagi nunggu siapa?” tanya Anna penasaran.


“Gak bisa besok aja pergi menemui Naga nya Nara?” kata Anna berusaha membujuk Nara dengan mata berkaca - kaca.


“Kalau Naga pasti akan percaya apa yang aku katakan!” jawab Nara sambil meneteskan air mata.


“Kalau Bunda gak percaya sama aku, aku akan buktikan sama Bunda bahwa Naga masih hidup!” lanjut Nara sambil menghapus air matanya dan langsung mengakhiri panggilan dari Anna serta mematikan handphonenya.


... Tidak lama setelah Nara mematikan handphonenya Nara langsung masuk ke dalam pesawat yang akan membawanya ke Surabaya. Nara tiba di bandara Juanda, Surabaya sekitar jam 9 malam dan langsung disambut oleh seseorang yang mobilnya di sewa Nara. Nara langsung melanjutkan perjalanan menuju Bondowoso mengacu pada peta digital yang dia pegang....


... Nara tiba di sebuah rumah sekitar jam 3 pagi dini hari setelah melalui perjalanan panjang tanpa istirahat. Naga, Hana, dan Laxus yang pada saat itu sedang tertidur langsung terbangun ketika mendengar suara seseorang sedang berjalan masuk di sekitar rumah yang mereka tempati. Mereka semua memeriksa setiap sudut ruangan dan luar ruangan dengan seksama serta perlahan hingga Nara tidak menyadarinya....


“Bukankah itu Nara?” tanya Hana terkejut melihat Nara yang kebingungan melihat rumah yang dia pikir kosong tapi menunjukan lokasi handphone Naga.


“Bagaimana Nara bisa berada disini Naga?” tanya Laxus penasaran yang seketika membuat Naga teringat aplikasi peta digital sepasang kekasih.


“Aku baru ingat meskipun aku sudah mengganti sim card di handphoneku tapi Nara sempat menginstall aplikasi peta digital untuk sepasang kekasih. Aplikasi tersebut menggunakan alamat email dan akan terdeteksi selama handphoneku menyala.” jawab Naga yang kesal dan kecewa kepada dirinya sendiri.

__ADS_1


“Naga yang aku tahu sangat cermat dan teliti ternyata bisa ceroboh juga ya ketika berhubungan dengan cinta.” kata Hana sambil tersenyum bangga menatap Naga.


“Tidak ada pilihan lain Naga, kamu harus menyambut Nara!” pinta Hana ramah sambil menatap Naga penuh keyakinan.


“Naga!” panggil Nara yang langsung berlari ke arah Naga ketika Naga membukakan pintu untuk Nara dan langsung memeluknya.


“Kita berbicara di dalam Nara diluar sangat dingin!” ajak Naga yang langsung masuk sambil menggenggam tangan kanan Nara untuk ikut masuk.


“Silahkan diminum Nara!” kata Hana sambil memberikan sebuah coklat hangat kepada Nara dengan penuh senyuman.


“Kak Hana!” kata Nara terkejut sambil menatap Hana yang dijawab Hana dengan sebuah senyuman.


“Laxus?” kata Nara memastikan sambil melihat kearah Laxus yang dijawab Laxus dengan sebuah anggukan.


“Kamu pasti kelelahan sebaiknya kamu istirahat dulu Nara!” kata Naga sambil menyelimuti Nara dengan sebuah selimut.


“Tidak, aku tidak ingin tidur ataupun beristirahat!” jawab Nara yang meletakan coklat hangatnya di atas meja sambil menatap Naga.


“Aku ingin bersama kamu!” lanjut Nara sambil menatap Naga dengan mata berkaca - kaca.


“Aku akan tetap disini Nara!” kata Naga sambil menatap Nara dengan penuh senyuman.


“Tidak! Aku ingin kamu tetap berada dalam jangkauan pandanganku!” pinta Nara sambil memegang tangan Naga dengan erat.


“Iya aku akan berada di dalam jangkauan pandangamu Nara, kita istirahat dulu ya!” pinta Naga penuh kelembutan sambil memegang tangan Nara menuntunnya masuk ke kamar.


“Tidurlah Nara!” pinta Naga setelah mengantarkan Nara duduk di kasur sekalipun Nara tidak ingin melepaskan pegangannya kepada Naga.


“Aku akan menemanimu di kamar ini!” lanjut Naga sambil membelai lembut pipi Nara.


“Tidak kamu juga harus tidur berbaring di samping aku!” jawab Nara manja sambil menatap Naga.


“Baiklah!” jawab Naga yang langsung berbaring disamping Nara dan Nara memeluk Naga dengan erat hingga tertidur.

__ADS_1


__ADS_2