
... Zoe yang sudah menunggangi serigala langsung pergi menuju medan perang diikuti oleh Laxus dan Naga yang juga menunggangi salah satu serigala. Semua pasukan militer yang bertugas juga langsung pergi ke posisi masing - masing. Beberapa penembak jitu ditugaskan untuk membunuh para monster dengan racun dosis tinggi yang diyakini bisa membunuh para monster yang menyerang Jakarta....
... Hana mengajak Nara untuk ikut bersamanya yang memberikan Nara kesempatan untuk melihat setiap aksi yang dilakukan oleh Naga, Zoe, dan pasukan militer yang bertugas serta membuat Hana bisa memastikan keamanan Nara. Tidak lama kemudian MPL Arena dan sekitarnya juga sudah steril dari masyarakat sipil yang sudah pergi ke zona aman. Ketiga binatang yang sudah berubah menjadi monster sudah tiba di sumber gelombang ultrasonik dan langsung menghancurkannya hingga membuat gedung tersebut juga ikut roboh menimpa gedung di sampingnya....
... Tanpa basa basi Zoe langsung menyerang monster kuda nil bersama beberapa serigala yang membuat monster kuda nil menyerang balik ke arah mereka. Zoe sudah berada di atas tubuh monster kuda nil sambil menusuk - nusuk bagian tubuh sang monster kuda nil. Namun karena kulitnya yang sangat keras dan tebal membuat setiap tusukan Zoe tidak memberikan dampak apapun kepada sang monster....
... Beberapa serigala juga ikut menyerang monster kuda nil dengan gigitan dan cakarannya tapi tetap tidak memberikan dampak yang signifikan. Naga, Laxus dan beberapa serigala lainnya sibuk mengalihkan perhatian buaya monster dan kangguru monster agar mereka bisa melawan para monster satu persatu. Para anggota KOPASSUS yang membawa senapan runduk anti material juga mulai menembaki para monster yang membuat fokus para monster sering terganggu....
... Zoe yang terus menusuk tubuh monster kuda nil memanfaatkan hal tersebut untuk terus bergerak ke bagian kepala sang monster kuda nil. Setibanya di bagian kepala sang monster kuda nil tanpa ragu Zoe langsung menusukan belati yang dia pegang ke mata sang monster kuda nil. Hal itu membuat sang monster kuda nil meronta - ronta kesakitan dan mulai menyerang tanpa arah....
... Zoe bertahan di tubuh sang monster kuda nil sambil memegang belati yang menancap di mata monster tersebut. Zoe mulai menggerakan belati yang tertancap membuat sang kuda nil bergerak ke arah tertentu yang membuat Zoe berpikir untuk mengarahkan mulut kuda nil kepada para penembak jitu KOPASSUS. Setelah memahami gerakan sang monster kuda nil Zoe langsung mengarahkan sang monter ke arah para penembak jitu sambil membuka mulutnya....
“Zoe membuka kesempatan!” teriak salah satu anggota KOPASSUS.
... Tanpa ragu tiga orang penembak jitu KOPASSUS menembak peluru racun dosis tinggi ke bagian dalam mulut sang monster kuda nil. Sang monster kuda nil terus meronta - ronta kesakitan menyerang tanpa arah hingga beberapa menit kemudian sang monster kuda nil tewas karena racun yang sudah menyebar ke seluruh tubuhnya. Para penembak jitu KOPASSUS terus menembak sang monster buaya hingga akhirnya sang monster buaya bergerak ke arah mereka semua....
“Jangan gentar! Fokus cari kesempatan untuk menembakan racunnya! Ada Naga dibarisan depan!” kata ketua lapangan KOPASSUS tegas.
... Dengan kecepatan dan kekuatannya Naga langsung menerjang menendang leher bagian kanan sang buaya hingga terpental menabrak salah satu gedung pencakar langit. Para militer yang melihat secara langsung dan tidak langsung terkejut dengan kekuatan Naga begitupun dengan Nara. Zoe mencoba menyerang sang kangguru monster membantu Laxus yang sejak tadi bertarung melawannya tapi sang kangguru monster terlebih dahulu meninju Zoe dangan tinju kanan miliknya hingga Zoe terpental membentur salah satu gedung pencakar langit....
“Zoe!” teriak Nara cemas yang langsung menutup mulutnya tidak percaya Zoe terpental hingga membentur salah satu gedung pencakar langit.
__ADS_1
“Aku tahu kamu dan Naga berada di level yang berbeda dengan anak - anak bernomor lainnya, tapi aku tidak menyangka kekuatan Naga sebesar ini!” puji sang Danjen KOPASSUS sambil menatap bangga ke arah Naga yang terlihat di monitor.
“Tidak perlu khawatir kami tidak akan menyerang negeri ini kecuali jika kalian menyerang kami ataupun orang - orang berharga bagi kami!” jawab Hana sambil menatap Danjen KOPASSUS dengan tatapan dingin.
“Hahaha secara pribadi aku menyukai kalian!” kata Danjen KOPASSUS.
“Aku berharap anak - anak bernomor lainnya bisa melengkapi kalian hingga membentuk Biro Unit Khusus yang mampu melindungi negeri ini dari ancaman yang mungkin terjadi di kemudian hari.” lanjut Danjen KOPASSUS yang menatap Hana sambil tersenyum bangga.
... Zoe yang terpental cukup jauh langsung bangkit dan kembali menerjang sang kangguru monster diikuti beberapa serigala yang membantunya. Sang buaya yang sudah bangkit juga langsung mulai mengejar ke arah Naga yang dimanfaatkan Naga untuk menyerang sang kangguru monster. Zoe yang menyadari hal itu setelah melihat Naga berlari ke arahnya diikuti oleh sang buaya monster memancing sang kangguru monster untuk menyerang dirinya sambil terus menghindari setiap serangannya....
... Di waktu yang tepat Naga dan Zoe kompak berlari ke arah yang berlawanan sehingga serangan sang kangguru monster mengenai sang buaya monster. Setelah diserang sang buaya monster menyerang balik dengan menggigit leher sang kangguru monster sambil mengangkat dan membantingnya beberapa kali. Sang kangguru monster terus meronta - ronta tapi tidak berhasil lepas dari kuatnya cengkraman sang buaya monster hingga akhirnya leher sang kangguru monster putus dan langsung dimakan oleh sang buaya monster....
... Setelah memakan kepala sang kangguru monster pandangan sang buaya monster mengarah kepada Naga yang membuat Naga menatapnya balik dengan tatapan tajam. Dengan cepat Naga berlari ke bawah leher sang buaya monster lalu menendangnya ke atas hingga sang buaya monster terpental beberapa meter. Tidak berhenti sampai disitu Naga langsung ikut melompat dan menendang rahang bawah sang buaya monster hingga sang buaya monster terpental membentuk salah satu gedung pencakar langit lainnya....
“Yeay!” teriak para pasukan militer gembira yang tahu Naga dan militer yang ada di lapangan telah berhasil membunuh ketiga monster yang menyerang Jakarta.
“Kamu ingin bertemu Naga dan Zoe Nara?” tanya Hana memastikan sambil tersenyum ramah menatap Nara.
“Tentu kak Hana!” jawab Nara yang tersenyum lega melihat Naga dan Zoe baik - baik saja setelah melawan para monster.
... Naga langsung berkumpul bersama Zoe, Laxus dan para serigala berjalan santai menuju pusat komando sambil tersenyum lega. Para militer juga mulai berjalan santai kembali ke pusat komando untuk melapor bahwa tugas mereka semua telah selesai dilaksanakan. Hana serta Nara menghampiri Naga dan yang lainnya menggunakan sebuah mobil....
__ADS_1
“Kak Nara!” panggil Zoe yang menunjukan tangan dan beberapa bagian tubuhnya yang terkena noda darah monster kuda nil.
“Apa kamu terluka Zoe?” tanya Nara yang mengeluarkan sapu tangannya untuk membersihkan noda darah di wajah Zoe dengan penuh kelembutan.
“Jangan kak nanti sapu tangan kak Nara kotor karena noda darah!” pinta Zoe berusaha menghindar.
“Sapu tangan ini tidak lebih penting daripada kamu Zoe!” jawab Nara sambil tersenyum menatap Zoe yang membuat Zoe tersenyum bahagia ketika Nara membersihkan mukanya.
“Kerja bagus para serigala!” kata Naga sambil mengelus beberapa serigala bergantian.
“Naga apa kamu baik - baik saja?” tanya Nara yang langsung mengalungkan kedua tangannya ke leher Naga.
“Aku baik - baik saja Nara.” jawab Naga yang tersenyum sambil memeluk pinggang Nara dengan kedua tangannya.
“Nara ketika aku melihatmu berpenampilan seperti ini aku benar - benar terpesona karena kecantikanmu dan bersyukur karena kamu adalah istriku. Namun itu juga mengingatkanku setelah kita menikah aku fokus membantumu bekerja tanpa memberikanmu perhatian yang cukup sebagai seorang suami. Aku benar - benar menyesal dan minta maaf Nara karena kita belum bisa menjalani kehidupan rumah tangga normal seperti orang pada umumnya.” kata Naga lirih sambil menatap Nara dalam - dalam.
“Kamu sudah memberikanku cukup perhatian sebagai seorang suami sekalipun sedang bekerja di kantor.” jawab Naga sambil tersenyum manis menatap Naga.
“Apa menariknya menjalani rumah tangga normal seperti orang pada umumnya jika kita bisa menjalani rumah tangga yang sangat spesial dengan pilihan hidup yang kita mau jalani bersama?” lanjut Nara yang tersenyum manja dan langsung mencium pipi Naga dengan penuh kelembutan.
“Haruskah kita pergi berlibur setelah ini?” tanya Naga yang tersenyum menatap Nara.
__ADS_1
“Setuju!” jawab Nara yang tersenyum bahagia dan langsung berpelukan dengan Naga.