
... Kekuatan dan kecepatan mereka yang di atas rata - rata membuat mereka dengan mudah menghindari tembakan yang mengarah kepada mereka serta membunuh para penjaga EvolveX satu persatu. Para serigala juga menunjukan kebrutalan mereka dalam mencabik para penjaga EvolveX hingga akhirnya mereka tiba di ruangan Yashida, Mirei, dan Han. Serigala yang tersisa berjumlah 40 ekor sedangkan EvolveX hanya Yashida seorang dan telah dikepung oleh Naga, Zoe, dan para serigala....
“Jangan bergerak atau dia akan kubunuh! (dalam bahasa Inggris)” teriak Yashida sambil mengarahkan sebilah pisau ke leher Mirei.
“Kenapa kamu berpikir Mirei masih penting ketika aku telah menjadi alpha wolf sesungguhnya? (dalam bahasa Inggris)” tanya Naga yang berjalan perlahan ke arah Mirei dan Yashida sambil menatap Yashida dengan tajam.
“Berhenti atau aku akan benar - benar membunuhnya! (dalam bahasa Inggris)” teriak Yashida sambil sedikit menggores leher Mirei hingga berdarah.
“Brrruuuaaakkk!” suara Pandora Instrument yang dihancurkan oleh Naga dengan sekali serangan.
“Pandora Instrument sudah benar - benar hancur dan Mirei sudah tidak diperlukan lagi! (dalam bahasa Inggris)” kata Naga sambil menatap Yashida dengan tajam.
“Jika kamu ingin membunuh Mirei, bunuhlah! (dalam bahasa Inggris)” pinta Naga sambil terus menatap Yashida dengan tajam.
“Aku tidak akan membalas dengan membunuhmu, tapi akan aku pastikan kamu menderita di sisa hidupmu! Aku akan meminta para serigala untuk menggigitmu hingga kamu hanya mampu merangkak dan aku akan menghancurkan kedua pergelangan kakinya untuk memastikan kamu hanya bisa merangkak! Lalu kami semua akan mengikutimu dari belakang menyiksamu secara perlahan hingga kamu memohon untuk dibunuh tapi kami tidak akan pernah melakukan itu! (dalam bahasa Inggris)” lanjut Naga dingin yang membuat Yashida gemetar ketakutan.
“Bunuhlah Mirei sekarang juga agar aku bisa melakukan apa yang aku inginkan kepadamu secepatnya! (dalam bahasa Inggris)” tambah Naga yang menatap Yashida dengan tatapan tajam sambil berjalan perlahan ke arahnya.
“Aku menyerah! (dalam bahasa Inggris)” kata Yashida yang langsung mengangkat kedua tangannya sambil melepaskan pisaunya.
“Zoe amankan Mirei dan Han!” pinta Naga ramah tanpa melihat ke arah Zoe.
“Baik kak!” jawab Zoe sigap yang langsung melepaskan ikatan Han dan meminta Han serta Zoe untuk berkumpul di dekat mereka berdua.
“Tunjukan tangan kananmu yang memegang pisau tadi! (dalam bahasa Inggris)” pinta Naga dingin ketika dia sudah berdiri tepat di depan Yashida.
__ADS_1
“Cepat! (dalam bahasa Inggris)” pinta Naga dingin yang membuat Yashida menunjukan tangan kanannya sambil menangis.
... Naga langsung memegang jari telunjuk serta jari tengah Yashida dengan tangan kanannya sementara jari manis dan jari kelingking Yashida Naga pegang dengan menggunakan tangan kirinya. Naga langsung mengangkat tangan kanan Yashida hingga tepat di depan mata Yashida lalu menggeser secara paksa tulang - tulang jari milik Yashida. Yashida langsung menjerit kesakitan sambil berguling - guling di lantai dengan memegang tangan kanannya sendiri....
... Beberapa menit kemudian kepolisian Jepang beserta tim medis datang untuk menindak lanjuti Yashida Miyazaki dan EvolveX setelah ditelepon oleh Han. Naga, Han, dan perwakilan pemerintah Jepang berdiskusi tentang para serigala yang akhirnya mereka sepakat para serigala akan dikirim ke pulau Panaitan, Indonesia tempat anak - anak bernomor tinggal. Naga berbicara kepada para serigala dan membuat para serigala setuju untuk langsung masuk kandang serta dibius sebelum diberangkatkan menuju pulau Panaitan....
... Kasus EvolveX resmi telah berhasil diselesaikan dan Yashida Miyazaki akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Jepang. Mereka semua kembali ke hotel masing - masing untuk beristirahat dan Naga langsung menghubungi Nara memberitahu bahwa tugasnya sudah selesai. Keesokan paginya setelah selesai berkemas Naga dan Zoe langsung pergi ke bandara untuk kembali ke Indonesia, tapi mereka dikejutkan dengan kedatangan Mirei yang juga sudah berkemas....
“Apa kamu akan kembali ke Indonesia?” tanya Naga memastikan.
“Iya, aku lupa bahwa aku izin cuti kepada tuan Raymond bukan izin resign.” jawab Mirei santai sambil tersenyum ramah yang membuat semuanya ikut tersenyum.
“Terima kasih atas kerja samanya Naga dan senang bisa bekerja sama denganmu!” puji Han sambil memeluk Naga lalu menjabat tangan Zoe.
“Terima kasih kembali Han.” jawab Naga santai.
“Semoga penerbangan kalian menyenangkan!” lanjut Han sambil tersenyum ramah melihat ke arah Naga, Zoe, dan Mirei satu persatu.
“Sampai jumpa!” jawab Naga, Zoe, dan Mirei kompak.
... Naga memberitahu jadwal penerbangan mereka bertiga kepada Nara yang membuat Nara menjalani hari dengan penuh semangat serta tidak sabar menunggu kepulangan Naga. Nara langsung pergi ke bandara dari kampus pada jam 3 sore agar bisa bertemu Naga ketika Naga keluar dari bandara pada jam 5 sore nanti. 30 menit menunggu akhirnya Nara melihat dan langsung berlari ke arah Naga untuk memeluknya dengan penuh kehangatan....
“Aku merindukanmu Naga!” kata Nara yang memeluk Naga dengan erat.
“Aku juga!” jawab Naga yang tersenyum sambil membelai rambut Nara dengan penuh kelembutan.
__ADS_1
“Zoe!” kata Nara yang langsung memeluk Zoe.
“Senang bertemu dengan anda nona Nara!” sapa Mirei dengan penuh hormat.
“Aku juga senang bertemu denganmu Mirei!” balas Nara sambil tersenyum ramah.
... Mirei diantarkan pulang ke rumahnya oleh Nara dan Naga sementara Zoe berpisah di bandara untuk menuju pulau Panaitan. Kali ini Zoe pergi ke pulau Panaitan menggunakan perahu kargo sambil membawa para serigala bersamanya. Setibanya di pulau Panaitan para serigala masih tetap berada dalam kandangnya sekalipun sudah berada di area kediaman anak - anak bernomor karena Zoe khawatir serigala tersebut akan menyerang para anak bernomor....
“Tolong buka kandangnya Zoe!” pinta Hana ramah sambil melihat ke arah seekor serigala yang berada di depannya.
“Tapi kak Hana ...” belum selesai Zoe berbicara Hana langsung menatap Zoe dengan penuh senyuman yang memberikan kode bahwa Zoe cukup percaya kepada Hana.
“Baiklah.” jawab Zoe sigap yang langsung membuka kandang serigala yang berada di depan Hana.
“Selamat datang para serigala!” kata Hana menyambut hangat para serigala sambil mengelus - elus leher mereka satu persatu ketika keluar dari kandang mereka masing - masing.
... Ketika anak bernomor lainnya datang untuk melihat para serigala, semua serigala langsung mendesis bersiap untuk menyerang mereka semua. Namun Hana berhasil menjelaskan bahwa mereka semua adalah bagian dari keluarga di pulau Panaitan dan para serigala langsung mengerti maksud perkataan Hana. Hana lalu melepaskan para serigala agar bisa hidup bebas di area pulau Panaitan bekas area laboratorium rahasia milik Creator Genetic yang sekarang menjadi rumah bagi semua anak - anak bernomor yang masih hidup....
“Ketika kamu sedang dalam perjalanan pulang bersama para serigala, Naga menghubungiku dan menjelaskan semuanya Zoe.” kata Hana yang tersenyum ramah sambil menatap Zoe yang kebingungan melihat sikap Hana.
“Apa kak Hana sudah mengetahuinya?” tanya Zoe memastikan.
“Iya, sejak membaca berkas EvolveX dari Mirei aku sudah mengetahuinya.” jawab Hana ramah sambil mengangguk.
“Aku mengerti jika kita semua membutuhkan waktu untuk beradaptasi begitupun dengan para serigala, tapi mulai saat ini kita akan menjadi satu keluarga besar!” pinta Hana sambil tersenyum melihat semua anak bernomor yang ada di depannya.
__ADS_1
“Baik kak Hana!” jawab semua anak bernomor sambil tersenyum penuh percaya diri.