Monster & Bidadari

Monster & Bidadari
Zoe


__ADS_3

... Laxus yang mengikuti Naga dari belakang langsung menembak ******* tersebut hingga tewas tepat mengenai samping kanan kepalanya sambil terus berjalan mendekati ruangan tempat Nara disandera. Nara yang melihat Naga tertembak langsung mendekati tubuh Naga dengan mata berkaca - kaca. Namun tiba - tiba Naga terbangun dengan santai sambil memukul bajunya perlahan yang membuat beberapa peluru terlepas dari bajunya....


“Wah Laxus penjahit yang kamu rekomendasikan benar - benar luar biasa!” puji Naga sambil melihat ke arah Laxus yang baru saja masuk ke dalam ruangan tersebut membuat Nara terkejut sambil menatap Naga.


“Kamu menerima semua tembakan tadi untuk menguji rompi anti peluru yang kamu pakai?” tanya Laxus memastikan.


“Bukankah sayang jika tidak diuji coba secara langsung?” tanya balik Naga yang membuat Nara semakin kesal sambil menghapus air matanya.


“Kupikir karena akan menyelamatkan Nara kegilaanmu akan berkurang kak Naga, tapi sepertinya tidak sama sekali.” kata Zoe yang berjalan santai masuk ke dalam ruangan tempat Nara disandera.


“Aduh!” kata Naga yang langsung mengelus bahu kanannya setelah Nara memukulnya kesal.


“Sepertinya pukulan Nara yang akan membuatku tewas!” kata Naga bercanda sambil menatap Nara dengan penuh senyuman.


“Berhenti berbicara tentang kematian!” protes Nara kesal sambil memukul Naga kembali yang membuat Naga mengelus bagian tubuhnya yang dipukul Nara.


“Apa yang sebenarnya kamu pikirkan tiba - tiba datang di depanku lalu menerima semua tembakan dari *******?” protes Nara kesal sambil menangis yang dijawab Naga dengan sebuah senyuman.


“Aku merindukanmu Naga!” lanjut Nara yang langsung memeluk Naga dengan penuh kelembutan dan menangis dalam pelukan Naga.


“Sebaiknya kalian jangan berpikir untuk melakukan hal macam - macam!” kata Zoe sambil menatap salah satu ******* di dinding sebelah kanan dirinya dan membuat Laxus langsung mengarahkan senjatanya ke ******* yang berada di dinding sebelah kiri mereka.


“Nara bukankah kamu seharusnya tidak bersikap manis kepada kak Naga di depan laki - laki ini?” tanya Zoe yang berjongkok menatap seorang laki - laki di depannya.

__ADS_1


“Apa maksudmu?” tanya Nara penasaran.


“Laxus tolong beri aba - aba kepada pak Rocky dan tim SS untuk mengevakuasi Nara dan teman - temannya!” pinta Nara ramah sambil melihat ke arah Laxus.


“Baik Naga!” jawab Laxus sigap.


“Aku akan ikut bersamamu!” pinta Nara manja sambil memegang tangan Naga dengan erat.


... Tidak lama kemudian pak Rocky dan beberapa tim SS masuk ke ruangan tersebut lalu mengeluarkan teman - teman Nara satu persatu secara perlahan. Kelompot ******* yang sedang berpatroli bertemu dengan kelompok ******* yang sedang memburu Biro Unit Khusus dan merasakan ada yang jangga di sekitar fakultas Nara. Mereka semua langsung berjalan ke arah ruangan tempat Nara disandera dengan sangat cermat....


“Ada 8 orang ******* menuju arah kalian!” kata Hana melalui jaringan komunikasi internal Biro Unit Khusus.


... Naga langsung memberikan kode berhenti kepada Rocky dan memintanya untuk masuk terlebih dahulu. Laxus langsung menutup pintu ruanga tersebut bersiap - siaga untuk menyergap para ******* yang hendak ke ruangan tersebut. Hana yang mengamati kelompok ******* di sekitar ruangan tersebut terus memberikan informasi kepada Naga, Laxus, dan Zoe....


“Biarkan aku yang mengatasi mereka!” pinta Zoe penuh percaya diri sambil mengeluarkan dua bilah pisau dari balik punggungnya.


“Toong, tang tang. Toong, tang tang. Toong, tang tang!” kata Zoe bersenandung lalu melompat secara perlahan dengan menekuk lutut kanannya.


“Tenang saja akan aku pastikan tidak ada peluru yang mengarah ke ruangan ini!” jawab Zoe penuh percaya diri.


“Kak Naga sudah menjadi tameng agar semua peluru mengarah kepadanya demi melindungi Nara dan teman - temannya. Jadi aku akan melanjutkan tekad kak Naga!” lanjut Zoe dengan penuh percaya diri yang membuat Laxus langsung membuka pintu ruangan tersebut untuk Zoe.


“Toong, tang tang. Toong, tang tang. Toong, tang tang!” kata Zoe bersenandung lalu melompat secara perlahan dengan menekuk lutut kanannya.

__ADS_1


... Setelah Laxus melihat bayangan para ******* yang berjalan ke arah mereka, Laxus langsung memberikan kode kepada Zoe yang membuat Zoe langsung berlari menuju para *******. Suara tembakan, suara besi yang beradu antara peluru dengan belati, suara belati yang menyayat dinding hingga suara jeritan kesakitan terus memenuhi lorong ke arah ruangan Nara disandera. Tidak lama kemudian suara tersebut hilang tak terdengar sama sekali....


“Kita lanjutkan evakuasi pak Rocky!” pinta Naga penuh percaya diri.


“Apa kamu yakin sudah aman Naga?” tanya Rocky memastikan.


“Sudah tidak ada jeritan kesakitan lagi artinya Zoe sudah menghabisi mereka semua.” jawab Naga penuh percaya diri yang dijawab anggukan oleh Rocky.


“Ayo Nara kamu juga ikut!” pinta Naga lemah lembut sambil menatap Nara.


“Tidak aku akan terus bersama kamu!” jawab Nara yang menatap Naga dengan manja.


“Tentu!” jawab Naga yang tersenyum sambil menggenggam tangan kanan Nara.


... Rocky dan tim SS lainnya langsung melanjutkan evakuasi sandera secara perlahan diawasi oleh Laxus dan Zoe yang berjalan ke arah mereka. Sementara itu pertarungan Zoe dengan para ******* membuat para ******* sadar bahwa pasukan ke amanan yang mereka buru ada di fakultas Nara. Melihat banyaknya ******* yang berjalan ke arah gedung tempat Nara di sandera Hana meminta percepat proses evakuasinya yang membuat mereka semua berjalan lebih cepat....


“Duaarr ... duarrr ... duarrr!” suara hujan tembakan yang mengarah ke lorong tempat Naga dan yang lainnya melakukan evakuasi.


... Rocky, tim SS, dan semua teman - teman Nara sudah berjalan terlebih dahulu berada di gedung yang lebih aman. Sementara Nara, Naga, Laxus, dan Zoe masih berada di lorong dengan dinding campuran kaca dan tembok tipis yang membuat mereka berlindung di balik tiang lorong. Para ******* terus menembak ke arah Naga, Nara, Laxus, dan Zoe yang membuat Naga memeluk Nara dengan erat untuk melindunginya sementara Zoe serta Laxus berdiri santai menunggu para ******* mengisi ulang senapannya....


“Toong, tang tang. Toong, tang tang. Toong, tang tang!” kata Zoe bersenandung lalu melompat secara perlahan dengan menekuk lutut kanannya setelah menunjukan dirinya di depan para *******.


... Setelah selesai mengisi ulang amunisi mereka, para ******* langsung menembaki Zoe tapi dengan cepat Zoe berlari menghindar dan membunuh mereka satu persatu. Hana yang mengamati dari atas pohon juga ikut membunuh para ******* dengan menggunakan senapan runduk yang dia pegang. Setelah di konfirmasi amana Naga, Laxus, dan Nara kembali berjalan ke arah jalan evakuasi diikuti oleh Zoe dengan tubuh yang penuh darah termasuk sebagian wajahnya....

__ADS_1


“Kak Naga!” panggil Zoe sambil tersenyum bahagia menunjukan tangannya yang penuh dengan darah sambil sedikit berlari ke arah Naga yang membuat Nara penasaran siapa sosok Zoe dan apa hubungannya dengan Naga.


... Serangan yang dilakukan Biro Unit Khusus benar - benar mengalihkan perhatian seluruh kelompok ******* sehingga pasukan anti teror masuk perlahan secara pasti. Tidak lama setelah Zoe menghabisi para ******* terakhir yang datang berusaha memburu mereka tim anti teror langsung melakukan penyergapan untuk mengamankan seluruh sandera. Akhirnya semua sandera berhasil di amankan dan lokasi kampus disterilkan dari para ******* oleh semua pasukan anti teror yang ada....


__ADS_2