
"James.....Bella, kalian?" Anna terkejut melihat mantan kekasih nya bersama Bella sahabat lamanya.
Fikiran Anna mulai menanggapi dan menyimpulkan jika wanita yang yang dia lihat sedang berciuman dengan James adalah Bella, wanita itu adalah selingkuhan mantan kekasihnya Anna benar-benar syok dengan semua ini. James yang meilhat kehadiran Anna pun terkejut dia segera melepaskan tangan nya dari pundak Bella dan hendak menghampiri Anna.
"Jangan mendekat, James." seru Anna sembari jalan mundur. Tetapi James tidak menghiraukan apa yang dikatakan Anna dia terus berjalan menghampiri Anna tetapi Anna terus berjalan mundur untuk kabur dari James dia pun berbalik. Dan......
Bruuuuuuukkkkk.........
Anna menabrak kaca hinggu tubuhnya melayang dan terjatuh, bahkan salah satu sepatu Anna pun terpental jauh dari kaki nya.
Anna meringis kesakitan dia pun merasa malu dengan kejadian ini karna semua orang yang berada di tempat itu melihat Anna dan tidak ada yang menolongnya, dia pun menutup wajahnya dengan kedua tangan nya dia tidak berani bangkit. James yang melihat itu pun hendak menolong Anna tetapi dia urungkan saat dia melihat seorang pria menghampiri Anna dan mengambil sepatu Anna.
"Ternyata aku harus menolongmu lagi, Nona Anna." Ucap Cristian sembari memasangkan sepatu Anna.
"Kau......"
"Tolonglah aku sekali lagi, aku mohon aku sangat malu bawa aku pergi kemanapun kau mau bahkan ke luar angkasa sekalipun." Anna memohon sembari menarik-narik ujung celana Cristian.
"Ingin sekali rasanya aku menghajar kekasihmu itu, tetapi aku harus menolongmu dulu, aku akan membawamu ke luar angkasa itu." ucap Cristian sembari membantu Anna berdiri.
Dia pun merangkul pinggang Anna, merapikan anak rambutnya ke belakang telinga Anna dan membawa Anna pergi melewati James dan Bella yang menatap mereka dengan tatapan bertanya-tanya.
"Mengapa kau membawaku kesini?". tanya Anna saat sampai di depan kamar hotel.
"Kau meminta ku membawa mu pergi bahkan ke luar angkasa sekalipun." ucap Cristian
"Ya...ya...lalu apakah kamar hotel ini sama dengan luar angkasa?". Anna penasaran.
"Kamar ini adalah Suite Room dan kau akan memasuki nya bersama dengan pria seperti ku. Maka rasanya akan sama seperti luar angkasa."
__ADS_1
"Lau apa yang kau tunggu? Cepat buka..." jawab Anna menantang.
"Kau yakin?." tanya Cristian lagi.
"Kau ini banyak sekali bicara. Cepatlah." ketus Anna.
Cristian menyeringai mendengar jawaban Anna dia pun segera membuka pintu Suite Room itu dengan kartu yang di pegang nya. Anna pun segera memasuki nya dia melihat ke dalam kamar itu dan terkagum-kagum saat tahu betapa mewahnya Suite Room itu. Dia pun melihat koper nya berada di sofa dan segera menghampiri kopernya sesaat dia teringat kejadian tadi dan menghela nafas panjang.
"Apakah rasanya sangat sakit?". Cristian sembari memegangi bahu Anna dan Anna mengangguk.
"Aku sangat tidak menyangkanya. Ternyata dia bersama sahabat lamaku dan tidak menyangka akan bertemu dengan mereka disini." lirih Anna
"Hey aku tidak menanyakan perasaan mu yang ku tanyakan adalah bahumu. Ini pasti terkilir " jawab Cristian mengkhawatirkan bahu Anna.
Anna mengerucutkan bibir nya dan menepis kasar tangan Cristian dia pun bergegas pergi dan akan mengangkat kopernya.
"Sudah ku katakan padamu bahumu terkilir."
"Melihat keadaanmu ini pasti pertama kali nya bagimu, kan? Kau ingin di sofa atau ditempat tidur saja?". tanya Cristian.
Anna mengerjapkan matanya dia terkejut mendengar ucapan Cristian fikiran nya melayang kemana-mana.
"Bahumu terkilir. Dan perlu kau ingat kita berada di hotel jadi jangan berteriak." tegas Cristian.
Beberapa orang di luar kamar Suite Room itu terkejut mendengar teriakan Anna mereka berfikir orang-orang yang ada di Suite Room itu sedang melakukan hubungan badan, bahkan ucapan Cristian begitu nyaring hingga meyakinkan mereka.
"Aku bahkan belum melakukan apapun." teriak Cristian.
"Awalnya memang sakit tetapi sakitnya akan hilang. Jika kau terus bergerak aku tidak bisa memasangnya." lanjut Cristian dan Anna terus saja berteriak.
__ADS_1
Cristian mendengus kesal pada Anna. Dia menarik baju pria itu hingga robek karna Anna menahan sakit. Cristian pun segera mengganti baju dan membawakan Anna selimut dia menyelimuti Anna yang sedang duduk di atas tempat tidurnya dan duduk di samping Anna.
"Bolehkah aku bertanya?". tanya Anna dan dibalas anggukan oleh Cristian.
"Apa kau sungguh-sungguh seorang dokter?"
"Ya aku seorang dokter, dokter herbal."
"Sebenarnya aku hanya ingin menjadi seorang dokter. Dokter yang bisa menyembuhkan apapun penyakit pasien nya hingga sehat sepenuhnya. Tetapi karna aku harus memilih gelar maka aku mengambil gelar sebagai dokter herbal. Aku tidak ingin seseorang merasa terpuruk atau putus asa karna sebuah penyakit." lanjut Cristian.
"Ternyata hatimu sangat mulia tetapi kau juga sangat menyebalkan." Anna tertawa ringan.
Anna pun bangkit dari duduknya dia memutuskan untuk pulang dan Cristian segera bangun untuk mengambil kunci mobilnya.
"Tidak perlu. Ahh maksudku, kau tidak perlu mengantar ku. Aku yakin James sedang menungguku untuk berbicara denganku bagaimanapun aku harus menghadapinya. Jadi kau tidak perlu mengantarku." Anna dengan tersenyum lirih.
"Baiklah, berhati-hati lah dan harus kau ingat mungkin luka mu terlihat baik-baik saja tetapi terkadang bagian luar terlihat baik tetapi yang bagian dalam terluka." ucap Cristian dan dibalas anggukan oleh Anna.
##Bersambung.....
Hayy para readers maaf aku baru up lagi karna kemarin aku ada kendala dan ga bisa up episode selanjutnya.
Ada info sedikit readers.
Untuk Up aku jadwalin setiap hari hanya saja waktunya aku ga bisa menetukan dan aku usahan dalam sehari aku Up 3 episode.
Terimakasih.
Mohon like, komentar, vote dan juga rating nya yaaa .....😄😃dukungan kalian sangat berarti untukku.
__ADS_1