My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 25


__ADS_3

Anna yang membuka laci nya saat dia teringat sesuatu, dia pun mengambil sebuah amplop putih yang isi nya adalah hasil pemeriksaan medis dirinya yang belum pernah dia buka sebelum nya. Dan ternyata dia memang sudah mendapatkan peringatan dan anjuran untuk memeriksakan diri lebih lanjut. Dia bergumam karna seharusnya hal seperti ini di beritahukan lewat telepon.


Tookk... Tookk... Tookk...


Seseorang mengetuk pintu ruangan Anna dan membukanya, Bella masuk ke dalam ruangan kantor Anna.


"Kau baik-baik saja?" tanya Bella dan Anna mengangguk.


"Aku sudah memberitahu Direktur agar tidak khawatir." jawab Anna.


"Kau memang tidak apa-apa. Tapi perusahaan dalam keadaan tidak baik karena dirimu." sinis Bella.


"Sebaiknya saat di kantor kau tunjukan etika mu padaku bagaimana pun aku adalah atasan mu, panggil aku wakil direktur dan berbicaralah dengan formal." ketus Bella dan Anna begitu geram padanya.


"Apa kau bergurau?" tanya Anna yang geram pada Bella.


"Aku tidak bergurau, Pengacara Anna. Dan pesan direktur sebaiknya kau bekerja dari rumah sementara waktu hingga pertanyaan netizen mengenai 'Pengacara pingsan' sedikit mereda." ejek Bella.


"Bella Steward yang aku hormati, apa aku memiliki dosa pada mu?" tanya Anna yang menahan kekesalan nya pada Bella.


"Aku tidak mengatakan apapun, jadi kapan aku mengatakan kau berdosa?" balas Anna.


"Tapi aku tidak apa-apa. Aku bisa bekerja di kantor." ketus Anna.


"Ini bukan masalah kau baik-baik saja, Anna. Tetapi kita semua adalah seorang pengacara, bukan komedian." kata Bella.

__ADS_1


"Jadi kau bekerjalah dari rumah selama satu minggu. Jangan membantah lagi." kata Bella lagi.


Anna bangkit dari duduknya berniat untuk berteriak pada Bella namun dia terdiam saat melihat pakaian Bella yang masih sama seperti kemarin.


"Aku tidak pulang, karna aku bersama James semalaman." ejek Bella yang menyadari Anna memperhatikan pakaian nya.


Bella melenggang keluar dari ruangan Anna dan saat di pintu dia berpapasan dengan David dan Ricko yang baru saja akan masuk ke ruangan Anna. Ricko melihat wajah Anna yang kesal dia berasumsi jika Bella lah yang membuatnya kesal.


"Ma'am apa perlu aku memarahinya karna dia sudah membuatmu kesal?" tanya Ricko dengan gaya nya.


"Sebenarnya siapa yang patut di marahi disini?" Anna melirik Ricko dan David dengan tajam.


Davida dan Ricko yang menyadari segera berlutut dan meminta maaf pada Anna. Anna hanya menyilangkan kedua tangan nya di dada seperti seorang guru yang akan memarahi muridnya. Dan meminta mereka berdiri, David segera berdiri dan Ricko masih terdiam dengan posisinya.


"Apa maksudmu melidungi dia? Apa dia sepenting itu hingga kalian seperti ini atau kalian memang menganggapku bodoh?" Anna dengan galak memarahi dua pria kece itu.


"Aku benar-benar minta maaf, Pengacara Anna. Semua ini salahku hingga kau pingsan kemarin di siaran. Aku sungguh-sungguh minta maaf" mohon David.


"Yes ma'am....kami benar-benar sungguh gila termasuk Kak Cristian. Kami sungguh gegabah, kau adalah seorang pengacara satu kesalahan saja kami bisa di potong. Aku pun merasa terluka saat kau terluka ma'am." celoteh Ricko dengan gaya seperti anak kecil.


Anna tidak tahan melihat tingkah kedua pria itu yang mengharapkan maaf darinya. Ia berpura-pura akan memukul mereka namun ia tidak bisa menahan senyum gelinya.


"David, ma'am tertawa..." kata Ricko dengan senang dan segera bangkit dari posisi nya.


Anna menawarkan mereka teh karna mereka sudah membawakan hadiah untuk Anna. Ricko langsung memperlihatkan hadiah nya, si penyegar udara. Dengan tangan yang mengibas-ibas seperti dia sedang menghirup udara dari tanaman itu dan hidung yang bergerak kempas-kempis seakan sedang menikmati udara segara dari tanaman itu. Anna pun tertawa melihat tingkah Ricko yang lucu baginya. Tetapi Anna langsung berwajah serius lagi saat dia menyadari Cristian yang tidak datang meminta maaf seperti kedua pria kece itu.

__ADS_1


Sebagai rasa terima kasih karna sudah memaafkan mereka. David dan Ricko mengajak Anna meminum kopi di luar saat jam istirahat tiba.


Sesampainya di sebuah kafe kopi, David memesan 3 gelas Americano untuk mereka dan bersenda gurau. Tetapi David dan Ricko tiba-tiba saja meninggalkan Anna sendirian dan Anna meneriaki mereka yang sudah berlari.


"Ma'am.....Fighthing." teriak Ricko yang sedang berlari meninggalkan Anna.


Anna pun kebingungan dengan tingkah Davidan dan Ricko yang tiba-tiba saja meninggalkan nya. Anna kembali duduk dengan pandangan yang masih memperhatikan pintu keluar dan ia pun menoleh ke arah kursi di depan nya.


Betapa terkejut nya Anna saat dia melihat Cristian yang sudah duduk di kursi itu dengan senyuman lebar.


"Sejak kapan kau ada disitu?" tanya Anna dengan wajah kesal.


"Sejak.....mereka pergi." kata Cristian.


"Apa kau masih marah?" tanya Cristian.


"Aku sudah tidak marah pada David dan Ricko." ketus Anna.


"Jadi kau masih marah pada ku yaa...." ucap Cristian dan Anna hanya diam membisu.


"Baiklah aku akan pergi jika kau benar-benar tidak ingin bicara dengan ku." kata Cristian dengan tersenyum.


"Aku hanya tidak suka kau menipuku seperti itu..." kata Anna


##Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2