
"Anna......." panggil Cristian dan mengejar Anna.
"Dengarkan lah dulu penjelasanku...." seru Cristian menarik tangan Anna.
Anna yang sangat kesal dia menarik kerah baju Cristian hingga jarak mereka sangat dekat, dan Cristian melihat ke arah atas dada Anna yang sedikit terbuka dan terlihat olehnya. Anna pun sadar dengan tatapan Cristian ia pun melepaskan tangan nya dan menghempaskan Cristian.
"Aku pasti sangat terlihat bodoh bagi kalian. Padahal kau tahu aku sangat berusaha keras mengikuti latihan itu. Tapi ternyata aku di tipu oleh kalian bertiga." kata Anna sedih.
"Kau adalah pengacara yang andal dan pintar, tetapi aku tidak mengerti mengapa kau bisa tertipu oleh kami." kata Cristian yang seperti menyalahkan Anna dan Anna yang mendengar langsung menatap tajam Cristian.
"Apa kau tidak mengerti keadaan ku saat itu? Karna aku sedang putus asa dan aku begitu mempercayai kalian. Tetapi kalian malah menipuku seperti orsng bodoh, kau sangat jahat. Dan benar tentang apa yang kau katakan tadi, bahwa kau adalah pria yang kejam." kata Anna dan berjalan meninggalkan Cristian.
" Aku akan mempertimbangkan....apa aku akan menuntut kalian atau tidak." kata Anna sebelum benar-benar pergi.
Flasback On
Ketika Cristian sedang menunggu Anna sadar. Dokter yang memeriksa Anna datang dan menanyakan perihal hubungan Cristian pada Anna.
"Apa kau wali dari pasien ini?" tanya dokter itu.
"Bisa di katakan seperti itu karna aku adalah orang yang selalu menolong nya." jawab Cristian menjawab pertanyaan dokter.
"Baiklah. Kondisi pasien saat ini baik-baik saja setelah sadar dia bisa pulang. Dia terserang hipotiroidisme....." kata dokter yang langsung di sela Cristian.
"Itu sebabnya, dia pingsan hari ini. Dia tidak boleh kelelahan dan pantas saja suhu tubuhnya selalu rendah dan denyut nadi nya pun selalu lemah." kata Cristian dengan tatapan bersalah pada Anna.
"Apa kau seorang dokter?" tanya dokter itu yang terkejut karna Cristian menjelaskan semuanya dan Cristian hanya diam saja dan terus memandangi Anna dengan tatapan bersalah.
__ADS_1
Hingga 2 jam berlalu Anna masih belum sadarkan diri tetapi Cristian masih menungguinya. James pun datang dan terkejut saat melihat Anna ditunggu oleh Cristian.
"Mengapa kau disini?" tanya James.
"Menurutmu?" jawab Cristian sinis.
"Apa hubunganmua dengan nya?" tanya James lagi.
"Sebuah hubungan, dimana yang satu terus menerus pingsan dan yang satu lagi terus menolong. Aku belum memutuskan ini sebuah kebetulan atau takdir."
"Lalu bagaimana keadaan nya? Apa Anna mengidap satu penyakit? Setidaknya aku masih berhak untuk tahu agar aku tidak khawatir." kata James
"Jika kau ingin menemani nya aku akan pergi." kata Cristian tanpa menjawab pertanyaan James.
"Tidak perlu. Aku harap kau mau menemani dan menjaga nya." pinta James.
Di sebuah bar, Bella sedang minum wyine. Dia begitu kesal pada James yang ternyata masih sangat perduli pada Anna. Saat Bella menyusul Anna ke Rumah Sakit dia berniat akan melihat Anna tetapi saat sampai di bassment Rumah Sakit dia melihat James turun dari mobilnya. Terlihat sekali dari wajah James jika pria itu sangat khawatir kepada mantan pacarnya itu. Bella sangat cemburu pada Anna hingga dia mengurungkan niatnya untuk melihat Anna. Dia pergi ke sebuah bar, dan rasa kesalnya sedikit terobati saat dia melihat video Anna yang pingsan menjadi trending topik di internet dan menjadi bahan olok-olok.
James tiba di bar itu dia duduk di samping Bella. Dia mengaku pada Bella baru saja menjenguk Anna di Rumah Sakit. Dan Bella memamerkan senyumnya seakan-akan tidak ada apa-apa. James juga memberitahu jika Anna ditunggu oleh pria yang menolong nya saat di Hotel.
"Apa kau merasa kesal?" Tanya Bella.
"Untuk apa aku kesal? Justru aku sangat lega aku tidak perlu mengkhawatirkan nya lagi." kata James.
"Jika aku menikah dan bercerai, aku tidak akan menikah lagi karna perasaan bersalahku. Maaf karna aku tidak memberitahu mu sebelum menjenguk Anna." kata James.
"Bagiku perasaan bersalahmu itu sudah cukup bagiku. Karna aku merasa, aku adalah wanita yang sangat jahat." ujar Bella.
__ADS_1
"Kurasa aku mengerti perasaanmu. Karna aku adalah pria yang sangat brengsek." kata James.
(Klop dong yaaa yang jahat sm yang brengsek hehehe)
Flasback Off
Di apartemen nya, Anna sedang menangis terus menerus. Ia di temani oleh Jovi sahabatnya. Jovi berusaha menenangkan Anna dengan mengusap-usap punggung Anna sambil memeluk nya.
"Anna, apa penyakitmu parah? Apa kanker yang menyerang tubuh mu?" tanya Jovi khawatir.
"Kau ini.....aku hanya terkena hipotiodisme." bentak Anna pada Jovi dan Jovi tertawa mendengarnya.
"Jadi kau hanya terkena penyakit seperti itu? Anna penyakitmu itu adalah penyakit yang sedang trend saat ini. Ya'ampun Anna jadi kau dari tadi menangisi penyakit mu ini?" Jovi tertawa melihat Anna melotot pada nya.
'Kau tidak tahu saja. Aku bukan nya menangisi penyakitku. Tetapi aku sedang merasa sangat kecewa pada tiga orang itu.' Batin Anna.
"Anna saat aku bercerai dengan suamiku. Ibumu pernah berkata padaku 'Meski kau jatuh jangan menangis. Meski lutut mu terluka kau akan mendapat simpati'. Yanh artinya meski suatu hal tidak berjalan baik maka hal lain akan berjalan lebih baik." kata Jovi dengan tersenyum dan menepuk-nepuk pundak Anna.
##Bersambung.......
Haayyy readers.
Mohon dukungan nya untuk vote nya yaaa. Jangan lupa tap jempol nya juga tinggalkan komentar.
Dukungan kalian sangat berarti untukku.
Terimakasih untuk yang selalu nunggu next part nya....
__ADS_1