My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 22


__ADS_3

' Ini adalah kedua kalinya aku ada di ambulance. Aku akan dibawa kemana sekarang? Pertama kali bahkan korset ku harus di robek. Dan sekarang mereka akan merobeknya lagi?' Gumam Anna saat mendapatkan sedikit kesadaran nya.


Bella yang panik berjalan ke arah parkiran mobil nya dan berniat untuk mendatangi Anna di Rumah Sakit. Bella juga berniat untuk memberitahu James tentang Anna.


"James, kau sedang dimana? Aku......" kata Bella menggantung saat James sudah menjawab panggilan nya dan di sela oleh James.


"Bella aku akan menghubungi mu lagi nanti. Aku ada urusan sebentar." jawab James sangat panik dan mengakhiri panggilan itu.


' Dia pasti sudah mengetahui tentang Anna dan akan mendatangi nya. James ternyata kau masih menyayanginya.' Batin Bella dengan menatap ponselnya.


Cristian datang ke Rumah Sakit dimana Anna berada. Dia melihat Anna terbaring lemah dengan mata terpejam, jarum infus yang menusuk tangan nya, dan selang oksigen di hidung nya.


Hingga beberapa jam berlalu, ponsel Anna berdering dan Anna terbangun karna bunyi ponselnya. Cristian yang belum diri disamping Anna memberikan ponselnya pada Anna dan duduk di samping Anna.


"Bagaimana kau bisa disini?" tanya Anna heran.


"Aku sedang berada di dekat sini tadi dan yang harus kau tahu, bukan aku yang melepas juga merobek pakaian mu kali ini." kata Cristian.


Anna melihat ke dalam selimutnya dia menghela nafas panjang saat ta pakaian nya robek lagi karna di gunting. Cristian berbaik hati memberikan jaketnya pada Anna untuk di pakainya. Setelah pemeriksaan dokter Anna di perbolehkan pulang dan Cristian mengantarnya.

__ADS_1


Di dalam mobil Cristian menanyakan kondisi Anna yang bersandar di jendela mobilnya, Anna pun hanya diam saja.


"Sepertinya hari terburuk mu bertambah satu lagi karna kejadian hari ini." ucap Cristian.


"Aku sudah hancur..." balas Anna.


"Anna, mengapa kau sangat ingin sekali menjadi langsing?" tanya Cristian.


"Pertanyaan mu sangat membuatku bingung. Tetapi yang pasti kau tidak akan pernah menyukai ku." jawab Anna.


"Siapa yang akan tahu soal itu? Aku hanya merasa aku menjadi pria yang kejam untukmu." komentar Cristian, Anna sempat melirik pria itu dan kembali melihat keluar jendela mobil.


"Anna.....ada yang harus aku katakan padamu." ucap Cristian serius.


"Apa kau tahu jika kau mengidap Hipotiroidisme?" tanya Cristian dan Anna yang mendengarnya begitu terkejut dan menggelengkan kepalanya.


"Apa kau tidak pernah menjalani pemeriksaan medis? Kau tidak bisa memaksakan tubuhmu atau terlalu stress. Ini sebabnya kenapa kau pingsan hari ini dan di pesawat saat itu." lanjut Cristian dengan tatapan menyesal.


"Sudahlah, aku tidak apa-apa. Kau tidak perlu merasa bersalah seperti itu. Sekarang aku sudah tahu semuanya, apa yang terjadi pada tubuhku ini karna kesalahanku sendiri dan aku harus bertanggung jawab." jawab Anna dengan senyuman.

__ADS_1


"Aku sangat bersyukur bertemu dengan mu kau orang yang sangat baik dan selalu menolong ku, kau juga tidak memberi ku kesempatan untuk berterima kasih. Aku terus menumpuk hutang budi ku padamu." ucap Anna dengan menghela nafas panjang ia pun turun dari mobil.


Saat hendak naik ke tangga menuju apartemen nya tangan Anna kembali di tarik oleh Cristian.


"Latihan itu sebenarnya......" ucap Cristian menggantung dan secara tiba-tiba.


"Larihan yang kau jalani selama ini, itu adalah latihan untuk seorang pegulat seperti David." Anna ternganga mendengar ucapan Cristian.


"Dan sebenarnya berat badanmu tidak turun sedikitpun karna hipotiroid mu adalah alasan nya. Seberapa keras kau melakukan latihan itu, berat mu tetap tidak akan turun." jelas Cristian lagi dengan sangat menyesal.


HHYYAAAAAAA.....


Anna berteriak sekencang-kencang di hadapan Cristian dia merasa sangat kecewa.


"Berani sekali. Berani sekali kalian mempermainkan seorang pengacara sepertiku.." tegas Anna dengan berteriak.


"Anna......." panggil Cristian.


##Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2