My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 6


__ADS_3

"Anna......"


"Bella kau tidak perlu sedih, kau tetaplah teman ku yang cantik jangan dengarkan apa yang mereka katakan." Ucap Anna seraya merangkul Bella dan tersenyum manis.


"Terimakasih Anna kau adalah teman terbaik ku kau selalu membantuku." Ucap Bella dengan tatapan sendu nya.


"Bella kita adalah sahabat kau jangan lupakan itu."


Anna mengajak Bella pergi ke kantin kampus untuk makan siang saat sedang memesan makanan mereka bertemu dengan penyiar radio di kampus mereka yaitu Andrew, dengan wajahnya yang terlihat manis. Bella memperhatikan Andrew karna diam-diam dia mengagumi Andrew.


"Apa kau sudah mencoba bicara dengan nya?" . Tanya Anna karna dia tahu jika Bella mengaggumi Andrew.


"Anna....kau ini. Aku bahkan tidak berani menyapa nya jadi bagaimana aku bisa berani bicara dengan nya. " Jawab Bella dengan tersipu malu.


"Aku akan membantu mu." Ucap Anna sembari bangun dari duduknya dan menghampiri Andrew.


Bella sempat melarang Anna karna Bella merasa tidak percaya diri dengan tubuh gemuk nya. Tetapi Anna bersikukuh untuk membantu sahabatnya berbicara dengan Andrew. Bella terus melihat Anna yang menghampiri Andrew dia melihat Anna membisikan sesuatu pada Andrew dan pria itu langsung melirik ke arah Bella seraya dengan tersenyum manis dan melambaikan tangan pada Bella. Bella terkejut melihat Andrew yang menyapa nya dari jauh dia berusaha untuk membalas sapa'an Andrew dengan melambaikan tangan nya tetapi....


Bruuukkkkk......


Bella jatuh pingsan dari kursi duduknya, Anna dan Andrew yang melihatnya segera menghampiri nya dan menolong Bella. Mereka berniat untuk membawa Bella ke ruang kesehatan karena tubuhnya yang sangat berat akhirnya mereka memutuskan untuk menunggu Bella sadar.


Beberapa menit kemudian Bella tersadar.


"Bella, are you OK?" Tanya Andrew dengan khawatir.


"Sebaiknya kau jangan terlalu tersenyum manis padaku atau aku akan jatuh pingsan lagi." Ucap Bella dengan malu sambil menunduk.

__ADS_1


"Apa ....? Ya ampun Bella kau ini lucu sekali." Andrew tertawa mendengar ucapan Bella.


Akhirnya mereka membawa Bella keluar kantin dan pergi ke taman kampus.


Flasback Off


Anna masih tertegun dengan penampilan Bella sekarang. Bella yang dulu sangat gemuk dan besar tetapi sekarang tubuhnya langsing dan sangat terlihat cantik. Sedangkan dia yang dulunya di juluki Beautifull Girl oleh semua orang, sekarang tubuhnya gemuk dan wajah nya cantiknya tidak secantik dulu. Anna merasa roda kehidupan benar-benar berputar.


Sekretaris Anna yang bernama Angel masuk ke dalam kantor Anna dan membawakan minuman untuk mereka.


"Silahkan wakil presdir Bella ini adalah teh organik pesanan Anda dan ini kopi untuk Anda Mrs. Anna, aku sangat senang ternyata wakil presdir adalah sahabat dari Mrs. Anna." Ucap Angel seraya meletekan minuman mereka.


"Ahh...kau jangan lupa aku adalah wakil presdir disini. Kau dan Pengacara Anna harus menghormati ku jangan bersikap tidak sopan " Ketus Bella.


"Ck....ternyata kau berubah menjadi sombong sekali setelah 10 tahun tidak bertemu." sindir Anna


Anna sangat geram mendengar apa yang dikatakan Bella dia meraih buku di meja kerjanya dan ingin rasanya dia melemparkan buku-buku itu ke arah Bella. Sekretaris Angel menahan nya dan meletakkan buku-buku itu ke meja lagi.


****


Pagi hari telat datang kembali, Cristian terbangun dari tidur nyenyak nya saat seseorang membuka gorden dan sinar matahari pagi menyilaukan mata Cristian. Saat bangun dia terkejut melihat Manager Joe berada di kamar hotel nya.


"Akhirnya kau menemukan ku juga. Tidak salah Nenek merekrut dirimu kau sangat pandai." Sindir Cristian seraya bangun dan menuju kamar mandi.


"Tidak sulit mencari anda Tuan Muda. Anda menginap di hotel ini dengan pemesanan kamar atas nama David."


Selesai bersiap mereka bergegas pergi. Cristian pergi dengan pakaian santai nya, memakai pakaian training lengkap dengan sepatunya dia mengaku kepada Manager Joe bahwa dia tidak membawa pakaian resminya. Dengan sigap Manager Joe menyerahkan setelan Jas pada Cristian dia meminta Cristian menggunakan setelan jas karna akan bertemu dengan Nenek dan Ayahnya. Mau tidak mau dia mengganti pakaian nya dengan setelan jasnya.

__ADS_1


Sesaimpainya di sebuah gedung yang menjulang tinggi dimana ada papan nama GREY diatasnya. Dia memasuki gedung itu dan sesampainya di sebuah ruangan Cristian di minta untuk mengganti sepatu nya karna dia masih menggunakan sepatu olahraganya.


"Heyy, aku saja tidak membawa setelan jas ku bagaimana aku membawa sepatu pentopel ku. Apa salahnya menggunakan setelan jas dengan sepatu olahraga." ucap Cristian.


Mendengar hal itu, Manager Joe menjentikkan jari nya dan seorang bodyguard membawakan sepatu pentopel untuk digunakan oleh Cristian. Cristian sangat kesal dengan Manager Joe karna sangat cekatan untuk menyiapkan semuanya. Akhirnya dengan bibir yang mengerucut dia mengganti sepatu nya dan memberikan sepatu olahraga nya kepada bodyguard itu.


"Apa kau puas..?" cristian dengan melotot.


Dan hanya dibalas anggukan dan senyuman oleh Manager Joe.


Manager Joe membawa Cristian ke lantai paling atas dia heran bagaimana Neneknya menunggu di lantai atas sedangkan ruangan paling atas adalah tempat yang di dekorasi seperti taman yang biasanya cocok untuk berkencan.


Tiiiingggg......


Denting lift berbunyi mendandakan mereka sampai dan setelah pintu lift terbuka seorang wanita muda sedang berdiri menunggunya dengan beberapa bodyguard.


"Ternyata kau membohongi ku, Manager Joe." ucap Cristian dengan tatapan tajam pada Manager Joe.


##Bersambung......


Haayyyy..


Di part ini aku buat sedikit panjang dari part2 sbelumnya.


Semoga kalian puas dan suka yaa dengan novel ku...


Jangan lupa dukungan nya dengan like dan vote yaaa..terimakasih

__ADS_1


__ADS_2