
David sedang duduk di sebuah ranjang Rumah Sakit dengan beberapa alat periksa yang ada ditubuhnya, pria tangguh itu sedang melakukan pemeriksaan fisik secara rutin. Dia di temani oleh Ricko sang manager yang sebenarnya seperti seorang saudara.
Kreeeeekkk.....
Tiba-tiba tirai penghalang itu terbuka dan terlihat seorang gadis yang sangat cantik menghampirinya dengan senyum lebar dan gadis itu bersama managernya. David mengamati gadis itu karna tidak mengenalnya.
"Apa kau David, si pegulat tangguh yang selalu mendapatkan juara?" tanya gadis itu dan David mengiyakan.
"Mengapa kau menolakku?" tanya gadis itu lagi dan David begitu bingung karna tidak mengerti apa yang dikatakan oleh gadis itu.
"Maaf kau siapa?" tanya David yang bingung.
"Apa kau dari kutub? Aku adalah Aurel Smith. Ratu iklan dan selebritis pilihan pertama setiap pria untuk dijadikan kekasih." seru Aurel yang tersinggung karena David tidak mengenalnya.
Ricko mengatakan jika perihal seperti itu adalah tanggung jawabnya, dia melirik David dengan takut-takut. Hingga sang manager gadis itu memaksa nya untuk pergi dari tempat itu dan meminta maaf pada David karna tingkah laku Aurel.
"Seharusnya dia yang meminta maaf. Dia menolakku hingga aku tidak bisa tidur semalaman." teriak gadis itu yang sedang ditarik paksa untuk pulang.
"Tunggu...." teriak David dan mereka menghampiri David lagi.
"Aku akan mempertimbangkan nya" kata David lagi.
__ADS_1
"Tidak. Kau harus menerima nya untuk syuting iklan bersamaku, jangan mempertimbangkan nya." kekeh Aurel dan gadis itu terdiam saat melihat bekas luka di bagian perut tengah David.
"Apa itu usus buntu?" tanya Aurel dengan polosnya dan Ricko tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan Aurel, begitu pun dengan menagernya yang langsung menepuk jidatnya. Bagaimana tidak, dimana ada usus buntu berada di bagian tengah perut?
"Aurel kau sangat membuatku malu. Usus buntuk itu berada di sebelah kanan bukan di bagian tengah perut. Sudahlah ayo kita pergi." ucap sang manager dengan berusaha menariknya tetapi Aurel malah menyentuh bagian dada David.
"Apa kau sakit parah? Iya dia pasti sakit parah, kasihan sekali." ujar Aurel dengan kagetnya.
"Kau ini...sudah ayoo cepat. Kau menggangu kenyamanan orang lain. Maafkan Aurel, Tuan David" kata Manager Aurel dan menarik paksa Aurel agar segera pergi dari sana dan David hanya mengangguk dan Ricko masih saja tertawa melihat tingkah konyol selebriti tersebut.
Setelah Aurel pergi David sedikit tertawa ringan, karna dia berfikir. Bagaimana seorang artis mengatakan jika David terkena usus buntu? Sedangkan bekas luka itu ada di bagian tengah perut.
***
Anna mengeluh karena harus meminum obat seumur hidupnya.
"Sebaiknya kau jangan fikirkan makan tetapi fikirkan bagaiman untuk tidak makan. Apalagi makanan mu itu tidaklah sehat, jika tubuhmu sudah normal kembali kau tidak perlu meminum obatnya lagi." kata Cristian yang sedang menyetir mobil.
"Lalu kau akan membawaku kemana?" tanya Anna.
"Kau akan tahu nanti." jawab Cristian dengan tersenyum licik.
__ADS_1
Sesampai nya di tujuan Cristian kesulitan membawa Anna, lebih tepatnya menyeret anna karena Anna menolak untuk masuk ke ruangan itu. Bagaimana tidak menolak? Cristian membawa nya ke ruangan pengukuran dan pemeriksaan fisik. Yang dimana di luar ruangan banyak poster wanita gemuk dengan lemak yang bertumpukan dan disamping nya wanita langsing dengan tubuh indah. Anna terus protes keras pada Cristian menolak masuk ke ruangan itu, ia merasa malu karena nanti Cristian akan melihat lipatan-lipatan lemaknya dan mengetahui semua bentuk tubuhnya.
"Apa kau ingin aku mengukur tubuh besarmu dengan menggunakan pita ukuran?" tanya Cristian
"Aku berhak menolak. Dan aku seorang pengacara, sesuai pasal kau sudah melanggar......" ucapan Anna terpotong karna Cristian menempelkan jaribnya di bibir Anna.
"Apa kau lupa? Tubuhmu adalah milikku. Milikku. Milikku. Kau tidak bisa berkata 'tidak bisa' atau 'tidak mau'. Jadi terserah padaku mau melakukan apa." tegas Cristian.
Cristian mendorong tubuh Anna dan Anna merengek tetap menolak dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Tetapi akhirnya dia terpaksa mengikuti prosedur itu, sebenarnya Anna sangatlah malu karena Cristian begitu teliti mengamati semua bentuk tubuhnya dan lipatan-lipatan lemak di tubuhnya walaupun Cristian melihat melalui hasil scan dari komputer.
Setelah semua selesai Cristian mengantarkan Anna pulang, Anna yang merasa sangatlah lelah tidak bisa menahan kantuknya dan ia pun tertidur menyandar pada jendela mobil.
Dalam keheningan dimobil itu, dering ponsel Cristian berbunyi tanda ada panggilan masuk dari Manager Joe. Cristian melirik Anna memastikan wanita itu benar-benar tertidur.
"Maaf Tuan Muda, anda sedang dimana?" tanya Manager Joe.
"Ada apa?" singkat Cristian.
"Malam ini ada acara makan malam keluarga untuk menyambut kedatangan Richard. Apa anda akan menghadiri nya?" tanya Manager Joe lagi.
"Katakan saja aku sedang berada diluar kota dan tidak akan sempat untuk kembali kerumah dengan cepat." Cristian beralasan dan manager Joe pun mengerti.
__ADS_1
' Aku saja belum siap menerima posisi itu. Bagaimana mungkin aku siap bertemu mereka semua secara bersamaan? Belum lagi direktur Erik yang akan memojokan Richard agar masuk ke dalam perusahaan dan Nenek pasti akan membelaku. Jika aku hadir makan malam itu akan berubah menjadi perang keluarga.' Batin Cristian dan dia menghela nafas panjang.
##Bersambung.......