My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 41


__ADS_3

Cristian menghela nafas saat melihat Anna yang masih saja tersenyum lebar, ia pun terpaksa mengikuti perjanjian yang di buat oleh David dan Ricko.


"Jadi, maksudmu... Kau ingin kami bertingkah konyol selama seharian ini?" Ucap Cristian menahan amarahnya.


Anna cemberut saat Cristian berfikiran seperti itu, Cristian menganggap hidup Anna konyol sebelumnya. Sebenarnya Anna hanya ingin ketiga pria itu dapat menikmati hidup ini, merasaka kebebasan dan rasa manis. Namun Cristian malah salah mengartikan jika maksud Anna adalah agar wanita itu dapat memakan makanan manis, asam, pedas, dan asin. Tidak berolahraga, malas-malasan dan mungkin nanti nya akan terkena penyakit tiroid dan tubuh berlemak seperti Anna. Anna menunjukan pada Cristian wajahnya yang semakin tirus dan lemak-lemak yanh semakin menipis.


"Tubuhmu adalah milikku, kau ingat? Tetapi aku tidak perduli pada wajahmu yang semakin tirus itu." Tegas Cristian.


"Aku memang wanita yang tidak teratur selama ini dan aku sudah tahu itu. Tapi Cristian...." Kata Anna menggantung karena Cristian menunjukan telunjuk nya pada Anna dengan maksud memperingati Anna agar memanggil nya 'Pelatih'.


"Tapi Pelatih. Aku telah mempersiapkan semuanya untuk berjaga-jaga, kau ingat aku adalah wanita yang sangat teliti. Ini adalah hasil test darah ku yang baru dan aku memeriksa nya kemarin. Lihatlah hasilnya sudah lebih baik." Jelas Anna menyodorkan kertas pada Cristian dan duduk di ranjang Cristian.


"Hasil nya memang tidak bertanda 'merah' namun ini belum nertanda 'hijau'." Tegas Cristian lagi.


"Apa kau tahu ada nama warna di antara kedua warna itu? Namanya warna 'kuning'. Dokter bilanh tidak apa-apa aku memakan makanan manis satu hari saja. Aku jelas tidak salah dengar..! Apa kau masih ingin melihat hasil medisku secara detail?" Teriak Anna yang kesal pada Cristian.


Cristian yang masih memperhatikan hasil medis Anna, ia mengerutkan dahi nya saat melihat tanda tangan dan cap dokter. Ia pun melayangkan tatapan tajam pada Cristian.


"Sejak kapan, ahh tidak. Bagaimana kau tahu jika seorang dokter OBGYN dapat melakukan test darah?" Tanya Cristian.


"Aku mengetahui nya melalui internet. Jadi bagaimana apa kau setuju?" Tanya Anna dan Cristian mau tidak mau ia harus menyetujui nya.


Anna berteriak bahagia karena akhirnya Cristian menyetujui nua, namun ia terjatuh dari ranjang Cristian. Karena pria itu sengaja mendorong nya saat akan berbaring lagi, pria itu pun meminta maaf karena tidak melihat Anna berada disitu dan melanjutkan tidurnya dengan menarik selimutnya. Anna menggerutu kesal namun ia tetap bahagia.


Di sebuah cafe, Anna dan ketiga pria tampan dan kece itu sedang berdiri menunggu pesanan mereka datang.


Tidak berapa lama pun, pesanan mereka telah siap. Dengan satu wipe-cream extra milik Anna, Mint Chocolate Machiato milik Ricko, cafe Mocha milik David, dan Single Americano milik Cristian. Anna merasa kesal kenapa Cristian masih merasa takut dan tidak menikmati hidup. Anna pun menginjak kaki Cristian dengan kencang hingga Cristian mengaduh kesakitan.


"Ini peringatan pertamamu karena terlalu penakut. Aku memaafkanmu karena sudah terlanjur memesan. Aku ingatkan lagi, untuk hari ini tidak perlu memikirkan tubuhmu. Kita harus menikmati hidup." Tegas Anna.


Ia pun berlalu pergi ke kantor membawa wipe-cream nya dengan bahagia karena dapat menikmati wipe-cream kesukaan nya. Sedangkan Cristian melirik sinis pada David dan Ricko yang sedang menertawakan nya. Ricko yang takut bersembunyi di belakang David.


"Dia sudah berusaha keras, biarkan saja Cristian. Lagi pula ini menyenangkan" Ucap David.


"Tetapi semua yang kita lakukan adalah demi dirinya, kesehatan nya dan juga tubuhnya." Ketus Cristian dan dua pria itu hanya diam dengan senyuman.

__ADS_1


Di kantor, Anna keluar lift dengan senyuman mengembang. Menyapa semuanya dan merasa pagi yang sangat cerah, namun saat akan masuk ke dalam ruangan nya tiba-tiba semangat Anna hilang karena harus bertemu dengan dua orang menyebalkan baginya, yaitu Presdir dan Wakil Presdir.


"Sepertinya kau mengabaikan tugasmu dan terlalu fokus pada dietmu, hingga wajahmu seperti itu." Ejek Presdir.


"Aku sudah dengar tentang kasus putri dari CEO Poly Electric, kau harus segera menyelidikinya! Kasihanla pada Wakil Presdir ia menyelidiki nya sendirian." Perintah Presdir.


"Tetapi aku sudah bicara dengan Wakil Presdir." Ucap Anna melirik Bella.


"Bukankah Anda ada rapat, Presdir?" Kata Bella menyela obrolan mereka.


"Kita lanjutkan bicara nanti saja. Aku akan menghadiri rapat dulu, tolong lakukan yang terbaik ya." Ucap Presdir pada Bella dengan lembut dan pergi dengan menatap sinis pada Anna.


Presdir pun pergi, begitupun dengan Anna yang hendak pergi ke ruangan nya dengan melambaikan tangan pada Bella. Namun dengan tegas Bella meminta Anna untuk datang ke ruangan kantornya, Anna yang mendengar perintah Bella langsung menggerutu kesal.


Didalam ruangan Bella, Wakil Presdir itu terlihat duduk dengan tegap dan kaki yang menyilang. Tubuh nya sangat terlihat ramping. Sedangkan Anna duduk bersandar pada kursi dengan perut yang masih banyak tumpukan lemak.


"Kau terlihat lebih....." Bella meniruskan pipi nya.


"Kau juga terlihat lebih langsing dari sebelumnya, seperti nya kau menjalani diet yang extrim." Ejek Bella.


"Apa kau sudah memiliki seorang kekasih?" Tanya Bella.


"Tidak. Kau lah yang memiliki kekasih disini, semoga hubungan kau dengan nya selalu langgeng ya, Wakil Presdir." Ejek Anna.


"Baiklah, kita tak perlu membahasnya. Menurutmu mana yang lebih dulu lahir? Ayam atau telur? Aku yakin ayam berfikir ia lah yang terlebih dulu lahir, tetapi tentu saja telur pun akan berfikiran sama." Kata Bella dan Anna menganggap Wakil Presdir nya itu sedang bergurau.


"Ini adalah kasus tentang pelanggaran hak cipta. Karena pelanggaran hak cipta di Los Angeles sudah sangat parah, ini akan menjadi kasus yang sangat berat dan membosankan. Sebaiknya kau mencari referensi sekarang." Jelas Bella menaruh tumpukan kasus di atas meja.


"Jika memang kasus ini membosankan, berarti ini bukan kasus yang genting. Jadi kenapa kau memanggilku sepagi ini untuk membicarakan kasus ini?" Keluh Anna.


"Karena aku sudah tidak punya waktu." Kata Bella angkuh dan berlalu pergi meninggalkan ruangan nya dengan Anna yang masih duduk di kursi tamu.


Sedangkan di Mansion Cristian, pria itu sedang melakukan aktifitas di ruangan gym nya. Namun Ricko terlihat sedang menghafal lagu dengan mondar-mandir. Tiba-tiba Cristian melihat bayangan Anna yang sedang memelototi nya karena melakukan hal yang dilarang olehnya, yaitu tidak menyentuh alat olahraga untuk hari ini saja. Ia pun mengibas-ngibaskan tangan nya agar bayangan Anna menghilang.


"Kakak, ada apa?" Tanya Ricko yang bingung melihat tingkah Cristian.

__ADS_1


"Ahh tidak. Seperti nya ada nyamuk disini." Jawab Cristian dengan menyeringai.


"Nyamuk? Sejak kapan ada nyamuk disini." Kat Ricko bingung.


"Sudahlah, bagaimana? Apa kau sudah menghafal lagu nya?" Tanya Cristian.


"Belum, aku masih saja lupa akan intro nya." Jawab Ricko.


"Kau ini bagaimana... Ingin menjadi seorang prajurit tetapi tidak hafal dengan lagu kebangsaan negara mu. Kemari kan aku akan membantu mu." Kata Cristian.


Akhirnya Ricko menghafal lagu kebangsaan dengan dibantu oleh Cristian, walau banyak sekali kesalahan yang dilakukam Ricko namun ia tetap berusaha untuk menghafal nya lagi dan lagi.


Tiba-tiba ponsel Ricko bergetar menandakan pesan masuk. Ricko pun mengeluarkan ponsel nya dan Cristian melihat di ponsel Ricko, nama Anna tertulis dengan nama "My Beautifull Girl". Ia pun langsung cemberut dan merasa kesal namun tidak ia lihatkan.


'Terimakasih karena kalian tidak mengeluh atas permintaan ku. Untuk sekarang aku ingin melihat kalian dalam posisi sekarat. Sederhana saja, kalian hanya perlu mengambil posisi yang nyaman dan tidak perlu melakukan apapun. Kirim foto untuk bukti kalian benar-benar melakukan nya.' Isi pesan Anna.


David yang baru saja kembali ke Mansion, ia menghampiri Cristian yang sedang berbaring di sofa dengan mata tertutup.


"Darimana saja kau? Apa kau lupa jika tidak berhati-hati...." Kata Cristian terdiam saat melihat perubahan pada David.


"Kau selalu mengancamku untuk menggunduli ku bukan?" Kata David dengan memegang rambut nya yang baru saja ia potong dengan gaya cepak.


"Kau terlihat seperti seorang atlet sekarang." Komentar Cristian.


"David.... Cepat! Kita adalah orang yang sekarat.!" Teriak Ricko pada David.


##Bersambung....


Maaf yaa aku baru up lagi...


Ku usahakan hari ini up 3 episode untuk menggantikan hari kemarin tidak up.


Terus dukung aku yaa.


Jangan lupa dengan Vote sebanyak2nya, like dan komentar nya, jangan lupa jg rating nya.

__ADS_1


Terimakasih...


__ADS_2