My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 37


__ADS_3

'Cristian berhenti lah. Jangan sampai kau melakukan hal yang di luar batasmu. Kuatkan lah dirimu'. Batin Cristian.


"Cristian....." lirih Anna dengan nafas tersengal-sengal.


"Maafkan aku. Maaf karena aku telah lancang. Hanya saja kondisi seperti tadi membuat aku tidak dapat mengontrol hasrat ku sebagai lelaki. Dan bibir mu ini sangatlah menggoda." ucap Cristian dan pergi dari hadapan Anna.


"Ayo kita kembali...." kata Cristian lagi dan Anna pun mengikutinya walau hatinya masih saja merasa terkejut dengan apa yang baru saja terjadi.


Didalam mobil, kesunyian terjadi dia antara Anna dan Cristian. Namun Anna tidak ingin kecanggungan itu berlangsung lebih lama dan Anna pun berdehem.


"Jadi tipe ideal wanita mu adalah wanita yang hebat dalam bela diri." kata Anna memecah kesunyian itu.


"Apa kau penasaran dengan tipe ku? Ahh aku mengerti. Kau ingin membahas ciuman kita tadi." goda Cristian


"Tidak.! Apa maksud mu kita ciuman? Kau yang mencium ku terlebih dahulu." kata Anna menyangkal dan ia pun mengalihkan pembicaraan nya dengan memberitahu Cristian jika berat nya turun lagi 5kg, dan ia merasa lebih kurusan.


"Bagaimana perasaan mu saat kita berciuman tadi.?" tanya Cristian yang membuat wajah Anna memerah karena malu.


"Ehhmm... Cristian, aku akan berusaha untuk lebih menguruskan badan ku lagi." kata Anna mengalihkan pembicaraan lagi.


"Aku tidak setuju jika kau terlalu kurus, ingat tubuhmu adalah milikku." kata Cristian dan Anna cemberut mendengar perkataan Cristian.


"Tapi bagaimanapun, selamat untuk mu karena berhasil menurunkan berat mu, Beautifull Girl." ejek Cristian memanggil Anna dengan julukan nya dulu.


"Sudah lama sekali aku tidak mendengar julukan itu." ucap Anna menatap ke jendela mobil.


Anna merebahkan tubuhnya di atas kasur setelah selesai mandi, ia mengisitirahatkan tubuhnya setelah beraktifitas. Fikiran Anna kembali mengingat kejadian di ruang latihan Ju-jitsu, dimana Cristian menciumnya dan Anna membalasnya. Ia merasa akan sangat sulit tidur jika terus mengingag hal itu. Ia merasa malu kenapa dirinya harus membalas ciuman itu.


Di kamar lain, Cristian meletakkan selimut dan bantal barunya. Ia merebahkan tubuhnya dan memakai selimut, Cristian berusaha tidur, namu sangat sulit karena fikiran nya juga kembali mengingat hal yang sama dengan Anna. Cristian membolak-balikkan badan nya ke kiri dan ke kanan mencari tempat posisi nyaman agar dapat tertidur, namun hal itu sia-sia.


"Mengapa aku tidak bisa mengontrol diriku saat melihat bibirnya itu. Tapi entah mengapa aku mulai senang dengan kehadiran nya disini, rasanya hidupku lebih hangat" ucap Cristian dengan tersenyum.


Pagi hari Anna sedang menyiapkan beberapa menu sehat untuk sarapan. Ia memanggil semua orang yang berada di mansion itu. Namun yang keluar hanyalah David dan Ricko.

__ADS_1


"Ini.... Aku menambahkan porsi nya untukmu. Cepat habiskan." Anna menyerahkan beberapa potong ayam rebus pada David, Anna juga menambahkan porsi nya lebih banyak dari biasanya.


Uhhukk uhhukk....


"Ma'am minumlah." Ricko memberikan segelas air pada Anna yang tersedak.


"Kenapa denganmu, kau makan terburu-buru sekali Pengacara Anna?" tanya David.


"Aku tidak ingin Cristian mengetahui jika aku makan dengan porsi yang lebih banyak, jadi aku berusaha menghabiskan nya sebelum dia keluar dari kamar." kata Anna.


"Ehhmm... Tapi Cristian tidak ada disini. Dia sudah pergi sejak pagi buta". Kata David dan Anna langsung berhenti memakan sarapan nya.


"Kemana dia pergi sepagi itu?" tanya Anna penasaran.


"Dia harus mengurus sesuatu jadi mungkin akan pergi untuk beberapa hari, dan untuk latihanmu aku dan Ricko akan bergantian mendampingi mu." jelas David dengan tersenyum.


"Ahh... Baiklah. Maaf jika aku harus merepotkan kalian."


"No problem Ma'am. Kau adalah tanggung jawab kami." ucap Ricko dan Anna mengangguk.


"Tuan Muda, kursi belakang akan lebih nyaman untukmu." ucap Manager Joe yang melihat Cristian akan tertidur di kursi sebelahnya.


"Saat ini aku bukanlah direktur, dan kau bukanlah supirku." tegas Cristian.


"Untuk Nona Innesa, mengapa anda tidak memperjuang kan nya? Anda dam Nona Innesa sangat serasai." komentar Manager Joe.


"Apa kau tahu? Aku dan dirimu lebih serasi. Oh ya kenapa kau tidak memberiku sebuket bunga lagi?" ujar Cristian.


"Besok akan menjadi hal yang berat. Sebaiknya anda tidur sekarang, Tuan Muda." Cristian mengangguk dan memasangkan earphone di telinga nya agar lebih nyaman.


Di kantor firma Naori, Anna sedang menelpon sahabatnya Jovi. Ia memberitahu jika dirinya sudaj terbiasa dengan diet ketat dan hidup sehat yang di jalani nya sekarang, bahkan pakaian dan celana nya mulai longgar.


Jovi yang mendengar begitu senang karena Anna akan membuat James merasa menyesal suatu saat nanti, namun Anna tidak ingin membahas perihal James dan Bella lagi, ia merasa ini adalah waktunya untuk dia benar-benar megikhlaskan James pada Bella. Ia juga bersyukur walau dia di selingkuhi tetali dirinya jadi tahu jika James bukan lah pria terbaik untuknya.

__ADS_1


***


Beberapa hari telah berlalu, Anna berlatih dengan mengabadikan nya melalui video di ponsel nya. Video itu akan dia kirim pada Cristian yang jauh disana, untuk membuktikan jika dirinya benar-benar berlatih walau tanpa Cristian.


Anna mencoba mengangkat barbel di tangan kanan dan kirinya. Dan menaik turunkan barbel itu untuk melatih otot-otot lengan nya, namun saat sedang latihan ponselnya berdering menandakan panggilan masuk. Anna pun melihat ponsel nya agar tahu siapa yanh menghubungi nya.


'Pelatih'


"Ya...." ucap Anna yang menjawab panggilan itu.


"Mengapa kau belum mengirimkan video mu? Apa kau tidak berlatih." tanya Cristian.


"Ahh yaa hari ini aku tidak berlatih, aku sedang ada di sebuah club dan sedang minum wine bersama teman-temanku." kata Anna berbohonga dan Cristian langsung menutup panggilan nya.


Anna menggerutu kesal karena Cristian mengakhiri panggilan nya, ia juga kesal kenapa Cristian pergi dengan waktu yang lama. Namun wajah Anna yang kesal tiba-tiba berubah menjadi panik saat ada panggilan video masuk di ponselnya, dan itu dari Cristian. Anna pun segera menjawabnya dan mendekatkan wajahnya pada ponsel agar Cristian tidak melihat tempat sekitar Anna. Cristian hanya bisa melihat wajah Anna di ponselnya.


"Aku tahu kau berbohong, jika kau memang berada di club tidak mungkin sesunyi itu. Dan lihatlah, wajahmu itu berkeringat." kata Cristian dan Anna mengakuinya.


"Kemana dirimu pergi? Lama sekali...." ketus Anna.


"Jadi kau sangat merindukanku.? Mengapa kau tidak bersikap baik saja." ejek Cristian dan Anna pura-pura tidak mengerti.


"Kau pasti menyukai ku kan?" ejek Cristian lagi dengan percaya diri.


"Sudahlah, kau fikir aku bisa latihan apa lagi jika dirimu tidak ada. David dan Ricko sibuk dengan pertandingan David, aku tidak ingin mengganggu mereka." kata Anna berlagak galak.


"Apa kau sedang menemui pacarmu, atau kau menemui Jessica Anderson itu." tebak Anna yang melihat di belakang Cristian banyak pohon kelapa dan lautan.


"Apa kau sedang cemburu? Ya seperti nya aku akan melewati malam yang erotis." goda Cristian dan Anna menyangkalnya.


Ketukan pintu membuat Cristian harus mengakhiri panggilan nya, ia pun menutup panggilan itu dan mencopot selimut bergambar pantai yang ada di belakang nya. Ia pun segera turun dari ranjang Rumah Sakit.


Manager Joe masuk ke dalam ruang rawat Cristian, ia memberikan sebuah dokumen untuk di isi oleh Cristian. Ia juga memberitahu jika mulai besok dokter akan memulai nya, Cristian pun mengangguk mengerti.

__ADS_1


Cristian tertawa ringan, saat ia melihat video latihan Anna yang terlihat sangat lucu. Bagaimana tidak, dalam video itu Anna terlihat sangat kesusahan saat akan mengangkat sebuah barbel dan ia juga salah memposisikan ponsel nya, membuat video Anna menjadi terbalik dari posisi yang seharusnya. Disana juga terlihat Anna yang sedang berlari di threadmill, ia bersin dengan sembari mengeluarkan angin alami nya. Namun bukan nya menghapus video itu, Anna masih tetap mengirimkan nya pada Cristian.


##Bersambung.....


__ADS_2