My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 36


__ADS_3

"Nona Innesa mungkin akan sangat terlambat untuk datang." kata Manager Joe dan memberikan sebuket bunga untuk Cristian.


"Kau yakin dia terlambat atau dia memang tidak akan datang?" kata Cristian mengambil buket bunga itu.


Cristian mendudukan Manager Joe di kursi dan menyuruhnya untuk menghabiskan makanan nya karena Cristian merasa kecewa lagi-lagi Manager Joe membohongi nya.


Anna masuk ke sebuah cafe dengan membawa koper dan pot bunga di tangan nya. Ia melirik ke kanan dan kiri mencari seseorang dan berfikir jika dirinya datang terlebih dahulu. Anna pun menyeringai licik saat melihat menu, ia bergegas pergi ke kasir untuk memesan.


"Aku ingin pesan macchiato karamel satu." kata Anna.


"Ahh jangan itu....coklat putih saja." kata Anna lagi membuat penjaga kasir mengulang pesanan nya.


"Tunggu dulu...eehhmm aku ingin mengganti nya lagi dengan macchiato karamel dengan cream yang banyak di atasnya." penjaga kasir hanya bisa mengangguk kesal mendengar Anna yang mengganti-ganti pesanan nya.


"Jangan dengarkan pesanan dia, buatkan saja pappermint hangat 2." kata Cristian yang sudah tiba di cafe itu.


Anna begitu terkejut melihat kehadiran Cristian yang tiba-tiba, ia merasa ini hanyalah bayangan nya saja. Namun mengapa terasa nyata bahkan penjaga kasir itu mendengarkan perkataan Cristian. Karena penasaran Anna berinisiatif menyentuh pipi Cristian dengan ujung jari nya. Dan Cristian yang melihat tingkah Anna merasa sangat heran.


"Ternyata kau sungguhan..." kata Anna.


"Ada apa dengan mu? Apa kau akan pindahan?" sindir Cristian melihat koper yang di bawa Anna.


"Ya. Aku akan tinggal di luar angkasa." jawab Anna.


"Kau fikir aku akan setuju?" balas Cristian.


"Aku sangat yakin kau akan menyetujui nya tanpa aku memaksa mu. Rumah mu itu sangat besar dan memiliki banyak kamar. Bahkan David dan Ricko sudah mengetahui nya." ucap Anna.


"Kau memang wanita yang sangat cekatan tidak seperti yang terlihat dari luar. Aku akan mengambil mobilku dulu, jadi bersiap-siaplah." kata Cristian lalu keluar dari cafe.


Di dalam mobil, Anna heran karena Cristian meminta nya untuk memegang sebuah buket bunga ditangan nya. Cristian beralasan jika buket bunga di taruh di belakang bisa saja rusak karena itu pemberian dari orang spesial. Cristian pun hendak menyalakan penghangat dalam mobilnya namun Anna mencegahnya karena ia mengaku memiliki penghangat otomatis dalam tubuhnya.


"Bukankah pot bunga itu dari pria penguntit itu?" tanya Cristian yang melihat pot bunga itu dari kaca mobilnya.


"Kau pasti senang karena mendapatkan bunga dari orang yang spesial. Sedangkan aku mendapatkan nya dari seorang penguntit." ucap Anna.


"Sudah berapa lama? Sekarang kau bisa mengeluarkan apa yang kau fikirkan." ejek Cristian pada Anna.

__ADS_1


"Meskipun aku membenci pengirimnya tapi aku tidak membenci bunga nya itu sebabnya aku membawanya." jelas Anna.


"Kau memang orang yang baik, Anna." komentar Cristian.


"Dugaan ku ternyata benar. Malam itu kau memberikan bantal dan selimut mu padaku. Buktinya sekarang kau membeli bantal dan selimut baru." kata Anna yang melihat bantal dan selimut baru di jok belakang.


"Itu untuk persiapan, jika pacarku menginap nanti." kata Cristian menyangkal dan Anna menghela nafas panjang.


"Apa aku tidak boleh membawa pacarku?" ejek Cristian.


"Aku tahu hubungan kau dan Jessica Anderson itu. Dan selamat yaa, skandal antara kau dan Jessica Anderson sudah tidak menjadi trending topik lagi." dan Cristian hanya menghela nafas panjang.


Selama ini Cristian di beritakan memiliki hubungan khusus dengan Jessica Anderson, karena artis itu memiliki banyak skandal maka nama Cristian pun terbawa oleh skandalnya. Karena sebenarnya hubungan Cristian dan wanita itu hanyalah sebatas pelatih dan murid.


"Kau mau membawa ku kemana?" tanya Anna.


"Aku akan mengajak mu untuk menemui wanita ideal ku." kata Cristian dan Anna langsung terkejut. Bagaimana mungkin dirinha di ajak untuk bertemu dengan wanita ideal Cristian?


Saat memasuki sebuah ruangan Anna heran mengapa Cristian malah mengajak nya datang ke sebuah ruangan pelatihan Ju-jitsu. Anna mengikuti langkah Cristian yang masuk ke dalam dan Cristian juga akan memperkenalkan wanita idealnya.


Seorang wanita dengan sedikit otot yang terlihat di lengan nya juga berambut pendek berbaring di lantai, dengan pria di atasnya menjelaskan jika posisi ini disebut penjagaan tertutup, terlihat oleh Anna wanita itu berada di posisi merugikan namun nyatanya tidak. Anna begitu terkejut saat wanita itu dapat membanting pria di atasnya beberapa kali, bahkan memiting tangan pria itu.


"Itu adalah wanita ideal ku. Dan pria itu adalah suami nya" bisik Cristian pada Anna.


Pasangan suami istri itu terlihat saling mengadu fisik dalam seni jitsu. Dan menyelesaikan latihan itu, hingha mereka menghampiri Anna dan Cristian.


"Cristian siapa dia? Apa dia kekasihmu?" tanya pria itu dan Anna langsung menyangkal nya.


"Dia.....adalah seseorang yang tidak bisa ku perkenalkan. Suatu saat kalian akan mengetahui nya. Dan kau Anna, gantilah pakaian mu dengan pakaian jitsu dalam ruangan itu." ucap Cristian dengan menunjuk satu ruangan ganti dan Anna mengangguk tanpa mengatakan apapun.


" Sepertinya kali ini, dia spesial bagi mu." kata wanita itu dan Cristian menyuruh mereka pergi agar tidak mengganggu nya.


Anna yang keluar dengan pakaian jitsu nya, ia mencari pasangan suami istri itu. Cristian memberitahu nya jika mereka sudah pergi. Cristian meminta Anna untuk mendekat dan duduk di hadapan nya.


"Tak ada hukum yang melarang penguntit itu datang lagi padamu. Jadi aku akan mengajari mu teknik perlindungan. Ju-jitsu adalah satu-satunya olahraga yang dapat wanita gunakan untuk mengalahkan pria. Kaliam bisa menghancurkan pria dengan teknik ini." kata Cristian dan Anna mengerti.


Cristian membaringkan tubuhnya dilantai dan meminta Anna untuk naik diatasnya. Anna melotot kaget, namun Cristian mengingatkan posisi pasangan suami istri tadi.

__ADS_1


"Aku adalah dirimu. Dan kau adalah aku. Serang aku sebanyak yang kau mau." kata Cristian dan Anna langsung bersemangat.


"Kau yang meminta, terima lah serangan ku." teriak Anna yang akan mendaratkan pukulan pada Cristian namun dengan muda Cristian menghindarinya dan mengunci bagian pinggang Anna dengan kakinya, hingga Anna terjatuh di dada Cristian.


Degg.. Degg.. Deg.. Deg..


Jantung Cristian berdegup dengan kencang membuatnya salah tingkah. Anna pun membenarkam posisi nya dan kembali duduk.


Namun Cristian meminta Anna untuk mengulangi teknik seperti tadi, Anna mulai memukul dan dengan cepat Cristian mengunci pinggang Anna lagi dengan kakinya. Dan kali ini Anna terjatuh dengan bibir mereka yang saling bertemu. Dengan tidak sengaja Anna menyentuh bibir Cristian dengan bibirnya.


Keheningan antara mereka terjadi sejenak, hingga Cristian membalikkan tubuh Anna menjadi di bawahnya.


Anna tergeletak dengan wajah yang lemas. Cristian memperingatkan Anna karena terlalu banyak kontak fisik. Cristian menekuk lutut Anna dan meletakkan kaki Anna di pinggang nya.


"Penjagaan tertutup berarti kau mengunci si pelaku dengan kaki mu. Jadi kencangkan kaki mu." Anna langsung mengencangkan kaki nya tanpa menatap Cristian.


"Jangan berpaling, tapi tatap langsung matanya." ucap Cristian dan Anna pun menatap Cristian.


Cristian meminta Anna untuk semakin mengencangkan kaki nya, dan Anna mengikuti nya. Merasa sudah cukup Cristian menepuk-nepuk kaki Anna dan meminta Anna untuk melepaskan nya dengan mengatakan.


" Tap.... Tap..." tetapi Anna bukan nya melepaskan ia malah semakin mengencangkan nya lagi.


Cristian yang tidak siap, pria itu kehilangan keseimbangam nya hingga ia terjatuh di bagian dada Anna. Anna pun terkejut dan memelototkan matanya, begitu pun dengan Cristian yang merasa jantung nya semakin berdegup kencang karena melihat wajah Anna yang sangat dekat.


"Tap.. Tap.. Yang artinya lepaskan." kata Cristian dan Anna langsung melepaskan kaki nya, ia dan Cristian pun langsung mengambil posisi duduk melepaskan rasa canggung nya.


"Anna, bolehkan aku bertanya?" tanya Cristian dan Anna menatap Cristian dengan bingung.


"Jika aku melakukan hal padamu yang tidak kau sukai, apa kau akan marah padaku?" tanya Cristian lagi semakin membuat Anna bingung dan tidak menjawab apapun.


"Kau bisa menghajarku setelah aku melakukan nya." kata Cristian yang langsung ******* rakus bibir ranum Anna.


Anna pun memelototkan matanya, ia begitu terkejut dengan apa yang di lakukan Cristian. Pria itu semakin memperdalam ciuman nya saat Anna memberi sedikit celah di bibirnya. Entah mengapa Anna terbawa suasana hingga ia membalas ciuman Cristian. Hingga ciuman panas yang menuntut itu semakin membuat hasrat mereka memuncak.


"Cristian......"


##Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2