
Cristian masuk ke dalam ruang latihan melihat lampu yang masih menyala dan terdengar musik 'I Will Suvive' berfikir David sudah datang ia pun terkejut saat melihat seseorang yang ternyata bukanlah David.
Dan ternyata itu adalah Anna yang kembali berlatih di jam 11 malam, Anna sempat terjatuh lemas saat dia akan menyentuh tanda zigzag. Dan Cristian yang melihat dia menghampiri Anna dan melemparkan sebotol minuman pada Anna.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Cristian.
"Mengapa kau berlatih sangat keras seperti ini? Jika kau terlalu memaksakan diri kesehatan mu bisa terganggu? Apa kau merasa saat kau langsing nanti akan ada yang berubah pada nasib mu?" Cristian memarahi Anna.
"Jika aku langsing aku yakin akan ada yang berubah, bukankah kau sendiri yang mengatakan 'Latihan hingga kau mencapai batasmu'. Jadi aku akan berlatih hingga aku tidak kuat lagi." Anna mencoba berdiri tetapi hampir terjatuh dan Cristian memeganginya.
"Kau sudah melewati batasmu sekarang." kesal Cristian.
"Belum....aku bisa melakukan apapun demi keinginan ku dan tak akan menyerah. Aku masih belum mencapai batasku." ucap Anna menepiskan tangan Cristian.
"Kata 'Percaya' dan 'Bisa' itu adalah dua hal yang berbeda" balas Cristian.
"Bagiku...semuanya sama saja. Jika aku percaya aku bisa melakukan nya. Karna aku yakin aku bisa melakukan nya. Jika aku melakukan nya sekali lagi totalnya akan menjadi 107 kali. Nomor keberuntungan:7." kata Anna dengan nafas terengah-engah.
Cristian yang melihat tangan Anna bergetar, dia menarik tangan Anna agar dia menghentikan latihan nya. Anna tetap keras ingin latihan lagi tetapi Cristian memohon agar Anna mendengarkan nya karna dia bisa sakit.
Pria itu pun mengantar Anna pulang dan mobil Anna dia tinggalkan disana. Dengan kondisi tubuhnya yang sudah tidak bisa merespon otaknya. Sesampainya di apartemen Anna, Cristian bermaksud akan membuka kan pintu untuk Anna tetapi Anna melarangnya. Dan saat Anna akan turun tangan nya ditarik oleh Cristian.
"Kau tidak perlu memikirkan hal lain. Mandilah dengan air hangat sebelum tidur, kondisimu akan lebih baik nantinya." pesan Cristian.
Dan Anna menatap Cristian seperti merasa aneh menerima perhatian dari pria itu.
__ADS_1
Setelah selesai membersihkan tubuhnya sesuai dengan pesan Cristian, Anna pun berniat untuk mengirimi Cristian sebuah pesan singkat..
'Cristian, aku akan latihan lebih giat lagi. Terimakasih untuk hari ini. Tetapi apa benar menurutmu, jika aku berhasil langsing kembali itu tidak akan mengubah apapun?' Isi pesan Anna.
'Aku percaya aku bisa melakukan nya, karna Cristian yang melatihku.' Isi pesan Anna lagi.
Cristian yang menerima pesan itu hanya menatap ponsel nya tanpa membalas pesan dari Anna.
***
Ketika Anna tiba di kantornya dia membuka jaketnya dan meletakkan nya perlahan-lahan, dia merasakan sakit di semua tubuhnya akibat latihan semalam. Bella masuk ke kantor Anna dan duduk di kursi yang berhadapan dengan Anna, Bella bersikap seakan tidak ada apa-apa.
"Aku tahu kau tidak ingin bicara lama-lama denganku, jadi aku akan langsung saja." sinis Bella.
"Apa hanya aku Pengacara wanita di firma ini?" keluh Anna.
"Kau, aku, pengacara Sandra dan pengacara Linda. Hanya ada 4 wanita di firma ini, aku ada rapat penting siang ini, pengacara Sandra memiliki jadwal sidang dan prngacara Linda dia memiliki demam panggung." jelas Bella.
"Kau mungkin sudah lupa. Aku juga memiliki alasan yang kalian juga miliki. Lihatlah aku sedang tidak sehat." Kata Anna memegang bahunya.
"Presiden Hans akan menganggap ini sebagai promosi firma Naori ini. Jadi jangan kecewakan dia." ejek Bella dan hendak keluar dari ruangan kantor Anna.
"Hey apa kau ingin balas dendam padaku?" ketus Anna yang melihat Bella akan membuka pintu ruangan.
"Jika aku ingin balas dendam kenapa aku harus memunculkan mu di TV?" senyum licik Bella dan Anna hanya terdiam.
__ADS_1
Di dalam mobil Anna berlatih seakan-akan ia sedang tampil di TV, sambil meminum obat dan meyakinkan diri sebagai Anna wanita pemberani dan ini bukan masalah besar.
Di ruang make up, Anna kembali membahas undang-undang hak cipta dan merasakan suaranya sedikit hilang.
Sebelum memulai siaran Anna mengirimkan pesan pada Cristian 'Aku memiliki jadwal siaran hari ini. Jadi tidak bisa latihan. Aku sangat gugup sekali, doakan aku ya.'
Cristian yang mendapat pesan dari Anna dia pun mencari chanel yang menayangkan Anna.
Bella dengan serius menonton siaran Anna dalam ruangan kantornya, disana Anna membahas tentang hak cipta yang sering di langgar, Bella menyeringai licik saat melihat ekspresi Anna yang sangat gugup hingga wajahnya sangat pucat. Dia sengaja melakukan ini karna masih merasa kesal saat James masih menyebut Ibu Anna dengan sebutan Ibu mertua dan James juga sempat menemuinya.
Di rumah Cristian, dia melihat siaran Anna melalui TV nya. 'Mengapa wajahnya terlihat berbeda dan sangat pucat?' Batin Cristian.
Ketika pembawa berita bertanya tentang hak cipta apa saja yang dilanggar, Anna menjelaskan nya. Dan.......
Brruukkk.....
Anna kehilangan kesadaran nya saat sedang siaran live berlangsung. Cristian yang melihat kejadian itu sangat terkejut hingga ia melepaskan botol minuman yang sedang di pegangnya. Bella juga terkejut melihat Anna yang jatuh pingsan.
Di dalam studio, para kru mencoba membangunkan Anna dan meminta seseorang untuk memanggil ambulance. Ambulance yang sudah datang segera membawanya ke Rumah Sakit dan memasangkan masker oksigen pada Anna.
Sesampainya di dalam ambulance perawat yang ada segera menangani nya.
' Ini adalah kedua kalinya aku ada di ambulance. Aku akan dibawa kemana sekarang? Pertama kali bahkan korset ku harus di robek. Dan sekarang mereka akan merobeknya lagi?' Gumam Anna saat mendapatkan sedikit kesadaran nya.
##Bersambung......
__ADS_1