My Beautifull Girl

My Beautifull Girl
Part 34


__ADS_3

Flasback On


James melihat pria penguntit itu keluar dari kantor polisi, lalu salah satu polisi mengenal James sebagai atlet renang nasional. Ia meminta untuk melihat rekaman CCTV atas permintaan sebagai wali dari Anna, terlihat dari CCTV pria itu mengejar Anna pada malam hari dan cuaca hujan namun kedatangan Cristian membuat pria itu berhenti mengejarnya.


"Apa hubungan anda dengan mereka?" tanya polisi itu.


"Dia adalah wanita kenalanku. Dan kami sudah berteman sangat lama." jawab James.


Setelah melihat semua bukti di kantor polisi, siang itu James pergi ke sebuah tempat dengan emosi yang memuncak. Ia mengendarai mobilnya dengan kencang, sesampainya di tempat tujuan James menunggu seseorang hingga 3 jam lamanya. Dan seseorang yang ditunggu nya muncul hendak menaiki anak tangga menuju apartemen Anna.


Dengan emosi yang membabi buta ia bergegas keluar dari dalam mobil, menarik orang itu dan menghempaskan nya ke jalanan dengan kasar.


"Aku akan membunuhmu jika kau masih terus mendekati Anna." kata James pada seorang pria yang ternyata adalah pria penguntit itu, pria itu masi saja berniat untuk mendekati Anna dengan mendatangi apartemen Anna.


"Kau sudah tidak memiliki hak karena kau sudah putus dengan nya." kata pria itu dan James langsung memukulinya dengan brutal hingga pria itu mengalami banyak luka memar di bagian wajah dengan darah segar yang mengucur dari sudut bibirnya, dengan berjongkok James mencengkram leher pria pria itu.


"Sepertinya banyak yang kau tahu, jadi kau pasti tahu apa hak ku? Jadi jangan mengganggu Anna lagi, ini bukanlah sebuah peringatan. Tapi ini perintah." tegas James dan menghempaskan pria itu dengan kasar.


Flasback Off


Bella yang sedang duduk di kursi jabatannya, ia mendapat pesan singkat dari James.


'Maaf, kit bertemu besok saja. Aku ada rapat penting sekarang.' isi pesan dari James.


Bella menghubungi Anna melalui telepon kantor dan di jawab oleh sekretrasinya Angel. Ia meminta agar Anna datang menemuinya di ruangan nya. Selesai dengan panggilan nya, Bella melihat pipi nya melalui kaca ia takut jika ia harus kembali gemuk seperti dulu.


Anna berteriak protes saat Bella menugaskan sesuatu padanya.

__ADS_1


"Aku menolaknya. Sejak awal aku dan Presdir sudah membuat kesepakatan." tegas Anna.


"Aku tidak masalah jika harus kerja lembur dan ditempatkan dimana saja. Tapi aku tidak akan pernah mengambil kasus pemerkosaan atau semacamnya, aku juha menolal daftar dari perusahaan itu dan mempermainkan fakta nya." kata Anna lagi.


"Syukurlah jika begitu. Karena ini bukanlah perusahaan Presdir tetapi perusahaan anaknya." kata Bella yang berlagak bersikap lembut.


"Ini sama saja doktrin karyawan. Jadi begitu menurutmu? Dengan alasan ini aku menolak tugas ini." tegas Anna lagi.


"Poly Electric dan perusahaan kita memiliki hubungan yang baik. Bukan nya kau sudah pernah menghadapi kasus yang sama sebelumnya?" tanya Bella.


"Aku tetap menolaknya." kata Anna yang sudah sangat geram.


"Aku adalah atasamu, perintahku sudah jelas. Jadi sekarang kasus ini menjadi tanggung jawabmu." kata Bella dan Anna melirik Bella sinis.


"Kau harus segera menyelesaikan nya dan kau bisa di anggap lalai bertugas. Kau tak mau seperti itu kan? Apa hanya karena kau tak mengambilnya kau adalah pengacara yang bersih? Presdir pernah mengatakan ini... 'Gapai impianmu dengan uang yang kau dapatkan'. Sudah tidak ada yang ingin kukatakan kembalilah." kata Bella angkuh dan Anna menarik nafasnya dan berlalu pergi.


Bella menghela nafas panjang ia bersandar pada kursinya dan membuka laci meja kerjanya yang terdapat jejeran coklat disana. Ia mengambil satu dan memakan nya untuk menenangkan diri dan memejamkan matanya mengingat bagaimana masa lalu nya.


Flasback On


"Hay Bella. Kau cantik sekali hari ini apa kau berdandan?" tanya James.


"Ya... Anna menyuruhku untuk berdandan hari ini tetapi aku tidak tahu tujuan nya." kata Bella dan Anna tersenyum sembari mengedarkan pandangan nya seperti mencari seseorang.


"Aku sudah disini, siapa lagi yang kau cari?" tanya James dengan mengacak rambut Anna.


"Diamlah. Kau juga tumben sekali datang lebih awal biasanya kau akan terlambat datang." jawab Anna.

__ADS_1


"Ahh yaa selamat atas kelulusan mu Bella. Ku harap Anna akan segera menyusul untuk lulus agar dia bisa membantu ku nanti." kata James.


"Aku pasti akan segera lulus seperti Bella dan akan menjadi pengacara yang handal." tegas Anna.


"Ahh dia datang...." kata Anna yang tiba-tiba bersemangat.


Seorang pria berkacamata datang menghampiri mereka bertiga. Pria itu berdiri tepat di sebelah Anna, Anna memperkenalkan pria itu pada Bella. Pria itu adalah seorang mahasiswa terbaik di jurusan teknik dan orang yang baik. Bella terlihat sangat bingung. Namun Anna dan James meninggalkan Bella dengan pria itu berdua di meja. Pria itu langsung tertunduk lesu saat duduk di kursi.


"Beritahu Anna jika aku sudah mengerti." kata pria itu yang membuat Bella sangat bingung.


"Ini pasti tindakan dari penolakan halusnya. Situasi kita sekarang ini...." kata si pria namun Bella masih tidak mengerti.


"Aku juga tahu dia melakukan ini pasti karena kasihan padamu. Tapi kenapa dia juga harus kasihan padaku seperti ini? Dan tubuhmu itu? Ahh yaa ampun bahkan aku sangat takut dengan tubuh besarmu itu." kata si pria itu lagi.


"Dan juga pakaian mu itu, apa kau mau pergi ke pemakaman? Seharusnya wanita seperti mu punya kesadaran diri kau lebih pantas diam dirumah dan jangan keluar rumah." ejek si pria.


"Apa Anna yang mengatakan jika dia kasihan padaku?" tanya Bella dengan mata berkaca-kaca.


"Kau bukan hanya gemuk tapi ternyata kau juga sangat bodoh. Ini sudah sangat jelas." tegas pria itu.


Dan Bella yang mendengarnya ia menangis saat itu juga karena merasa di rendahkan oleh Anna bahkan pria itu sudah sangat menghina nya.


Flasback Off


Anna begitu kesal pada Bella yang memberinya tugas walau ia sudah menolak, Anna memasukan banyak gula block pada teh nya. Namun tiba-tiba bayangan Cristian muncul.


'Tubuhmu akan hancur jika kau meminum teh dengan gula sebanyak itu. Kita semua tahu itu.'

__ADS_1


Anna menoleh ke kiri dan ke kanan mencari sumber suara itu, lalu ia menduga jika suara itu hanya terdengar oleh telinga nya. Ia pun memegang kepala nya dan meremasnya karena ia berfikir ia hanya stress hingga mendengar suara Cristian. Ia juga mendekati tanaman yang di berikan oleh Ricko, ia mengibas-ngibaskan tangan nya dari tanaman ke hidung nya, Anna juga mengempis-ngempiskasn hidung nya mencoba mencari udara segar dari tanaman itu.


##Berasambung.....


__ADS_2