
Bel masuk sekolah sepuluh menit lagu berbunyi, namun Junho masih belum juga datang.
"Eh ini tumben Junho belum datang?. Apa dia nggak masuk sekolah hari ini?" Batin Minjoo sembari melirik ke belakang, memandangi kursi Junho yang masih kosong.
Braakkk.
Pintu kelas di buka secara kasar. Hampir saja gagang pintunya terlepas. Mendadak orang-orang yang ada di ruangan kelas Minjoo kaget. Ternyata pelakunya adalah Kak Yeonhee.
"Ada apa lagi nih?" keluh Minjoo.
Minjoo mendengus kesal.
Kak Yeonhee krasak krusuk masuk ke dalam kelas Minjoo dan menghampiri Chaewon. Sorot matanya penuh amarah, seperti ingin sekali menghajar Chaewon. Semuanya tercengang, begitupun Minjoo. Minjoo sebelumnya menduga bahwa Kak Yeonhee mungkin datang ke kelasnya untuk melabraknya lagi terkait urusan kemarin yang belum kelar. Tapi ternyata dugaannya salah, karena Kak Yeonhee malah menghampiri Chaewon.
Namun ada urusan apa Kak Yeonhee dengan Chaewon?
Kak Yeonhee dan Chaewon beradu tatap cukup lama. Keduanya sama sekali tidak bersuara.
Sementara itu, Kak Yunseong ikut masuk ke dalam kelas Minjoo. Ia menghampiri Kak Yeonhee dan seperti ingin menarik Kak Yeonhee untuk keluar dari ruangan kelas. Sayangnya Kak Yeonhee menolaknya mentah-mentah dan malah menepis tangan Kak Yunseong secara kasar.
"Gue nggak pernah ngomong kasar sebelumnya. Tapi khusus buat lo, gue pengen ngomong kasar." Ucap Kak Yeonhee, menyeringai.
Semuanya terkaget setelah mendengar omongan Kak Yeonhee. Minjoo dan teman sekelasnya menjadi tak berkutik dan hanya sibuk menonton mereka berdua.
Chaewon menatap Kak Yeonhee datar. Entah dia memang tidak tahu apa yang dimaksud Kak Yeonhee atau sengaja pura-pura tidak tahu.
"Tujuan lo apa ngefoto gue sama Junho dan ngadu domba Yunseong dengan bilang kalo Junho ngegodain gue?. Hah?" Kak Yeonhee memaki Chaewon dengan lantang, tepat beberapa senti di depan mukanya.
Minjoo terperangah ketika mendengarnya. Jadi semuanya ulah Chaewon?. Chaewon yang sengaja menyebarkan rumor palsu tentang Junho dan Kak Yeonhee?. Sungguh, Minjoo tidak menyangka kalau ternyata Chaewon bisa selicik itu orangnya.
Kak Yeonhee melotot sembari mendorong kasar Chaewon hingga Chaewon terpojok.
__ADS_1
"Kenapa lo nggak jawab. Lo budeg?"
Tanya Kak Yeonhee, amarahnya bukannya meredam malah semakin memuncak.
"Bukan aku pelakunya." Elak Chaewon, masih bisa berbicara dengan santainya.
Kak Yeonhee berdecih.
"Brengsek ya lo. Masih bisa ngelak?. Jelas-jelas lo pelakunya. Yunseong sendiri yang udah kasih tau ke gue kalo lo adalah orang yang udah ngasih foto-foto itu ke dia." Pekik Kak Yeonhee. Kak Yeonhee menarik beberapa helai rambut Chaewon secara paksa.
Chaewon merintih kesakitan, sementara sepasang matanya melirik ke arah Kak Yunseong yang sedang berdiri di samping Kak Yeonhee. Kak Yunseong hanya menatap Chaewon lurus. Tampak tak terlalu peduli dengan Chaewon.
Kali ini Chaewon tak bergeming sedikitpun. Ia bungkam seribu bahasa . Bagaimanapun juga, ia sudah tertangkap basah sekarang.
Chaewon sungguh sial karena dia kurang memperhitungkan segalanya sebelum melancarkan aksi jahatnya. Ia sama sekali tidak berpikir kalau Kak Yunseong akan mengatakan sesuatu pada Kak Yeonhee mengenai
indentitas pemberi foto itu. Chaewon bodoh.
🌿🌿🌿
Chaewon POV
"Aku harus bisa mendapatkan cintanya Junho. Junho harus jadi milikku. Tidak ada yang boleh merebut Junho dariku. Entah Minjoo atau siapapun itu. Junho hanya untukku." Batin Chaewon.
Chaewon berjalan di lorong kelas. Niat hati ingin hanya ingin pergi jalan-jalan untuk mencari udara segar karena di kelas ia merasa suntuk. Namun ia justru tak sengaja melihat Junho dengan Kak Yeonhee.
Chaewon tidak tahu apa yang Junho dan Kak Yeonhee sedang bicarakan, namun Chaewon hanya berusaha untuk tetap memperhatikan mereka berdua.
Dari arah lain, ia juga melihat Minjoo dan Hyewon sedang berjalan berdua dan hendak menghampiri Junho dan juga Kak Yeonhee.
Saat itu, Chaewon mendadak berpikir mengenai cara memanfaatkan situasi.
__ADS_1
Chaewon memotret beberapa foto yang menunjukkan kedekatan Junho dengan Kak Yeonhee.
"Foto-foto ini akan menjadi alat bagiku untuk menjatuhkan Minjoo dan supaya Minjoo menjadi dibenci oleh Junho."
"Junho maafkan aku. Tapi aku harus melakukan ini demi kebaikan kita. Agar kita bisa bersama-sama." Imbuhnya Chaewon.
-
POV end.
Sayangnya rencana Chaewon gagal total.
🌿🌿🌿
"Kicep kan lo." Kak Yeonhee tersenyum sarkas.
"Makanya jadi adik kelas nggak usah sok. Nggak usah belagu." Ucap Kak Yeonhee sembari
"Udah-udah. Kita pergi saja! Sebentar lagi bel masuk dan guru akan masuk. Bisa berabe urusannya kalau sampai ketahuan." Ajak Kak Yunseong.
Kak Yunseong mencengkram pergelangan tangan Kak Yeonhee erat dan menariknya keluar ruangan kelas. Berbeda dari reaksinya tadi, Kak Yeonhee terlihat tidak memprotes sekarang. Ia mengikuti Kak Yunseong.
🌿🌿🌿
Chaewon kembali ke tempat duduknya. Ia merapikan rambutnya yang acak-acakan, kemudian berdeham pelan. Ia mencoba ber-acting cool, setelah sebelumnya dipermalukan oleh seorang kakak kelas di hadapan teman-temannya sendiri.
Suasana kelas Minjoo menegang.
Mendadak terdengar suara bisikan- bisikan. Mereka semua tentu membicarakan Chaewon. Mereka semua sama-sama tidak menyangka dan tidak habis berpikir dengan tindakan yang sudah Chaewon lakukan.
🌿🌿🌿
__ADS_1