My Cold Prince

My Cold Prince
4


__ADS_3

Malam hari.


Junho sedang makan malam bersama keluarganya. Ada papanya (Cha Junsu), mamanya (Lee Eunsoo) dan adiknya (Shin Hyunho). Junsu dan Eunsoo duduk bersebelahan di depan Junho, sementara Hyunho duduk di sampingnya.


Eunsoo mengulurkan piring yang terdapat nasi di atasnya untuk masing-masing dari mereka. Tidak lupa, ia juga meletakkan lauk diatas nasi. Sepotong ayam goreng dan sayur capcay.


"Bagaimana sekolahmu hari ini Junho?" tanya Eunsoo, di sela-sela makan.


"not bad" jawab Junho, singkat.


Junho mengiris ayam goreng menjadi beberapa potongan kecil, kemudian memberikannya kepada Hyunho.


"Terima kasih hyung"


Junho tersenyum samar.


"Hyunho, sekolahmu juga bagaimana hari ini?" tanya Junsu.


"Sangat menyenangkan. Aku memiliki banyak teman baru. Mereka semua baik. Kita bahkan bermain bersama sewaktu jam istirahat." Jawab Hyunho, terdengar sangat bersemangat.


"Benarkah?. Bagus sekali."


🌿🌿🌿

__ADS_1


"Aku sudah selesai makan. Aku akan pergi ke kamar dulu" ucap Junho.


Junho menggeser kursinya ke belakang, berdiri, kemudian berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.


Junho menutup dan mengunci pintu kamarnya. Ia meletakkan kunci di atas nakas.


Junho duduk di sebuah sofa dengan punggung yang menyender bebas. Ia memejamkan mata dan menarik nafasnya dalam-dalam, lalu menghembuskannya secara kasar.


Sejenak. Matanya tertuju kepada sebuah figura yang terpajang di atas tembok kamarnya. Sebuah figura yang berisi foto keluarganya. Papanya, mamanya, almarhum kakaknya- Myungsoo dan juga dirinya.


Di foto itu, Papa dan mamanya duduk di sebuah sofa berukuran memanjang. Sementara Junho berdiri sambil merangkul papanya dari sisi kanan, dan almarhum kakaknya yang berdiri dan merangkul mamanya dari sisi kiri. Mereka semua tertawa lebar dan tampak sangat bahagia.


Foto itu adalah sebuah foto lama. Tepatnya diambil ketika Junho berusia 8 tahun, dan kakaknya yang saat itu berusia 13 tahun. Sekarang, usia Junho adalah 16 tahun. Itu artinya foto itu diambil sekitar 8 tahun yang lalu. Foto itu telah menjadi satu-satunya foto bersama mama kandungnya dan almarhum kakaknya yang masih tersisa.


Mama kandungnya? Lalu siapa Lee Eunsoo? Bukankah Lee Eunsoo adalah mamanya Junho??


Junho lagi-lagi menghela nafasnya berat, lalu membuangnya kasar. Ia tercekat. Rasanya sangat campur aduk melihat foto itu. Junho harusnya senang melihat foto itu, karena foto itu juga telah memperlihatkan keluarganya yang tampak sangat senang. Namun Junho malah seperti ingin menangis sekarang. Entahlah, melihat foto itu justru membuatnya merasa teramat pilu.


Ada sebongkah rasa sakit dalam dadanya yang membekas sampai sekarang dan masih belum tersembuhkan. Ketika ia melihat foto itu, dadanya selalu merasa nyeri.


Junho meremat keras dadanya. Air matanya yang menumpuk di pelupuk mata sudah tak terbendung lagi. Junho akhirnya menangis. Suara tangisnya terdengar berat. Tak bersuara, tapi air matanya terus turun hingga merembes membasahi pipi. Junho tercekat, dan beberapa kali berusaha mengatur nafasnya karena dadanya merasa sesak sekarang.


"Junho kangen Kak Myungsoo"

__ADS_1


Junho menangis tersedu-sedu. Ia meremat kain celananya erat-erat.


"Junho juga kangen mama"


Junho mulai memejamkan matanya selama beberapa saat.


Dalam pikirannya sedang berusaha membangkitkan memori - memori  beberapa tahun silam. Ketika keluarganya masih bahagia.


Junho masih ingat betul, saat dimana mamanya selalu mengomel pada kakaknya karena suka ngejailin dia tapi kakaknya malah cengengesan dan membuat mamanya berhenti mengomel, lalu mereka berdua berujung saling kejar-kejaran dan saling menggelitiki satu sama lain. Junho yang mengamati keduanya hanya bisa tertawa.


Junho juga masih ingat betul saat dimana papanya pulang dari kantor kemudian mengeluh pegal. Papanya bermanja-manjaan dengan menyuruh mamanya untuk memijit dan mamanya justru mencubit paha papanya sampai papanya berteriak kesakitan. Lalu mama akan mengomel lagi, hampir tanpa jeda. Bilangnya bukan cuma Papa yang capek tapi mama juga capek. Malahan lebih capek mama. Harus mengepel, menyapu, cuci piring, dan lain sebagainya. Kemudian Papanya akan memeluk mamanya dengan cepat tiap kali mamanya mulai mengomel.


Sementara Junho dan kakaknya yang berada diruangan yang sama dengan mereka, hanya menggelengkan kepala ketika melihat tingkah orang tuanya yang kadang kekanak-kanakan. Lalu pada akhirnya, mereka berdua akan tertawa bersama.


Masih banyak moment-moment kebahagiaan keluarga mereka yang sederhana di masa lalu. Yang tentunya tidak bisa terulang di masa sekarang.


Junho tertunduk lemas dan kembali murung saat mengingat fakta kalau semuanya itu hanya tinggal kenangan.


Karena tidak ada lagi yang ngejailin Junho dan Junho juga tidak bisa tertawa bersama lagi dengan kakaknya, karena kenyataannya Myungsoo- kakak Junho kini sudah tiada.


Junho juga tidak bisa melihat lagi mamanya yang selalu mengomel, karena mamanya sedang depresi sekarang dan kini berada di rumah sakit jiwa. Jangankan mengomel. Bahkan mamanya tidak mau bertemu dan berbicara dengan dirinya sekarang.


Tidak ada lagi hari-hari penuh warna. Bagi Junho semua terasa gelap sekarang.

__ADS_1


Entahlah. Semakin bertambah hari, semuanya juga semakin bertambah berat bagi Junho. Junho rasanya bingung, harus berbuat apa sekarang.


🌿🌿🌿


__ADS_2