My Sweet Izzi

My Sweet Izzi
Calon Menantu


__ADS_3

"Baru pulang Zii? " Itu suara Rika mamanya yang super super bawel.



"Iya ma. "



"Makanya cepet-cepet nikah biar gak malem kerjanya, kan enak tuh di bagi. "



"Maksud mama? " Merasa tahu akan topik pembicaraan Rika, Izzi pura-pura bertanya.



"Tadi tuh ya, teman mama tuh bawa cucunya, aduhhhh gemessin tahu gak Zii.... "



"Terus? " Izzi nenatapnya datar.



"Kapan kamu nikahnya? " Rika mengerjapkan matanya. Lagi-lagi pertanyaan itu yang keluar dari mulut mamanya.



"Tahun depan. "



"Tahun depan kelamaan Zii.... "



"Tarus mama maunya kapan?! " Izzi sudah capek hari ini, di tambah dengan suara cempreng mamanya membuatnya semakin pusing.



"Besok! Besok kamu harus bawa calon menantu mama!! "



"Tukang sayur depan aja ya! "



"Ihhh! kok kamu ngaco gitu sih?! " Rika memukul pelan lengan Izzi. "Masa cewek secantik kamu harus nikah sama tukang sayur? yang bermodal dikit dong Zii. "



"Ya kan dia juga bermodal? modal sayue, modal gerobak, modal kering-"




Awwwwww!!!



"Mama sakit!! "



"Susah ya emang! ngomong sama anak zaman sekarang! "



"Mama aja yang gak bermodal. " Cicit Izzi.



"Apa kamu bilang?! "



"Hush! udah malam masih aja tengkar! "



"Mama duluan sih pa... " Rengek Izzi. Radit mencium sekilas kening Izzi, Rika pura-pura muntah.



"Ngadu aja sana! "



"Biarin!! "



"Makanya kamu tuh gak laku-laku, kelakuan aja kayak anak kecil! "



"Mama. " Radit menegur Rika.


__ADS_1


"Pa! Papa tuh jangan sering-sering manja'in si Izzi, jadi kayak gitu kan tuh anak. "



"Manja'in kayak gimana? bukannya itu hal yang wajar? "



"Wajar gundulmu!! " Rika mengatur emosinya. " Kapan sih pa kita punya cucu?! "



"Tahun depan. "



"Kok jawaban papa sama kayak jawabannya Izzi sih? Tahun depan? Kalian sekongkol ya di belakang mama? "



"Sekongkol apanya sih ma?! "



"Tahu tuh mama. "



"Eh jangan ikut-ikut kamu anak kecil! "



"Izzi udah besar ma! Udah umur 28!!!"



"Umur 28 tapi belum nikah-nikah sama aja! "



"Ok ok!! Izzi beson bakalan nikah puas!!! "



Rika tersenyum sumringah dan menghampiri putrinya. "Kapan? dimana? sama siapa?! " Ucap Rika antusias.



"Besok di kebon sama anaknya Pak Mahmud. "



plakkkk!!!





"Katanya mama pengen punya cucu secepatnya, ya udah! "



"Ya tapi kan gak harus sama si Cemen?! Masa putri mama yang cantiknya nyaingin Jennie blackpink nikah sama cowok culun?! "



"Ya udah makanya mama jangan terlalu ngebet, takutnya dapet yang jelek. "



"Teori dari mana itu? "



"Baru jiplak. "



"Ndasmu!! "



"Udah-udah! jangan ribut. " Radit melerai. " Oh ya Izzi, kapan kamu nikahnya? "



"Papa!!!!! "





☕☕☕



__ADS_1


"Pagi-pagi dah ngopi aja tuh tuan putri! " Celetuk Galang pada Ranti yang kini sedang menikmati kopinya. "Lagi stres ya?! "



"Boleh gak gue numpahin nih kopi ke muka lo?! "



"Sadis amat! "



"Eh? itu si Izzi kenapa? kok mukanya kusut kayak cucian belom di setrika? "



"Tahu tuh! "



Izzi menghela nafas pelan. Lagi-lagi sebuah barang dengan pengirim yang sama yang sayangnya sekarang berbeda barang. Sebuah coklat batang yang di hiasi menggunakan pita pink. Terdapat surat di atasnya.



"Untuk My Sweet Izzi.... e cieeee Izzi.. "



"Apaan sih bang! " Izzi menutup surat itu cepat ketika Dimas membacanya dengan lantang. " Malu-malu'in tahu gak! "



"Tiap hari aja malu-malu'in. "



"Apa lo bilang?! "



"Kali ini apa lagi Zii? " Dimas bertanya.



"Beda sekarang bang temanya! " Izzi menyodorkan coklat itu. "Coklat."



"Kayaknya nih penguntit suka deh sama lo. "



"Demi apa bang?! "



"Demi kolornya si Bos yang belom kering! " Galang tertawa keras.



"Gak lucu kancil!! "



"Makanya Zii.. " Ranti membuka suara. " Lo harus cepet-cepet nikah deh, biar gak di teror lagi sama tuh orang. Ngeri gue ngelihatnya. "



"Ngeri apa kasihan Ran?! " Izzi meninggikan suaranya.



"Dua-duanya sih. hehe. " Ranti tertawa receh.



"Semalem nyokap gue ngebet banget pengen gue nikah bang. "



"Sebenernya nyokap lo gak salah sih Zii, cuma lonya aja yang gak ada waktu buat mikirinnya. "



"Iya sih bang. "



"Makanya tuh otak jangan di penuhi sama kertas A4, eror kan?! "



"Lo kalo niat nyindir gue bilang aja Ga! Sirik amat! "



"Gue kasian sama lo! "



"Gue lebih kasian sama lo! Tiap hari di tolak mulu sama cewek. "

__ADS_1



"Asyeemmn lo!!!! "


__ADS_2