My Sweet Izzi

My Sweet Izzi
Falling In Love


__ADS_3

Izzi tak ada berhenti-berhentinya berteriak kencang saking senangnya mendapati notifikasi chat dari seseorang yang berhasil membuatnya merasakan cinta untuk kedua kalinya. Mungkin kesempatan kedua itu lebih baik dan jangan sampai di sia-siakan. Mengingat betapa sadisnya kisah cintanya dengan cinta pertamanya, membuat Izzi tidak akan pernah melupakannya sedikit pun.



Ting!!



Ting!!



Ting!!




Suara notifikasi meramaikan ponselnya saat ini. Siapa lagi jika bukan Zain Amami. Seorang CEO terbesar di kotanya yang berhasil membuatnya seperti orang gila saat ini.



Kamu lagi ngapain???



"Lagi ngapain ya? " Gumam Izzi pada dirinya sendiri. Izzi menggigit bibir bawahnya pelan, mencoba mencari sebuah kata yang pas untuk pertanyaan itu.



Lagi mikirin kamu.



"Aduh!! Kok gue jadi alay gini sih? " Merutuki kebodohannya sendiri yang seperti cewek labil.



Mulai nakal sekarang ya? Siapa yang ngajarin kamu?


kamulah!!! Ya kali Pak Ustadz..



"Gue yakin ini pasti si Zain lagi nahan tawa? " Pikir Izzi.



Aku bosen nih di kantor.



Bosen kenapa??



Bosen soalnya gak ada kamu yang bisa aku lihat.



Cieeeee!!!


Yang blushinggggg



Kini wajah Izzi sudah memerah seperti tomat. Melihat kata-kata gombal dari kekasihnya membuatnya malu.



Ihhhh!! Kamu ada-ada aja deh.



Blushing ya?????


Zain mulai menggodanya. Memang Zain sangat menyukai jika menggoda Izzi. Apalagi sampai membuatnya malu.



Gak kok!!!


__ADS_1


Gak salah maksudnya????



Ihhhh gak!! Kok kamu sok tahu gitu sih?!!



Eh marah lagi? Jangan marah gitu dong? ntar cepet tua loh???



Biarin tua! kan kamu gak bakalan suka lagi tuh sama aku.



Kata siapa?



Kata aku lah!!!



Jangan ngomong gitu lagi. Aku gak suka.



"Gak suka? maksudnya? " Izzi mencoba mencerna perkataan dari Zain tadi. Apa mungkin perkataannya tadi membuat kekasihnya marah??



Kenapa???



Karena aku gak suka.



Maaf deh????



😊😊😊 aku maafin.




Jalan yuk?



Kemana?



Yang kamu suka dimana??


Izzi mengetuk pelan dagunya sambil mengedarkan arahnya kesana kemari.



"Kalo gue mintanya di kuburan mau gak ya dia? " Membayangkannya saja membuat Izzi bergidig ngeri.



Nonton???



Boleh juga. Kamu suka nonton apa??



Emmm, Film animasi sih, tapi aku lebih suka nonton drama korea.



Jangan yang itu!!


__ADS_1


Kenapa???



Nanti kamu berpaling lagi dari aku. Aku gak bakalan ngebiarin kamu ngelihat cowok lain selain aku.



"Aduh!!! Posessif banget sih pacar gue.... " izzi tersenyum sendiri melihat betapa posessifnya kekasihnya ini .



Terus apa?



Animasi aja.



Animasi apa???



Frozen???



Kamu serius?!! Itu filmnya keponakan aku Zain!!! Yang benar saja kamu mau ngajak aku nonton film itu.



Gak gak... bercanda kali. Ya ampun pacar aku kok gampang sekali sih ngambeknya???



Zain mulai menggoda Izzi. Seperti ada kesenangan tersendiri baginya.



Kamu sih???



Apa sayang.......



Sa-sayang????



Iya apa sayang????


Zain semakin menggodanya. Sedangkan Izzi menahan rasa malunya karena chattan itu.



Izzi mematikan ponselnya secara sepihak. Berteriak kencang untuk meluapkan rasa senangnya.



"Arghhhhhhh!!!! Seneng banget sih gue?!!!!!! " Izzi berguling-guling di atas kasur sambil membenamkan kepalanya. Sesekali berjingkrak senang di atas kasur.



"Arrgghhh!! Gue seneng!!!!! "



"Izzi!!!!! Bisa di kecilin gak sih tuh suaranya?!! Tetangga terganggu tuh!!!! "



"Maaf ma!!! Izzi lagi seneng sekarang!!! "



Prang!!!!!



"Woyyyyy toa mesjid!! tuh suara bisa di kecilin gak?!!!! "

__ADS_1



"Dasar lo tukang sirik!!!! "


__ADS_2