My Wife The Cloud Princess

My Wife The Cloud Princess
Bab 12 Pindah ke apartemen


__ADS_3

Keesokan harinya, setelah resepsi diadakan. Daniel membawa Claudia untuk tinggal di apartemen nya.


"Sweetie, mulai hari ini, kita akan tinggal disini. Hanya berdua saja. Apa kau menyukai nya,hemm?" ucap Daniel.


"Ya sayang. Aku menyukainya" ucap Claudia.


"Apa kau butuh pelayan?" ucapnya Daniel.


"Tidak usah. Aku bisa sendiri" ucap Claudia.


"Baiklah, sweetie. Jika kau ingin sesuatu bilang saja padaku" ucap Daniel.


"Iya sayang" ucap Claudia.


"Sweetie, kau ingin bulan madu kemana?" ucap Daniel.


"Bagaimana jika di sini saja," ucap Claudia.


"Di apartemen?" ucap Daniel.


"Iya..." ucap Claudia.


"As you wish, sweetie" ucap Daniel.


Nadia pun tersenyum.


Mereka tak pergi berbulan madu ke kota, bahkan negara manapun. Hanya di apartemen nya, menonton, berbelanja, dan memasak bersama dengan keseruan dan keromantisan nya.


Keduanya sangat menikmati masa masa itu.


Hingga, satu Minggu kemudian. Tak terasa Al hari ini akan kembali bekerja. Ia sudah siap dengan pakaian kantor nya.


"Sweetie, rasanya, aku hanya ingin bersamamu. Bagaimana jika aku tak bekerja saja, hemm" ucap Daniel.


"Kau tidak boleh seperti itu. Kau harus bekerja dan menafkahi ku" ucap Claudia tersenyum.


"Baiklah, sweetie. Berikan aku ciuman" ucap Daniel.


"Cup. Sudah" ucap Claudia, memberikan kecupan di bibirnya.


"cup" Daniel memberikan ciuman di bibir Claudia dengan sedikit **********.


"Aku berangkat, sweetie" ucapnya.


"Sarapan dulu, sayang" ucap Claudia.


"Oh, ya, sweetie. Aku hampir lupa belum sarapan. Hahaha" ucap Daniel tertawa.


"Kau ini" ucap Claudia, menggelengkan kepala.


Mereka pun sarapan bersama. 15 menit, waktu yang mereka habiskan untuk sarapan.


"Aku berangkat, sweetie" ucap Daniel, berpamitan.


"Hemm. Hati hati di jalan" ucap Claudia.


Daniel pun berangkat ke kantornya dengan mengendarai mobil nya sendiri.


Setelah kepergian Daniel.


Di apartement, setelah kepergian Daniel, Claudia mulai membereskan kamarnya dan seluruh apartment nya dengan bantuan sihirnya.


'tring. tring. tring' bunyi sihir yang ia gunakan.

__ADS_1


'cling' seluruh penjuru ruangan telah dibersihkan.


"Akhirnya, selesai juga" ucapnya.


Ia pun duduk di sofa ruang tamu dan menonton tv.


🌸Di kantor.


Daniel sedang berkutat dengan pekerjaannya. 2 jam sudah ia melakukan pekerjaannya. Ia mengambil ponselnya dan menghubungi Claudia, istrinya.


🌸Di apartemen.


"Drttt drtt drtt" ponsel Claudia bergetar. Ia mengambilnya.


"Suami" calling.


Claudia mengangkat nya.


"Halo" ucap Claudia.


"Sweetie, aku merindukan mu" ucap Daniel manja.


"Kita baru berpisah beberapa jam saja" ucap Claudia.


"Ya, tapi aku benar benar merindukan mu, sweetie" ucap Daniel.


"Kau tidak bekerja?" ucap Claudia.


"Aku sedang bekerja, sebentar lagi ada meeting. Ku sempatkan untuk menelpon mu di sela waktu" ucap Daniel.


"Sayang, kau manis sekali" ucap Claudia.


"Kau sedang apa, hemm?" ucap Daniel.


"Aku akan pulang untuk makan siang" ucap Daniel.


"Baiklah, aku akan menyiapkan makanan untuk mu" ucap Claudia.


"Ya, sweetie. Sampai nanti. Aku mencintaimu" ucap Daniel.


"Hemm, aku juga mencintaimu" ucap Claudia.


'tut tut' panggilan pun selesai.


Claudia tersenyum bahagia. 'kau sangat manis' ucap Claudia.


🌸 Kembali ke apartemen.


"My Cloud Princess, aku mencintaimu" ucapnya, setelah menghubungi istrinya.


'tok tok tok' suara pintu di ketuk.


"Masuk" ucap Daniel.


"Pak, waktunya pergi untuk meeting" ucap sang asisten pribadinya, Rio.


"Ok" ucapnya.


Mereka pun berangkat meeting di sebuah tempat yang telah di sepakati.


Hingga sampai jam makan siang, meeting pun selesai.


"Selamat atas kerjasama kita" ucap Pak Ramon.

__ADS_1


"Ya, selamat pak Ramon, semoga kerjasama kita menguntungkan" ucap Daniel.


"Ya, pak Daniel" ucap pak Ramon.


Mereka pun berjabat tangan.


Setelah meeting selesai.


"Rio, antarkan saya pulang. Saya akan makan siang di apartemen" ucap Daniel.


"Baik, pak" ucap Rio.


"Udah gak tahan, ya, pa! Maunya ketemu istri terus" ucap Rio.


"Makanya, buruan nikah, biar tahu rasanya punya istri" ucap Daniel, tersenyum.


"Mau bagaimana lagi pak, belum ada yang cocok" ucap Rio.


"Tunggu saja" ucap Daniel.


Mereka pun sampai di loby apartemen.


Daniel masuk, dan berjalan ke lift menuju kamarnya.


'Clik' pintu terbuka, setelah ia memasukan password nya.


"Sweetie, aku pulang" ucap Daniel setengah berteriak.


"Ya, sayang. Aku di dapur" ucap Claudia.


Daniel pun membuka jas nya dan menyampirkannya di sofa, lalu berjalan menuju dapur, dimana istrinya berada.


"Sweetie, masak apa, hemm" ucap Daniel, sambil memeluknya dari belakang.


"Masak ayam goreng, tumis kangkung, sambal, kentang goreng balado, dan ikan goreng" ucap Claudia.


"Sepertinya enak. Aku jadi lapar" ucap Daniel.


"Sebentar lagi siap. Tunggulah di meja makan" ucap Claudia lembut.


"Baiklah, sweetie" ucap Daniel.


10 menit kemudian, semuanya sudah siap. Claudia membawa seluruh masakannya dengan kekuatan nya. Lalu menyusun nya di meja makan.


Daniel takjub melihatnya. Ia masih tak percaya di dunia ini ada yang mempunyai sihir.


"Kamu mau makan apa?" ucap Claudia, setelah duduk di sebelah Daniel.


"Ayam goreng dan sayur" ucap nya.


Claudia pun mengambilkannya.


Mereka pun mulai makan.


Daniel begitu lahap dengan makannya. Ia pun menambah sedikit setelah di piring nya habis.


" Masakanmu enak, sweetie. Aku menyukainya" ucap Daniel, setelah selesai dengan makannya.


"Hemm" Claudia tersenyum.


Setelah makan siang bersama, mereka pun duduk bersantai di sofa dan berbincang-bincang sebentar sebelum Daniel kembali ke kantor.


🌸 Tolong dukung author dengan Like, vote, dan comments ya..

__ADS_1


Jadikan novel ini favorit kamu 💙


__ADS_2