My Wife The Cloud Princess

My Wife The Cloud Princess
Bab 17 Kehamilan Claudia


__ADS_3

2 bulan kemudian...


Pagi pagi sekali, sudah terdengar suara gaduh dari dalam kamar Daniel dan Claudia.


"Hoek hoek hoek" Claudia terbangun dari tidurnya dan berlari ke wastafel kamar mandi. Ia merasa perut nya bergejolak hebat.


"Sweetie, ada apa denganmu?" ucap Daniel ikut terbangun ketika mendengar istrinya mual.


Ia pun menyusul Claudia, dan membantunya memijat tengkuk lehernya.


"Swoshh swossh" Claudia pun mencuci mulut dan tangannya. Ia pun berputar menghadap sang suami.


(swoshh, anggap saja suara air ya, hehe 😁 dari pada cipak cipak suaranya, entar jadi traveling πŸ˜›πŸ˜)


"Perut ku mual, mas" ucap Claudia dengan suara lemah dan pucat.


"Sweetie, wajahmu sangat pucat. Ayo kita ke dokter saja" ucap Daniel panik.


Claudia hanya mengangguk kan kepala.


Mereka pun berganti pakaian.


Ketika hendak berjalan ke ruang depan, ada Dona memanggil.


"Mas, Clau. Kalian mau kemana pagi pagi-pagi sekali?" tanya Dona.


"Ke rumah sakit. Claudia sakit" ucap Daniel dengan raut wajah panik.


"Baiklah mas, hati-hati di jalan" ucap Dona.


Daniel pun segera melajukan mobilnya ke rumah sakit.


Sepeninggal Daniel dan Claudia, Dona pun kembali ke dapur untuk membuat sarapan. Walaupun di rumah ada satu art, tapi terkadang Dona suka menyiapkan makanan.


"Mas Daniel begitu khawatir pada Claudia. Bagaimana jika Claudia pergi? Apa ia akan memberikan ku hatinya juga?" ucap Dona dalam hati.


Ya, walau pun ia tahu, kalau Claudia akan pergi suatu saat. Tapi ia tidak tahu, apakah suaminya akan menerima nya sepenuh hati.


🌸Di rumah sakit.


Daniel dan Claudia menunggu antrian. Untung nya mereka di nomor 3 karena hari yang masih pagi.


Kini tiba giliran Claudia.


"Ibu Claudia?" panggil suster.

__ADS_1


Claudia dan Daniel pun langsung masuk ke ruangan dokter. Ia dokter Melissa, dokter umum.


"Silahkan duduk, pak Bu" ucap dokter.


Mereka pun duduk setelah di persilahkan.


"Ada keluhan apa, Bu?" ucap dokter Melissa.


"Istri saya bangun tidur mual muntah dok. Wajahnya pucat dan lemas" ucap Daniel.


"Baiklah biar saya periksa dulu. Silahkan berbaring ya ,Bu" ucap dokter Melissa.


Claudia pun berbaring.


5 menit kemudian.


"Baik, Bu. Silahkan turun kembali" ucap dokter Melissa.


Claudia turun dengan di bantu Daniel.


"Jadi, istri saya sakit apa, dok?" tanya Daniel.


"Istri bapak baik baik saja, pak" ucap dokter Melissa.


Dahi Daniel mengerut. Sedangkan Claudia hanya diam mendengarkan.


"Apa? Hamil, dok?" ucap Daniel kaget. Begitu iun dengan Claudia.


"Iya, pak. Silahkan bapak periksa ke bagian dokter kandungan, ya" ucap dokter Melissa tersenyum ramah.


"Baiklah, dok. Terima kasih" ucap Daniel dan Claudia tersenyum.


"Sama-sama pak, Bu. Suster akan mengantar kalian ke dokter kandungan" ucap dokter Melissa.


Daniel pun mengangguk, terlihat gurat kebahagiaan setelah mendengar diagnosa bahwa istrinya hamil. Begitu pun dengan Claudia.


Mereka pun di antar suster ke ruanga. dokter kandungan.


"Silahkan masuk, pak, bu" ucap suster.


Suster pun mengatakan pada dokter bahwa ia pasien yang di perkirakan hamil.


"Mari, silahkan berbaring, bu" ucap dokter.


Claudia pun kembali berbaring.

__ADS_1


Dokter pun memeriksa Claudia menyeluruh. Begitu pula dengan USG.


"Selamat, pak, bu. Kalian akan menjadi orang tua" ucap dokter tersenyum.


"Benarkah, dok?" ucap Daniel.


"Iya, pak. Usia kandungan nya sudah masuk Minggu ke 8" ucap dokter.


"Alhamdulillah, terima kasih ya Allah. Dokter pun kembali duduk ke kursinya. Terima kasih, sweetie. Akhirnya kita akan punya anak" ucap Daniel senang.


"Iya, sayang" ucap Claudia.


Daniel pun mencium kening dan pipi Claudia. Lalu, membantu Claudia turun dan duduk kembali di hadapan dokter.


"Ini beberapa resep obat pereda mual dan vitamin. Silahkan tebus di apotik, ya" ucap dokter, menyerahkan selembar kertas resep.


"Baik, dok. Terima kasih" ucap Daniel.


"Tidak ada larangan makanan untuk ibu hamil. Terkecuali, makanan setengah matang dan juga seafood. Anda bisa mengurangi makan makanan laut. Boleh berhubungan suami istri. Carilah posisi yang aman dan nyaman untuk ibu hamil" ucap dokter menjelaskan.


"Baik, dok. Terima kasih. Kami permisi" ucap Daniel.


Mereka pun berjabat tangan.


Daniel pun langsung menebus obat di apotik, lalu kembali ke mobil setelah selesai.


Di dalam mobil.


"Apa kau senang, mas?" ucap Claudia.


"Tentu saja, sweetie. Aku bahagia sekali akan memiliki anak dari mu" ucap Daniel memegang kedua tangan Claudia.


"Terima kasih, sweetie. Aku mencintaimu dan anak kita" ucap Daniel.


"Aku juga mencintaimu, mas" ucap Claudia.


Mereka pun berciuman.


🌸🌸🌸


next...


Halo readers ❀️


Dukung author dengan like, komen, n vote.

__ADS_1


Jadikan novel ini favorit kamu ya πŸ’™


Please Like πŸ‘.....


__ADS_2