My Wife The Cloud Princess

My Wife The Cloud Princess
Bab 7 Perjalanan ke Mansion


__ADS_3

Keesokan pagi, Daniel dan Claudia berjalan santai di sekitar villa. Mereka bersenang senang bersama, menikmati udara pagi.


Lalu mereka pergi memancing bersama di sebuah sungai dekat villa. Dan berhasil mendapatkan ikan besar. Mereka pun membakarnya di halaman belakang villa.


"Sayang, hati hati ikan nya gosong" ucap Claudia.


"Tak akan sweetie. Aku akan memanggangnya dengan baik" ucap Daniel tersenyum.


"Baiklah. Aku akan menyiapkan sambal nya" ucap Claudia.


"Ya sweetie. Jangan lupa lalapan dan nasinya sweetie" ucap Daniel.


"Hemm. Aku akan pergi ke dapur dan melihat apa nasinya sudah matang" ucap Claudia.


"Ya sweetie" ucap Daniel.


Claudia pun masuk ke dapur dan melihat rice cooker nya.


"Ah, bagaimana ini. Ternyata nasi nya belum matang" ucap Claudia.


"Padahal ini sudah lama sekali" ucapnya lagi.


"Baiklah aku akan memberikan nya sedikit sihir" ucap Claudia. Lalu melirik kanan kiri. Siapa tahu Daniel melihatnya.


"Aman" ucapnya.


Lalu tangan Claudia mengeluarkan sihirnya. Membuat nasinya matang dan membuat sambal untuk ikan bakar nya.


*tring... tring... tring..* (anggap saja bunyi sihir. hehehe)


"Ah, selesai" ucapnya tersenyum senang.


Lalu ia memasukannya ke dalam nampan dan membawanya ke halaman belakang.


Ia meletakkan nya di meja.


"Sayang, ini sudah siap" ucap Claudia memanggil Daniel.


"Aku datang sweetie. Ikan nya sudah matang" ucap Daniel.


Lalu berjalan menghampiri Claudia sembari membawa ikan bakarnya.


"Hemm. Harum sekali" ucap Claudia.


"Tentu saja. Siapa dulu yang memasak nya" ucap Daniel.


"Dasar, kau ini" ucap Claudia.


Daniel pun terkekeh.


Lalu mereka mulai makan dengan riang penuh cinta.


Malam malam selanjutnya, menjadi malam penuh syahdu untuk kedua pengantin baru. Tak satu malam pun terlewatkan untuk keduanya memadu kasih.


Satu Minggu kemudian.


"Sweetie, apa kau sudah siap?" tanya Daniel.


"Hemm., aku sudah selesai menyiapkan pakaian kita" ucap Claudia.


"Baiklah, ayo kita turun dan segera berangkat" ucap Daniel.


"Hemm" ucap Claudia.


"Apa kita tidak sarapan dulu?" ucap Claudia.

__ADS_1


"Kita sarapan di jalan saja sweetie" ucap Daniel.


"Baiklah" ucap Claudia.


Keduanya memasuki mobil. Lalu di depan gerbang Mang Ujang membukakan pintu pagarnya.


"Selamat jalan tuan muda" ucap mang Ujang.


"Iya mang. Tolong jaga villa ya" ucap Daniel.


"Siap tuan muda. Aman sama mang Ujang mah" ucap mang Ujang semangat.


"Yu, mang. Saya berangkat" pamit Daniel. Claudia hanya mengangguk dan tersenyum.


Lalu mobil pun meninggalkan villa Bramantyo.


"Wah, tuan muda sangat beruntung menikahi wanita cantik seperti Dewi" ucap mang Asep.


"Bener banget Jang, mereka terlihat cocok" ucap Mang Ujang menimpali. Merek mengobrol setelah kepergian majikannya.


Di perjalanan.


"Sayang, apa perjalanan kita jauh?" ucap Claudia.


"No sweetie. Hanya 2 jam perjalanan kita akan sampai" ucap Daniel sambil mengelus tangan Claudia dan sesekali mengecup nya.


"Baiklah" ucap Claudia tersenyum.


"Kau ingin sarapan dimana sweetie?" tanya Daniel.


"Terserah padamu" ucap Claudia.


"Bagaimana jika kita sarapan bubur di sana?" ucap Daniel menunjuk sebuah warung bubur ayam yang bersih dan ramai pengunjung.


"Boleh. Sepertinya enak. Lihat pengunjung nya ramai sekali" ucap Claudia tersenyum.


"Aku semakin mencintai mu" ucapnya lagi.


"Ah, sayang kau membuatku malu dengan perkataan mu" ucap Claudia tersenyum malu.


Daniel pun memarkirkan mobilnya di depan warung.


"Ayo sweetie. Kita turun" ucap Daniel.


"Hemm" ucap Claudia.


Daniel pun membuka pintu lalu turun. Sedangkan Claudia terdiam bingung.


'Bagaimana caranya membuka pintu ini' gumamnya dalam hati.


Karena saat masuk mobil Daniel yang membukakan pintu untuk nya.


'Terbukalah' gumam Claudia, dan 'tring' pintu mobil pun terbuka dengan sihirnya.


Ia keluar dan menghampiri Daniel dan menautkan jemari tangannya.


"Ayo sweetie" Ucap Daniel. Lalu mereka pun masuk.


"Mang, 2 porsi bubur ayam ya" pesan Daniel.


"Siap tuan. Mohon menunggu sebentar" ucap Kang bubur.


Kang bubur pun menyiapkan pesanan Daniel dan mengantarkan nya.


"Silahkan tuan dan nona" ucap kang bubur.

__ADS_1


"Terima kasih, mang" ucap Daniel.


"Ini sweetie, makanlah" ucap Daniel.


Claudia pun mengaduk buburnya supaya tercampur rata.


"Bagaimana rasanya?" tanya Daniel.


"Hemm, ini enak" ucap Claudia sumringah.


"Kau mengaduk buburnya sweetie?" tanya Daniel.


"Ya. Memang kenapa?" tanya Claudia polos.


"Hahaha. Tak apa sweetie. Kau sangat unik" ucap Daniel tertawa.


Claudia pun tersenyum dan melanjutkannya sarapannya.


Setelah sarapan bubur, mereka melanjutkan perjalanan kembali.


2 Jam perjalanan. Sampailah mereka di sebuah mansion.


'Tin tin' Daniel membunyikan klakson ketika tiba di depan pintu mansion.


Para pelayan menyambut baik kedatangan tuan muda mereka dan sang istri.


"Selamat datang tuan muda, nona muda" ucap pelayan.


"Hemm. Tolong kalian bawakan barang bawaan kami di mobil" ucap Daniel.


"Baik tuan" ucap pelayan.


"Mari tuan dan nona. Nyonya dan tuan besar sudah menunggu di ruang tengah" ucap bi Sumi pelayan senior di mansion.


"Baik bi. Terima kasih. Kami akan masuk" ucap Daniel.


Daniel pun masuk diikuti pelayan di belakangnya yang membawakan koper dan langsung menuju kamar sang majikan.


"Pagi ma, pa" ucap Daniel mencium mama dan papanya bergantian.


"Oh sayang. Kalian telah kembali. Mama merindukan kalian" ucap mama bergantian memeluk anak dan menantunya.


"Mama dan papa apa kabar?" ucap Claudia.


"Kami sehat sayang. Bagaimana bulan madu kalian?" ucap mama.


"Lancar ma" ucap Daniel santai lalu duduk di sofa bersama sang istri.


"Baguslah. Mama dan papa sudah tak sabar ingin punya cucu. Iya kan pa?" ucap mama.


"Iya ma. Pasti mansion kita akan ramai dengan celotehan bayi nanti" ucap Papa.


"Iya pa. Kalian jangan menundanya ya. " ucap mama semangat.


"Kami tidak menundanya ma. Kapan pun tuhan memberikan nya kami siap" ucap Daniel.


Claudia hanya tersenyum.


'Aku akan memberikan mu anak setelah aku siap Daniel. Aku masih ingin bersamamu' ucap Claudia dalam hati.


Lalu mereka pun lanjut berbincang hingga makan siang tiba.


Selamat membaca readers 💙


Jadiin novel aku favorit kalian ya 💙

__ADS_1


Oh ya, btw kalian team bubur di aduk apa bukan nih???


Kalau author team bubur diaduk... hehehe


__ADS_2