Obsesi Sang Billionaire

Obsesi Sang Billionaire
BAB 6 - Kencan?


__ADS_3

"Dari mana saja kalian?" tanya Amanda, dengan rambut yang basah dan handuk yang telah ada dipundak nya.


"Kami tadi disuruh Bibi Adel untuk menawarkan makanan ke tamu." jawab Agnes.


Amanda langsung menunjukkan raut wajah bingung, "Bukannya prasmanan ya? kenapa kalian yang disuruh, kan ada pelayan." balas Amanda heran.


Kyra mengangkat bahunya, "Ntahlah, kami tadi sudah bilang. tapi bibi masih bersikeras, Jadi kami nurut saja." tambah Kyra.


"Bibi Adel itu perkataan nya gak harus semuanya diikuti, seharusnya kalian bisa menjelaskan lebih baik lagi." balas Sean yang tiba-tiba nimbrung diantara Kyra, Agnes, dan Amanda.


Agnes melihat jam tangannya, "ini sudah jam sepuluh malam, kalian tidak capek?" tanya Agnes sambil menguap lelah.


"kalau kamu lelah, sana tidur gih." balas Amanda.


"Sayang, ayo kita kembali ke kamar. aku sudah lelah, nanti kamu kecapean pula nanti." buku Nico sambil memeluk Amanda dari belakang.


"hmm, ok deh." jawab Amanda, lalu dia menatap ke arah Kyra, Agnes, Sean, dan Erick yang baru saja datang. "Kalian juga, kembalilah ke kamar kalian." ucap Amanda menatap tajam ke arah mereka semua.


"ya"


"ok"


"baik kak"


Beberapa saat kemudian

__ADS_1


Kyra berdiri berdiri didepan kamarnya, saat dia ingin memasuki kamar. tiba-tiba bahu Kyra dipegang seseorang.


Seketika Kyra menoleh ke arah orang tersebut, "Ada apa ya mas?" tanya Kyra sopan, kepada pria tampan yang dia lihat tadi bersama pamannya.


pria tersebut menggaruk tengkuknya, lalu berkata. "nama ku Benedict Anderson, boleh panggil Ben. kalau boleh tahu, siapa namamu?" tanya pria tersebut.


Kyra mengangguk, lalu tersenyum. "Nama saya Kyra Avelin, boleh panggil Kyra aja mas." jawab Kyra.


Melihat senyuman Kyra, Benedict langsung salah tingkah. "Hmmm, anu... itu. besok pagi, anda sibuk?" tanya Benedict.


Dengan cepat Kyra menggelengkan kepalanya, "tidak, saya tidak sibuk. memangnya kenapa ya?"


"Saya tertarik dengan mu Kyra, bolehkah saya mengajak mu kencan besok pagi. aku harap kamu tidak menolak." Jelas Benedict dengan wajah merona merah.


"ehem, terimakasih atas pujiannya. tapi... apa kyra mau bertemu besok?" tanya nya lagi.


"Jam berapa?" tanya Kyra.


Wajah Benedict langsung berubah cerah, "Jam setengah 9, di resto utama." jawab Benedict antusias.


Kyra mengangguk, "Hmm, baiklah. tapi saya tidak bisa janji kalau saya akan datang." Ungkap Kyra.


sedangkan wajah Benedict langsung berubah pias, "kenapa?"


"Bisa saja saya ketiduran." jawab Kyra seadanya.

__ADS_1


"kalau begitu jangan ketiduran." Balas Benedict juga, sambil menatap serius wajah Kyra.


"Baiklah, akan aku usahakan. tapi tidak bisa janji ya." Kyra berbalik badan, ingin membuka pintu kamarnya.


Namun ditahan oleh tangan kekar Benedict, seakan-akan tidak ingin mengakhiri obrolan mereka, "Bisakah anda berjanji, saya hanya ingin meyakini diri saya kalau Kyra akan datang." Ungkap Benedict berbisik disebelah telinga Kyra yang sedang membelakangi nya.


Mendengar bisikan Benedict, Kyra merasakan merinding dibagian belakang lehernya.


"Mas Ben, saya tidak suka berjanji akan sesuatu. Karena itu, biarkan saya masuk ke dalam kamar saya."


"Baiklah kalau begitu, jika Kyra tidak datang. saya yang akan mendatangi Kyra, bagaimana?" Tanya Benedict tak mau kalah sama sekali.


Dengan enggan Kyra hanya mengangguk, "Baiklah, jadi bisakah Mas Bene melepaskan tangan anda dari tangan saya? saya sudah sangat lelah sekarang." Ungkap Kyra, sambil menoleh ke arah Benedict yang berada sangat dekat disampingnya.


"Baiklah kalau begitu, semoga mimpi inda Kyra." ucap Benedict sambil mengelus pelan rambut Kyra.


Sedangkan Kyra hanya bisa tersenyum ramah, "Anda juga mas, kalau begitu saya masuk dulu ya."


Tanpa mendengar jawaban dari Benedict, Kyra memasuki kamarnya dengan cepat. takut nanti akan ditahan lagi oleh Benedict, yang akan membuat nya tidak jadi kekamar lagi.


Saat Kyra sudah masuk ke dalam Kamar, Benedict masih berdiri didepan kamar tersebut sambil tersenyum manis.


"Sampai jumpa lagi Kyra-ku."


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2